Di Cyprus

Gw ke Cyprus! Pasti pada bingung, di mana coba Cyprus itu.
Cyprus (Greek: Κύπρος Kýpros; Turkish: Kıbrıs), officially the Republic of Cyprus (Greek: Κυπριακή Δημοκρατία Kypriakí Dhimokratía; Turkish: Kıbrıs Cumhuriyeti) adalah sebuah negara pulau di Laut Tengah bagian timur. Bahasa utama yang dipakai di sini adalah bahasa Yunani. Tapi rata-rata orang di sini bisa berbahasa Inggris. Mungkin karena negara ini sering mendapat kunjungan turis-turis asing.
Di Cyprus sebenarnya ada beberapa kota, dan yang gw pergi ini di kota Larnaca or Larnaka (Greek: Λάρνακα), adalah kota di sebelah tenggara dari pantai Cyprus ini. Kota Larnaca ini terkenal dengan pemandangan pantainya dengan jajaran pohon palem sepanjang pantai. Keren banget!
pantai

suasana pagi
Ini suasana pagi di Cyprus. Nyaman banget.

Cuacanya cerah, tapi anginnya.. dingin banget..!! Mungkin karena memasuki musim dingin juga. Gw jalan-jalan mesti pake sweater, syal dan kupluk (ini terpaksa beli di sini karena kepala gw ternyata ngga tahan dingin :D). Kalo nggak, bisa beku.

supermarket?
Tulisannya sih Super Market. Tapi secuil kayak Circle-K hehehe :D

Sudut-sudut kota Larnaca – Cyprus…
sudut siprus
sudut

Ini di depan pantainya.. Pedestrian area-nya gede banget. Keren!
cyprus

Penjual jagung bakar di pantai. Jagung bakarnya cuma dikasih mentega ama garam. Tapi jagungnya super gede!
jagung bakar

Satu hal yang seru. Kalau penduduk Cyprus menikah, mereka akan sangat ribut. Mereka akan parade keliling kota sambil menyalakan lampu mobil dan membunyikan klakson terus menerus. Ada dua parade pengantin yang gw lihat. Yang pertama iring-iringan pengantin ini pake mobil VW New Beetle warna kuning. Yang kedua yang unik, sepasang pengantinnya duduk di atas kereta kuda. Persis seperti jaman klasik.
pengantin siprus

Kota Larnaca ini konon dikenal sebagai nama Kition, atau (dalam bahasa Latin) Citium, pada zaman dahulu. Konon kabarnya, ada seseorang bernama Kimon, bertarung mempertahankan Citium (Larnaca) dalam perang besar melawan Persia. Dan Kimon ini meninggal dalam peperangan. Tetapi dia memberitahu ke anak buahnya untuk merahasiakan kematiannya. Kimon ini kemudian menjadi sosok pahlawan penting untuk Larnaca. Oleh karena itu ada monumen yang didirikan buat si Kimon ini di pelataran pantai di Larnaca. Dan ada tulisan “Και Νεκρος Ενικα” ( yang artinya “walau dalam kematian dia tetap pemenang“)

patung kimon

Leaving Everyone..

Tanggal 25 Oktober kemarin, gw meninggalkan Makassar untuk ke Jakarta. Dan tanggal 26 Oktober kemarin juga, gw meninggalkan Jakarta pada jam 20.35 malam dengan menggunakan pesawat Emirates Airlines (EK 344) ke Dubai.
EK 344

Perjalanan cukup lama, 9 jam ke Dubai, kemudian transit 4 jam.
Dubai International Airport, bentuknya dari atas kayak donat, airportnya keren. Tapi sayang foodcourtnya ga sebanyak di Changi :(
DIA

Di dalam airport pun suasananya dibuat seperti ada padang pasirnya.
DIA

Smoking area, secuil.
smoke area

Free internet juga ada. Tapi dengan segitu banyak orang, jangan harap bisa dapat giliran.
internet

Dubai merupakan tempat transit ke negara-negara Timur Tengah atau yang dari Timur Tengah ke berbagai tujuan. Transit di sini bisa dari cuma 1 jam sampai 6 jam. Buat yang ga punya budget khusus untuk nyewa kamar di hotel transitnya, dengan segera geletakan dengan ditutupi selimut.
tidur

Lalu lanjutkan perjalanan lagi ke Lanarca – Cyprus, selama 4 jam.
tulisan aneh
Cyprus pake bahasa Yunani. Jadi jangan heran kalau banyak tulisan alpha, omega, beta, gamma, etc :D

Sekarang masih jetlag jadi blum bisa cerita banyak2 :( Ada foto2 tapi belum sempat diupload. Tapi tenang, rencana mo upload kok, krn wifi di sini bisa dipake sampai mabok :D
Sekarang baru jam 3 sore di Cyprus.

Miss u all..

Jalan-jalan ke Monas

Monas itu lho.. Monumen Nasional yang terletak di pusat kota Jakarta.
Bukan bermaksud jalan-jalan ke Monas karena ingin tau apa saja Monas itu? Tapi ini tuntutan profesi *huek~* Yah kan dalam rangka bikin art project itu tentu saja gw harus nongkrong di tempat-tempat yang umum didatangi orang banyak pada saat liburan atau waktu-waktu luang.
Buat yang belum tau apa dan kenapa bisa nyimak ke sini :D

monas_me
PERHATIAN! Ini asli foto sendiri, karena narsis dan lagi ngaso sebentar abis ngiterin monas gara2 mo cari pintu masuknya :D

ruangrupa
Ini teman-teman gw yang ikutan ngiterin Monas :P Mereka adalah anak-anak ruangrupa.
Dari kiri ke kanan: Indra Ameng, Ayah Bing, Rio (katanya personil White Shoes and the Couples Company bo!), Ghalib.

jakarta dari atas
Ini foto kota Jakarta dari atas Monas. Banyak asap, polusinya kelihatan banget :(

sunset
Sebuah sunset yang indah tidak harus di pantai. Di Jakarta yang penuh dengan gedung tinggi juga kita bisa menikmati sunset yang terang.

Demikian cerita dariku :)

Writing Down from Bangkok

LCCTHey!
Yap! Sekarang gw udah di Bangkok. Dibawa oleh pesawat Air Asia AK 880 jam 08.25 berangkat dari LCCT (Low Cost Carrier Terminal) KLIA. Tiba di Bangkok jam 09.30 waktu Bangkok (waktu di Kuala Lumpur adalah satu jam lebih cepat daripada waktu di Bangkok), dengan perjalanan selama dua jam.
Karena pesawat akan take off jam 08.25 pagi-pagi, maka gw tuh udah harus bangun dari jam 4 subuh!! Aaaargh! Masih ngantuk :( hiks..
Jam 5 lewat gitu kami dijemput oleh taksi (kalau di Malaysia: TEKSI) yang sudah dipesan kemarin. Perjalanan dari hotel (di daerah Bukit Bintang) ke LCCT-KLIA itu selama 1 jam 7 menit, jadi memang harus lebih cepat perginya. Di taksi, gw tidur lagi hahaha :D

thailandGw tiba di Bangkok! Untuk ketiga kalinya, gw menginjak ibukota negara Thailand ini. Pertama, waktu gw ke Jepang tanggal 2001, transitnya di Bangkok, pulang dan pergi. Kedua, awal tahun ini gw ke Chiang Mai, pulangnya via Bangkok trus ke Singapore dan ke Jakarta. Ketiga? Ya ini..
Kesan? Yaaa gitu deh.. Kembali melihat tulisan-tulisan keriting yang tak dapat diidentifikasi itu :P

Gw nginap di Alliance Guest Home, jalan Pradipat Soi 13. Di mana itu? Don’t ask me hehehe, yang jelas gw tau kalau ini dekat ama Big C. Big C itu kalau di Makassar mungkin bisa disamakan seperti Panakukkang Square gitu lah. Terdiri dari 3 lantai dengan pembagian yang berbeda-beda. Paling atas itu adalah Big C-nya. Hehehe ternyata tuh Big C adalah semacam hypermart atau carrefour gitu.

So?
Capek I-|

Besok gw akan terbang lagi.. Tapi sore.
Tujuan? Ke Xiamen, naik (lagi-lagi) Air Asia hehehe..

INDONESIA!!! I miss u hiks.. :(

Writing Down from Kuala Lumpur

Hey!
Pertama-tama, gw mau berterima kasih banget buat yang udah menyempatkan diri dateng ke MP Book Point, tanggal 1 Juli 2006 kemaren. Acara itu sangat seru, teman-teman sampai memborong bukunya habis hahaha… Tapi jangan khawatir, MP Book Point akan disetok lagi oleh penerbit Cinta (iya ga? *lirik2 kang benny*) hehehe..

launching OKS

Launching OKS

Dan juga buat teman2 yang kehabisan buku TW OKS di MP Book Point kemaren, bisa menemukan buku-buku itu tertumpuk dengan banyaknya di Pesta Buku Jakarta 2006 di Istora Senayan Jakarta.. mulai tanggal 1 Juli kemaren sampai tanggal 9 Juli 2006 mendatang.

Buruan dihabiskan!! Hehehehe.. gw baca papan di atasnya, diskon 20% lho!!

Oke oke.. trus apa lagi ya? Nah tanggal 2 Juli kemaren gw menyempatkan diri untuk dateng ke Pesta Buku Jakarta 2006 di Istora Senayan Jakarta. Ramee!
Trus gw nangkring gitu di stand-nya Gagas Media, lagi ada talk show-nya Adhitya Mulya dan Ninit Yunita. Seruu! Dan gw dengan pasrahnya dikerjain ama Windy neh.. parah! Tapi lumayan.. dapet souvenir dan buku gratis hehehe..
Foto? Tentu ada.. tapi nanti yah, setelah gw balik. Soalnya lagi ga ber-memory card reader neh komputer yg gw pake. Nge-warnet gitu..

Nah sekarang?
LCCTGw lagi di Kuala Lumpur. Tadi siang dari Jakarta, terbang naik Air Asia AK 953 jam 13.10, tiba jam 16.10 di Kuala Lumpur. Satu hal yang baru, sekarang pesawat-pesawat low-budget kayak Air Asia dan teman-temannya itu udah enggak tiba di KLIA (Kuala Lumpur International Airport) seperti biasanya. KLIA yang megah nan milenium n serba perak itu udah ga diinjak lagi kalau pake pesawat semacam Air Asia.
Nah di mana?
DI LCC-T namanya. Alias Low Cost Carrier Terminal. Jaraknya dengan KLIA sekitar 15 menit naik bis. Tempatnya.. uh.. ga kerasa kalau lagi ke luar negeri :( Lebih bagus dari bandara Hasanuddin di Makassar tapi lebih sederhana dari Bandara Juanda di Surabaya. Mungkin seperti itu kali perbandingannya :p

Oh iya, besok gw mo terbang lagi ke Bangkok, Thailand. Naik Air Asia jam 08.35, tiba di Bangkok jadwalnya jam 09.30.

C u in the next report :p
Gw usahain untuk blogging di setiap negara yang gw datangin hehehe…

Take care yah semuah :)
Udah kangen ama Indonesia nih :(
hiks…

Sawatdii Kha? Sabaidii Rew Kha? (Hello! How Are You?)- Part 2

Image hosting by PhotobucketGw udah kembali lagi ke Chiang Mai. Foto di sebelah ini adalah gw lagi naik Tuk Tuk. Anginnya kencang banget sampai rambut gw jadi kek gitu hehehe.

Seperti yang gw ceritain pada posting sebelumnya, dari hari Sabtu sampai siang tadi gw ke Mae Sot, kota kecil di perbatasan Thailand-Myanmar. Udaranya di sana kalau malam tuh dingin banget, pagi-pagi juga. Tapi kalau siang dan sore, panasnya gila-gilaan. Dan payahnya gw lupa bawa topi, jadi deh muka gw merah kek kepiting rebus katanya hehehe.

Image hosting by PhotobucketEh sebelum gw lupa, posting sebelumnya gw janjiin untuk nampilin dua dari tiga jenis kendaraan umum di Thailand :) Nah sebelah kanan ini. Tampak agak depan itu yang namanya Tuk Tuk dan yang di belakang dan merah itu yang namanya Rot Daeng. Kalau bingung penjelasannya, baca aja posting sebelumnya dulu :)

Ok, lanjut..
Berangkat dari Chiang Mai jam 13.10 menuju Mae Sot, dengan perjalanan 6 jam. Jadi gw tiba sudah jam 7 malam gitu, nginep di Rujira Bed & Breakfast. Malam itu istirahat, besok paginya mulai deh jalan. Gw berkunjung ke beberapa sekolah-sekolah sambil bantuin jadi tenaga kesehatan buat yang membutuhkan.
Kasihan banget sekolah-sekolah di pojok Thailand. Ternyata sama juga dengan di pojok Indonesia. Sekolah yang seadanya terbuat dari anyaman bambu, yang sekali disapu angin keras langsung terbang tuh. Orang-orang yang nggak tau tentang how to brush your teeth.. Trenyuh jadinya..

Image hosting by Photobucket Image hosting by Photobucket

Setelah jam 2-an gitu gw dan beberapa teman iseng pengen ke perbatasan Thailand-Myanmar. Pengen tau kek gimana sih yang dibilang perbatasan via darat ini (norak banget ya) hihi.. Sekalian juga pengen ada cap imigrasi dari negara Myanmar di paspor. Kan jarang-jarang tuh bisa ke sana lagi :D
Image hosting by PhotobucketMendengar kata perbatasan, gw pikir kita akan jalan di hutan-hutan menuju negara tetangga Thailand ini. Tapi ternyata tidak. Pada perbatasan ini, Myanmar dan Thailand dipisahkan oleh sebuah sungai yang cukup jauh untuk direnangi (foto di sebelah itu memperlihatkan sebelah kiri adalah Thailand dan sebelah kanan adalah Myanmar). Dan sebagai fasilitas untuk melintasi sungai ini kedua negara ini dihubungkan dengan jembatan tol yang sangat panjang (it takes 5 minutes to walk fast). Di ujung kedua jembatan ada kantor imigrasi, dan kita harus menyerahkan paspor untuk distempel-stempel lagi. Yah gitu deh, urusan keimigrasian :D
Untuk masuk Myanmar, tidak dibutuhkan visa tertentu, dengan syarat kita hanya bisa satu hari hingga pukul 17.00 di dalam negara itu dan kembali ke Thailand. Lebih dari itu harus apply visa.
Setelah urusan keimigrasian, maka dimulailah long walk to Myanmar. Melintasi jembatan yang paaaanjangg dengan udara yang sangat paaanaaass.. walah walah. Tiba di ujungnya kembali lagi dengan urusan keimigrasian.

Image hosting by Photobucket Image hosting by Photobucket

Myanmar itu juga dikenal dengan Burma. Ibu kota negara ini sebelumnya terletak di Yangon sebelum dipindahkan oleh pemerintahan junta militer ke Pyinmana pada tanggal 7 November 2005. Selain tetanggaan dengan Thailand, Myanmar juga tetanggaan dengan India.
Pengaruh India pada Myanmar besar sekali. Tulisannya aja dah murip-mirip tulisan India. Orang-orangnya juga. Dan katanya, semakin ke barat, semakin mirip orang India. Gw punya foto-fotonya tapi lupa diupload ke pen drive :P

Image hosting by Photobucket Image hosting by Photobucket

Foto di atas itu, contoh wanita Myanmar. Mereka pakai semacam bedak (tapi bukan bedak) di mukanya. Itu untuk mempercantik diri katanya. Mereka meyakini kalau mereka pakai gitu mereka akan semakin cantik :D Yang di bawah adalah foto plat nomor mobil di Myanmar. Ga tau apa artinya tapi tulisannya aneh :D

Image hosting by PhotobucketOh iya ini gw ada foto dengan wanita Thailand (yang baju putih) yang jadi kepala koki di Rujira Bed & Breakfast tempat gw nginep. Coba tebak, dia cewek beneran atau cowok jadi cewek? :D

Oke segitu dulu aja.
Besok gw udah terbang balik ke Singapore untuk nemenin nyokap gw check-up kesehatan di sana. Di Mount Elizabeth Hospital, Orchard.

C u around.. Moga-moga bisa ketemu ama teman-teman blogfam yang di Singapore :)

Sawatdii Kha? Sabaidii Rew Kha? (Hello! How Are You?)- Part 1

Image hosting by PhotobucketSudah 5 hari di Chiang Mai. Sejak tanggal 15 Januari kemarin, tiba jam 1845 dengan Tiger Airways. Malamnya langsung jalan-jalan di tempat jualan macam-macam souvenir dan seni. Namanya Night Bazaar. Jualannya lumayan murah tapi harus nawar dengan tidak berperasaan. Pertama ketika dia buka harga langsung banting 50 persen. Trus naik dikit-dikit lah. Cukup 2 kali atau sekali naikin harga sekitar 10 atau 20 baht. Trus berlagak ga mau dan nyelonong pergi. Ditanggung langsung dipanggil lagi dan penjual pun nyerah hahaha :D

Trus harus nyobain Thai Massage. Enak banget! Dan nggak pake acara buka baju seperti yang disangka biasanya. Tetep pake baju, cuma ganti baju pake bajunya tempat itu biar baju kita nggak kusut. Untuk yang mijet biasanya dikasih sesuai dengan jenis kelamin si pelanggan (cewek dikasih cewek, cowok dikasih cowok) hehehe.

Image hosting by PhotobucketUntuk transportasi dalam kota ada 3 jenis kendaraan umum. Semua kendaraan umumnya tulisannya “TAXI“.
1. Tuk Tuk: kendaraan yang cuma ada di Thailand. 3 roda kayak Bajaj tapi lebih besar dan muat untuk 3 orang. Next posting gw tampilkan gambarnya deh. Tarifnya biasa 20 baht per orang. Kalau nggak bisa ngomong Thailand biasanya suka di-mark-up.
2. Rot Daeng: kendaraan kayak pick-up truck (foto nyusul ya), kendaraan yang biasa dipake oleh orang-orang lokal di thailand. tarifnya berkisar dari 15 baht sampai 30 baht per orang, tergantung seberapa jauh tujuannya.
3. Taxi-Meter: ya taksi biasa warna kuning biru, cuma pake meteran :D lebih mahal tentunya lah.

Kalau mau naik kendaraan umum di Thailand, caranya:
1. Lambaikan tangan (ga usah tinggi-tinggi) di pinggir jalan.
2. Bilang ama supirnya tujuannya mo ke mana dan nawar harga.
3. Kalau mau berhenti, tekan bel yang ada di atas (di langit-langit mobil).
4. Kalau bayar, sebaiknya bayar dengan uang pas atau uang yang jumlahnya mendekati tarif yang ada (jangan bayar 20 baht dengan 1000 baht!!)

Ini ada beberapa catatan bahasa thai yang gw tau :P
Leaw saai = belok kiri
Trong pai = terus
Leaw khwaa = belok kanan

Kalau mau nanya harga, misalnya mo nanya berapa harganya untuk ke Night Bazaar? Bilangnya pai Night Bazaar thao rai?
Dan untuk semua kalimat selalu diakhiri dengan kata khap (kalo yg ngomong cowok) atau kha (kalau yg ngomong cewek). Bisa sih nggak pake khap atau kha, tapi nggak terlalu sopan jadinya.
Jadi kalo cowok nanya: pai Night Bazaar thao rai khap?, dan kalau cewek nanya: pai Night Bazaar thao rai kha?.
Ribet ya? :D

Thing not to do in Thailand yang gw pelajari selama di sini:
1. Kalau di kantor pos jangan ngelem perangko pake ludah (sometimes ppl lick the stamps), karena di perangko ada wajahnya sang raja Thailand, dan hal ini merupakan penghinaan.
2. Uang kertasnya nggak boleh kusut atau kucel-kucel. Penghinaan terhadap sang raja Thailand juga, karena wajah beliau ada di uang kertas tersebut.
3. Tidak boleh menunjuk atau mendorong pintu dengan kaki.
4. Kalau pangku kaki, arah ujung kaki tiak boleh mengarah ke seseorang. Tabu.
5. Kalau berpapasan dengan monk (botak n pake kain kuning :P) jangan sengaja nyenggol mereka atau bersentuhan dengan mereka. Mereka akan menjadi tidak suci.
Itu aja dulu. Sebenarnya mungkin lebih banyak.
Ok sampai sini dulu deh, nanti kalau gw dapat koneksi internet lagi baru gw mo lanjutin.

Besok gw mau ke Mae Sot, 6 jam perjalanan dengan bis ekspres dari Chiang Mai. Mae Sot itu terletak di sebelah barat dekat perbatasan Thailand-Myanmar. Mungkin bisa nyelonong 1 hari ke Myanmar hehehe..
So.. c u all..

Ganti Lagi, Pergi Lagi

Image hosted by Photobucket.comSetelah menuai protes dari kedua orang yang sempat blogwalking ke blogku ini kemaren, akhirnya nyadar juga kalau layout sebelumnya ancur-ancuran. Gara-gara gw naksir gambarnya yang artistik aja tuh hehehe.
Sekarang gw ganti lagi. Belum banyak diutak-atik, masih murni nyomot buatan Fytrie yang gw download dari blogskin dot com.

Anyway, beberapa jam lagi dari sekarang gw dah mau berangkat ke Jakarta. Trus ngelanjutin perjalanan ke Singapore, transit 5 jam di sana kemudian terus ke Chiang Mai untuk menghadiri suatu pertemuan di sana. Setelah itu mau ke Mae Sot (perbatasan dengan Myanmar), dan dari situ kembali ke Chiang Mai dan ke Singapore untuk beberapa saat nemenin nyokap gw yang mau check-up kesehatannya.

Total.. selama tanggal 14 – 30 Januari 2006 gw mungkin ga akan bisa ngeblog.
Gonna miss u all..

Oh iya, hari ini tanggal 14 Januari ini, sore nanti bakal ada acara Jumpa Penulis BLOGFAM di Common Room, Bandung. Dengan tema “Start Writing Online“. Acaranya dikemas sangat menarik, berbobot pula :)
Sukses ya acaranya! Sayang gw ga bisa datang.

Travelling Again


Dear friends.., I’m going to travelling (again), so I won’t update blog for a while. I’m going to Malaysia from 13 to 19 October 2005, then will going to Singapore from 19 to 25 October 2005.
I’m still can be reach by email rara79@gmail.com. Any important thing to let me know you can give the message to him, so he can pass the message to me :)

See you soon, scratchers :P