PILKADA Sulsel: Pak Kumis dan Si Kacamata

PILKADA Sulsel: Pak Kumis dan Si KacamataIngat ga posting blog saya lebih dari 10 hari yang lalu? Kan tanggal 5 kemaren itu diadakan coblos-coblosan untuk memilih orang nomer satu di Sulawesi Selatan. Dan sepertinya kumis itu lagi ngetrend tahun ini kalau PILKADA. Yup, siapa lagi kalau bukan pasangan pak Kumis dan si Kacamata, yaitu Syahrul Yasin Limpo – Agus Nu’mang. Kalau menurut saya, pasangan ini memang yang paling mewakili Sulawesi Selatan, sebab keduanya merupakan gabungan dari suku Makassar dan suku Bugis (Syahrul dari Kabupaten Gowa dan Agus dari Kabupaten Sidrap). Sedangkan 2 pasangan lainnya itu merupakan gabungan dari suku Bugis dan Luwu. Ini saya tulis berdasarkan berita yang saya baca di koran SINDO beberapa waktu yang lalu.

Kemarin saya iseng-iseng search fotonya pasangan kandidat yang baru menang ini, lumayan surprise kita menemukan pasangan ini punya blog hahaha.. Blognya di http://blog.syahrulyasinlimpo.info/ yang isinya merupakan kumpulan berita dari berbagai media tentang pasangan ini. Dan situs utamanya terletak di alamat http://syahrulyasinlimpo.info/. Unik juga, mereka berusaha menarik perhatian para penghuni dunia maya untuk melek politik hehehe..

Nah kan sudah punya blog, alangkah serunya itu kalau mereka ternyata mau bergabung dengan Komunitas Blogger Makassar Angingmammiri.org di’? Weks, saya ndak bisa membayangkan kalau hal tersebut bisa terjadi hahahaha… *ketawa shinchan mode on*

So, akhir kata, buat Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang telah terpilih, mohon janji-janjinya direalisasikan yah. Dan tolong.. tetap buat kota Makassar dan propinsi Sulawesi Selatan tetap AMAN.

PILKADA Sulsel Digelar Kemarin

Kemarin, tanggal 5 Nopember 2007, adalah hari libur se-Sulawesi Selatan hehe. Kenapa? Karena ada pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan untuk periode 2008 – 2013. Proses kampanye sebelumnya penuh dengan peperangan slogan dan janji-jani semata. Kemarin adalah harinya di mana rakyat Sulawesi Selatan berpesta demokrasi harus menentukan siapa pemimpin Sulawesi Selatan untuk 5 tahun mendatang.

Pada surat keterangan yang menyertai kartu pemilih, di situ ditulis bahwa waktu memilih adalah jam 07.00 – 13.00. Saya terjaga dari tidur sekitar jam 9 atau 10 (sudah lupa hehe), lalu segera siap-siap karena ternyata kakak saya sudah siap mau ke TPS.
Saya empat chatting sama tetanggaku, Ary, tanya2 apa dia sudah ke TPS dan bagaimana suasananya. Ternyata Ary sudah ke TPS dari jam 8 pagi tadi dan suasananya masih sepi. Mungkin karena masih pagi, belum pada bangun.

20071105621_blurj.jpg
Kartu Pemilihku :)

Tepat jam 11 saya ke TPS 15 di jalan Pelita Raya Tengah dengan kakak saya, ternyata masih sepi. Saya cukup heran karena ini sudah jam 11 yang notabene juga tinggal 2 jam lagi habis mi waktu memilih.

20071105624.jpg

Pas daftar sempat tanya-tanya sama petugasnya (duh tp lupa tanya namanya), “Pak, banyak mi orang yg datang tadi?”. Trus dijawab sama petugasnya, “Belum. Ka dari tadi sepi-sepi begini ji.” Lalu saya tanya berapa orang yang terdaftar di TPS, dia bilang sekitar 300 orang yang terdaftar di situ, tapi yang datang hingga jam 11 tadi itu baru 78 orang.

20071105627.jpg

Entah ada apa ya?
Apa karena kartu pemilih yang tidak terbagi secara rata? Saya sudah dapat kartu pemilih ini dari minggu lalu. Tapi ada beberapa teman saya tidak menerima kartu pemilihnya hingga hari pemilihan ini. Tetapi yang aneh juga, ada beberapa teman saya justru punya dua kartu pemilih. Disebut-sebut di koran bahwa warga yang sudah meninggal masih dikirimkan kartu pemilih. Nah kalau begini, siapa gerangan yang patut disalahkan?
Sungguh aneh, oleh karena tidak meratanya pembagian kartu pemilih untuk PILKADA Sulsel ini, seakan-akan sebagian warga tidak diberi hak untuk turut memilih kandidat kesayangannya dan dipaksa untuk Golput :(

Yah kembali ke cerita PILKADA, akhirnya saya melanjutkan ke dalam, ambil kertas suara, pergi ke tempat yang disediakan, coblos nomer yang diinginkan, lalu masukkan kertas suara ke dalam kotak suara.
Dan terakhir, coblos kelingking ke tinta yang menurut saya agak catchy :p ijo metalik! Hehehe..

20071105628.jpg
Kartu suara yang masih belum terbuka

20071105629.jpg
Kartu / surat suara yang siap dicoblos.. :D

20071105631.jpg
Jariku ijo metalik!! Huhuy! Tanda pelaksanaan kewajiban sebagai warga Sulawesi Selatan yang baik hehehe

Demikian cerita saya tentang PILKADA kemarin, saya bersyukur menggunakan hak suara saya untuk turut berpesta demokrasi dan menjadi warga Sulawesi Selatan yang baik hehehe..

Satu hal lagi, hingga akhir hari kemarin, hasil QUICK COUNT yang beredar berbeda-beda. Entah yang mana harus dipercaya..

Lembaga Survei Indonesia :
Amin/Mansyur : 1.201.518 (45,51%)
Azis/Mubyl : 602.858. (22.83%)
Syahrul/Agus : 835.848 (31,66%)

Lingkaran Survei Indonesia :
Amin/Mansyur : (37,16%)
Azis/Mubyl : (22.14%)
Syahrul/Agus : (49,70%)

Jadi, yang mana sebenarnya yang dapat dipercaya? Sebab media Tribun Timur yang dijadikan patokan untuk berita tentang PILKADA ini pun benar-benar kontradiktif! Berita sebelumnya menjagokan salah satu pasangan, lalu berita setelahnya menjagokan pasangan calon gubernur lainnya.

Yah, kita tunggu 10 hari lagi, katanya 10 hari lagi akan ada hasil resmi dari KPU.
Valid? Hanya Tuhan yang tahu..

Blog For Life: Sebuah Ucapan Terima Kasih

Blog For Life Pertama-tama saya mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terlaksananya acara Bincang IT dan Blog “Blog For Life” dengan sukses.

Dear temanG-temanG Blogger Makassar yang tercinta..,

Terima kasih atas partisipasinya yang sangat besar untuk acara tanggal 28 Juli 2007 kemarin, yaitu Bincang IT dan Blog “Blog For Life”.

Terima kasih kepada para sponsor:
– PT. Telkom
– Telkom Speedy
– PTC
– Fajar 89,3 FM
– PT. Maruki International Indonesia
– K Sepuluh Net
– PT. Prima Softindo – Jakarta

Terima kasih kepada temanG-temanG blogger yang menjadi donatur.

Terima kasih kepada temanG-temanG blogger yang menjadi panitia, baik yang sibuk dalam hal persiapan pelaksanaan acara, hingga pelaksanaan acara pada hari H. Terima kasih atas dukungan, jasanya, waktunya dan segala usahanya untuk mensukseskan acara Blog For Life ini.

Rasa terima kasih saya tidak henti-hentinya saya ucapkan untuk semua temanG-temanG blogger Makassar. Salut akan usaha kalian, kegigihan kalian, dan keuletan kalian. Terutama untuk:
Ntan (ketua panitia)
Nanie (sekretaris panitia)
Mamie (bendahara panitia sekaligus MC Talk Show)
Mustamar (tukang desainer segalanya yang ada di acara ini, orang yg bekerja di belakang layar tapi tanpa dia tidak akan ada Blog For Life, dan juga admin portal angingmammiri.org)
Ndy, Irha dan Teeza (yang paling sibuk di hari H ngurusin acaranya, thank you banget!)
Anhie (kodonG, jaga bazaar untuk cari dana selama seharian!)
Iqbal (buat urusan spanduk2nya dan segala macam perlengkapan! salute padamu hihi.. hey spanduknya beneran kamu yg ambil ya :D)
dg marowa (salute buat ta’ yang sudah hadir jauh-jauh dari Jakarta.. terima kasih banyak!!!)
dg baco (makasih udah jadi pembicara untuk seminarnya :D
Uleng (makasih kesediaanmu untuk bantuin ngurusin BFL ini, ditengah-tengah ngurusin acara Dentistry Unlimited-nya DMP FKG Unhas hehehe.. Good luck ujiannya yah!)
dg Ammang (thanks for being the best photographer!!)
Toar (makasih buat semua bantuanmu ngurusin BFL ini)
Bobby (makasih buat segala tumpangan dan segala bantuanmu yang sedikit namun sangat berharga :D)
– Para penjaga setia bagian pendaftaran Linda, Dhas, Lia.. Makasih banget!
Ipul Akira Yuki (makasih buat segala tumpangan supaya itu makanan bisa datang :D :D)
Ally (tanpa kamu kita nggak makan lho!)
PiwanG (atas kesediaannya jadi moderator di sesi pertama)
– seluruh narasumber di acara ini, terima kasih!
…dan seluruh pihak yang sudah datang baik meramaikan maupun membantu pada hari pelaksanaan. Maaf tidak bisa disebut satu-satu namanya.. terlalu panjang nanti postingan ini hehehehe… Saya tidak akan pernah melupakan jasa-jasa kalian sampai kapanpun.

Terima kasih juga untuk rekan saya Noir dan Tjapgadjah-nya yang rela ditempati menjadi tempat sekretariat dadakan, sekaligus menjadi tempat disusahi untuk perlengkapan publikasi.

Terima kasih untuk pak Amril sebagai penasehat Komunitas Blogger Makassar yang terus menerus memberi support dan dukungan kepada kami, hingga pada acara pun menyempatkan untuk voice conference saat talkshow.

Melalui postingan ini, saya, Irayani Queencyputri (Rara), sebagai Ketua Komunitas Blogger Makassar Angingmammiri.org, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk seluruh Paraikatte Komunitas Blogger Makassar Angingmammiri.org atas dukungannya dalam bentuk apapun demi terlaksananya acara Blog For Life ini.

Saya juga meminta maaf bila ada kata-kata atau tingkah laku selama persiapan acara maupun pada pelaksanaan acara yang tidak berkenan di hati temanG-temanG blogger Makassar sekalian. Sekali lagi mohon untuk dimaafkan.

Akhir kata.. EWAKO ANGINGMAMMIRI.ORG!
Semoga Komunitas Blogger Makassar Angingmammiri.org ini terus dapat bertahan dan terus berjalan tanpa melupakan ide awal dibentuknya komunitas ini.

Atashi no koibito.. thanks for being there too :)

Postingan terkait:
BLOG FOR LIFE: TERIMA KASIH
Pengalaman di BFL
BLOG FOR LIFE: Sebuah Catatan Pandangan Mata
Salam kenal tuk Teman2 blogger Anging Mammiri
Serba Serbi Blog For Life
Suksesnya BFL
Hectic
Blog for Life, On air for the first time
Blog For Life, I Was There
Di Balik Lelah Itu … [sekilas dari Blog For Life, H -14 – selesai]
Blog For Life – Makassar
Blog For Life (BFL)
… dari Seminar Blog For Life di PTC Makassar
Blog For Life
Catatan Kecil Blog For Life
BFL: Mengukuhkan Keberadaan Blogger Makassar
Bincang IT n Blog “BLOG FOR LIFE”
Tribun Timur 29 Juli 2007 hal 3: Komunitas Blogger, Antara Fakta atau Isapan Jempol

Oe Sappeda!

Ingat Makassar 114 [640x480].jpg

Sepeda adalah alat transportasi yang sederhana, tanpa mesin sehingga di Indonesia dikenal sebagai kereta angin. Dari bangun sepeda inilah yang akhirnya dibuat sepeda motor.
Sepeda dikatakan memutus kejayaan kereta kuda dan hewan-hewan sejenisnya. Hebatnya, meski usianya yang sudah tua, konsep melaju yang menggunakan kayuhan kaki ternyata tetap disuka kalangan tua dan muda.

Kini, sepeda punya beragam nama dan model. Ada sepeda roda tiga buat balita, sepeda mini, “sepeda kumbang“, hingga sepeda tandem buat dikendarai bersama. Bahkan olahraga balap sepeda mengenal sedikitnya tiga macam perangkat lomba. Yakni “sepeda jalan raya” untuk jalanan mulus yang memiliki sampai 16 kombinasi gir yang berbeda, “sepeda track” dengan hanya 1 gigi serta “sepeda gunung” yang memiliki 24 gigi. (Id-Wikipedia: Sepeda)

Ingat Makassar 113 [640x480].jpg

Nah ternyata di Makassar, kata sepeda ini menjadi istilah tersendiri. Kerap digunakan dengan kalimat “oee sappeda!“. Dan yang menarik perhatian, istilah ini tidak diucapkan oleh kaum perempuan, tetapi mayoritas kaum lelaki. Terutama para tukang becak :D

Saya mengenal istilah ini sewaktu saya masih di bangku SMU dulu. Seringkali saya mendengar para tukang becak meneriaki kalimat ini apabila ada cewek yang lewat di depannya. Entah siapa yang mulai, paling mungkin berasal dari obrolan tukang becak yang memang banyak melahirkan istilah2 lucu di Makassar.

Ada juga yang bilang istilah ini adalah sindiran bagi orang miskin yang gak punya apa2 dan merupakan pasangan dari istilah, “oe.. pajero!!“. Entah benar atau tidak. Teman saya Mus, malah mengatakan bahwa istilah ini juga populer di kota Balikpapan, tempat dia berasal. Dan fungsinya sama, untuk mengganggu cewek yang lewat.

Varian makna dari istilah ini adalah.. “saya pegang dadamu“. Maaf jadi agak jorok :P Dan ketika saya bertanya tentang kebenaran dari varian makna tadi, hampir semua mengatakan “mungkin begitu artinya, sebab reaksi cewek yang diteriaki dengan istilah tersebut akan mengeluarkan reaksi yang negatif :D

Kenapa bikin teringat sama Makassar? Ya, ketika saya melihat sepeda yang berjejer untuk dijual ini, saya kontan teringat dengan seruan unik ini :) dan cuma di Makassar dapatnya hehehe.. *walau tadi Mus bilang ada tonji di Balikpapan*.

Keterangan foto:
Lokasi: Jl. Cenderawasih, depan Stadion Mattoangin, Makassar.
Tanggal pemotretan: 19 Juni 2007
Camera: Nikon D40
Exposure: 0.005 sec (1/200)
Aperture: f/8
Focal Length: 55 mm
Exposure Bias: 0/6 EV

Kenalan Dengan Ubuntu

30 aprTanggal 30 April dan 1 Mei kemarin saya dan teman-teman Blogger Makassar diundang oleh DEPARTEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA, Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika untuk menghadiri acara Sosialisasi Pengembangan dan Pemanfaatan Sistem Informasi, Perangkat Lunak dan Konten. Seru juga! (foto di samping kiri itu adalah foto saya sama ndy :D)

30 aprHari pertama kita diajak untuk turut peduli dengan kebijakan-kebijakan konten pada internet nantinya. Yeah, kami sih oke-oke aja, selama tidak menghalangi kebebasan berekspresi para blogger. Ya nggak? :D hihihi.. Terus dibagikan CD Gratis, yaitu Live-CD Installer-nya Ubuntu, Open CD, CD yang berisi kumpulan panduan dan tutorial keamanan sistem informasi, dan CD tentang pengembangan e-government. Juga dibagikan buku (saya nggak dapat karena rebutan mendaftar untuk workshop instalasi ubuntu buat besoknya). Selain CD-CD tadi, ada juga dibagikan materi, yang ternyata merupakan fotokopian presentasi yang dibawakan di atas. Tetap aja, kalau ada yang penting, harus ditulis :D

ubuntuPas hari keduanya itu ada workshop instalasi Ubuntu dan tutorial tentang Keamanan Sistem Informasi. Peserta diharapkan membawa laptop masing-masing (jika punya). Tapi panitia pun juga menyediakan 20 laptop untuk dipakai bersama bagi peserta yang tidak punya atau tidak bawa laptop. Saya bawa laptop sih, tapi hanya jaga-jaga saja. Kalau memang hanya dijalankan live-CD-nya, saya mungkin mau pake laptop sendiri. Kalau tidak, mendingan saya ikutan aja liat instalasi di laptop yang sudah disediakan panitia :D Yah, i’m not a linux user sih. Masih ber-windows-ria. Bukannya apa, soalnya OS Windows XP yang saya pakai ini, sudah dengan bawaan laptop, yang sudah ada nomer serinya dan sangat legal :D bukan dibeli terpisah. Jadi, sayang sekali kalau harus dibuang, sebab kalau ng-update Windows-nya pun saya tidak harus bayar apa-apa. Cukup konek saja ke internet.

raraAnyway, karena ada EULA dari pihak panitia juga bahwa mereka tidak bertanggungjawab sama keamanan data masing-masing laptop peserta, jika diinstall-kan ubuntu, maka saya menyimpan saja laptop saya :D untungnya peserta tidak sebanyak hari pertama, dan ada cukup banyak juga yang nekat pake laptop sendiri. Maka hampir semua peserta yang tidak ber-laptop, kebagian pake laptop yang disediakan oleh panitia.

fehaWorkshop dimulai, dan trainer-nya memperkenalkan diri. Ternyata dia adalah Fery Haris (Feha), yang biasa dikenal dengan nick chrans di forum Blogfam! Chrans ini pernah sama-sama di Bz!Blogfam, disuruh nulis bz!kronika, tapi kayaknya cuma 1 edisi saja :P Nah, pas dia mengenalkan diri itu gue langsung “DHUENGG!”, trus mikir.. kok kayaknya nick itu saya kenal ya. Awalnya saya masih ragu bahwa benar dia salah satu member forum Blogfam. Tapi ndak lama kemudian Feha ini nyamperin gue, bilang “selamat ya, tahun lalu dinobatkan jadi kopdar terheboh di blogfam”, kemudian disambung dengan, “masih nulis di bz?”… Setelah itu saya yakin, kalau Feha ini bener adalah Chrans yang di Blogfam! Hehehe..

ubuntuNah Feha ini memimpin workshop instalasi ubuntu dengan sabar dan user-friendly, terutama bagi yang belum terlalu mengenal Linux. Step by step dijelaskan dengan sesekali disisipi humor. Dan orang DEPKOMINFO ini punya istilah untuk bahasa-bahasa pemrograman. Mereka memberikan warning dulu sebelum mengatakan istilah-istilah tersebut. “Maaf, berikut ini bahasanya agak jorok sedikit“.. Hehehe. Kutak katik ini itu, ternyata Ubuntu itu hampir sama tampilannya dengan Mac OS ih.. Cantik :D Untungnya saya bawa card-reader.. Jadi langsung deh ganti wallpapernya di situ hehee..

Acara berlanjut dengan tutorial tentang keamanan sistem informasi.. Haduh untuk yang satu ini benar-benar membuat otak super keriting! Sebab, kita disuruh bermain-main dengan terminal untuk bikin VPN. Dan sangat banyak bahasa “jorok” di sini. Puyeng @_@
Contohnya liat aja sendiri:

vpn

Pusing deeeh.. cape deeeh..

Akhir dari acara, kita dibagiin sertifikat. Wah bangga juga, saya yang jelas-jelas bukan dari lingkungan teknik begini dapat sertifikat atas namaku sendiri sebagai peserta “Workshop Instalasi Ubuntu dan Aplikasi untuk Keamanan Informasi”. Hihihi…
Setelah acara usai, teman-teman Blogger Makassar (termasuk saya dong :D)diajak ngobrol-ngobrol sama pihak DEPKOMINFO, dan tentunya.. foto bareng mereka!

blogger
rara, ilo’, daengbaco, p iwan, ndy, ntan, mustamar, bobby

ngantri
berbaris dengan rapi ngantri ngambil amplop transportasi :D saya baru tau kalau acara-acara seperti ini (yang diadakan oleh pemerintah maksudnya), di akhir acara akan ada pembagian amplop berisi hal-hal yang bisa dipakai bayar hehehe :D

kopdar ma depkominfo
Komunitas Blogger Makassar: ANGINGMAMMIRI.ORG dan DEPKOMINFO RI

Posting terkait:
Makassar: Begitu Berkesan
Kopdar sama DEPKOMINFO RI
Belajar Lagi Yuk!!!
Bolos
Liputan Workshop FOSS di Makassar
Dua Hari di Singgasana

Mahasiswa? Really?

Mendadak saya malu jadi orang Makassar! Siang barusan ini saya mendapat sebuah berita yang sangat memalukan melalui milis Blogger Makassar. Berita ini di-“tendang” oleh daeng Rusle dari milis Forum Pembaca Kompas.
Apa beritanya? Berita itu tentang mahasiswa UMI (Universitas Muslim Indonesia, mempunyai jas almamater berwarna hijau) di Makassar yang sedang demonstrasi. Para mahasiswa UMI tadi itu ramai-ramai memukuli salah seorang professor yang saat itu sedang dalam kondisi sakit hendak diantar ke Rumah Sakit Umum Wahidin, hanya karena anak beliau hendak memindahkan pagar penghalang jalan utama karena hendak buru-buru mengantar sang Professor ke Rumah Sakit..

Memalukan!
Di mana hati nuranimu sebagai mahasiswa?
Di mana perasaanmu sebagai manusia?

Saya sedih dan malu membaca hal ini. Bukan karena saya mahasiswa UMI, tapi hal-hal seperti ini, yang kena getahnya adalah seluruh mahasiswa di Makassar, dan nama kota Makassar semakin tercoreng akibat ulah keanarkisan para mahasiswa ini.

Katanya mahasiswa, kelakuan kok.. ah sudahlah..

Berikut cuplikan e-mail berita tadi:
———————————————

Subject: PERGURUAN TINGGI YANG SADIS DAN BRUTAL

Tadi pagi Selasa 24 April 2007, Prof Mappadjantji dosen FMIPPA Universitas
Hasanuddin yang sedang dirawat di ICCU RSU Wahidin Makassar karena serangan
jantung, menjalankan kewajiban sebagai anak yang harus melayat mertuanya Prof.
Syamsi Lili yang jenasahnya disemayamkan di Jl Kartini. Prof MA izin keluar ICCU
dilengkapi dengan botol infus dan diantar oleh seorang suster.

Dalam perjalanan kembali ke RSU Wahidin sepulang melayat, kendaraan mereka yang
melintas di jalan Urip Sumoharjo dilarang lewat oleh mahasiswa Universitas
Muslim Indonesia yang sedang demo. Walaupun Prof MA sudah memperlihatkan
kondisinya yang darurat lengkap dengan selang infus dan seorang suster yang
mendampingi, mereka tetap tidak diizinkan lewat.

Putri Prof MA, Vita yang menyetir kendaraan mengikuti keinginan mahasiswa untuk
masuk ke jalur angkutan kota pete-pete. Di mulut pintu keluar, jalan mereka
ditutup dan diwajibkan memutar haluan kembali ke kota. Melihat kondisi tersebut,
putra Prof MA, Bayu memindahkan kayu penghalang agar bisa lewat karena ayahnya
harus sesegera mungkin masuk ICCU kembali. Bayu kemudian dikeroyok hingga babak
belur oleh mahasiswa UMI, bahkan ketika sudah masuk ke mobil, Bayu ditarik
kakinya dipaksa turun untuk dihajar lagi. Melihat putranya babak belur, Prof MA
melupakan kondisinya penyakitnya, dan bergegas menolong anaknya dengan melawan
para mahasiswa yang brutal ini. Para mahasiswa tidak lagi mempedulikan bahwa
Prof MA adalah pasien emergency, beramai-ramai menyerang termasuk menarik
kacamata yang dipakai. Mahasiswa UMI berhenti menyerang ketika Prof MA berhasil
menangkap salah satu pimpinan mahasiswa.

Kejadian yang dialami Prof MA adalah satu dari sekian banyak kejadian yang
dialami pasien-pasien dengan ambulans yang membutuhkan pertolongan darurat
menuju RSU Wahidin diantara jadwal demo UMI yang tiada henti. Begitu banyaknya,
sehingga membuat kita bosan untuk membicarakan perilaku yang sangat tidak
manusiawi ini. Inikah perguruan tinggi yang menyebut dirinya Muslim, yang tidak
punya kepedulian terhadap orang yang sakit parah. Tidak pernah ada perhatian
apalagi rasa bersalah atau menyesal dari institusi mereka, bahkan dari polisi
yang selalu ketakutan tidak berani membela kepentingan orang yang nyawanya
berkejaran dengan waktu.-

wass,
Triyatni

———————————————

Posting terkait mengenai hal ini:
Demonstrasi mahasiswa UMI, MEMALUKAN!
Sensifitas
UMI Juga Bisa
Miris ma kondisi Mahasiswa Makassar
UMI menunjukkan kebodohan nya lagi
Perguruan Tinggi yang Sadis dan Brutal
Di Mana Kepekaan Kita
Putra Prof Mappadjantji Dikeroyok di Depan UMI (from Tribun Timur)
Mappadjantji-Mahasiswa Bersitegang (from Harian Fajar)
Ribuan Mahasiswa UMI Makassar Peringati Amarah 1996 (from Media Indonesia Online)
Stop Your Damn Violence!!!
Please Welcome, Mahasiswa Biadab!
Prof Mappajantji Dikeroyok Mahasiswa
Tantangan Buat Mahasiswa UMI – Makassar

Update 26/04/2007:
lagi bikin banner untuk “STOP KEKERASAN OLEH MAHASISWA”

Gramedia Fair

Di Makassar sekarang, sedang berlangsung suatu event yang digelar besar-besaran. Namanya “Kompas Gramedia BNI Tapenas Fair“. Dilangsungkan di gedung Balai Manunggal -sekarang dikenal sebagai Gedung M. Jusuf- dari tanggal 14 Maret 2007 yang lalu, hingga besok, 18 Maret 2007. Acara inti dari event ini adalah pameran buku. Gramedia gitu loooh!

Saya ke sana, pas hari pertama (tgl 14 Maret 2007). Dengan rasa penasaran dan ingin tahu :D saya dan Chris ke sana. Di sana saya bertemu dengan beberapa teman-teman blogger Makassar, yaitu Toar, Mamie, dan Iqko. Awalnya hanya ketemu dengan Toar di pintu masuk. Trus saya, Chris, dan Toar masuk untuk lihat-lihat sambil menunggu Mamie. Perjalanan dimulai dari stand Kompas yang berada di sebelah kanan pintu masuk (yang di dalam), dikasih flyer ama penjaga stand Kompas. Trus jalan lagi ke arah pinggiran, belakang stand Kompas ada counter direct selling. Di sana digelar penjualan buku yang berkisar dari Rp 2000,- sampai dengan Rp 10.000. Komik-komik jepang atau majalah anak sekitar Rp 3000,- sampai Rp 5000,-. Juga ada majalah komputer sekitar Rp 15.000,-. Karena kayaknya banyak orang, masih ga tertarik. Trus jalan lagi ke counter majalah, buku-buku import. Masih kurang menarik :D Trus saya keliling-keliling dua blok pameran buku yang terletak di tengah-tengah ruangan yang segede bagong ini. Hmm.. Kurang menarik, kurang diskonnya, masa cuma 20% hehehe. Komik-komik baru malah ga diskon sama sekali :( Bah!

Saat lagi jalan-jalan itu, Mamie datang, trus dia ikutan keliling-keliling juga, dan beli beberapa buku. Setelah itu saya ketemu dengan Iqko yang memegang Pop Mie sambil ketawa-ketawa ndak jelas :D Laper ya, ko? :D Iqko kemudian dengan berbaik hati ngasih tau kalau ada majalah PC Plus yang dijual di salah satu counter majalah tadi. Dan majalah tersebut membahas mengenai blog! Wah saya segera ke sana. Trus lihat2 majalah yang ditunjukkan sama Iqko. Wuih! Menarik! Langsung beli, dan… ternyata diskon 50%!! Lumayan :) Rp 20.000 jadi Rp 10.000 :D Trus habis itu, saya pergi daftar Lomba Foto Jurnalistik, sekaligus Klinik Foto yang akan diadakan Sabtu ini. Iseng :P

sudokuGa lama, saya nyadar, kok Mamie ga ada ya? Nelpon Mamie ternyata dia lagi maenan Sudoku di pojok Jakarta Post. Saya segera menyusul ke sana. Aaah Sudoku, jadi inget tktq level 31 :D Dan ternyata maenan sudoku di pojok Jakarta Post ini bukan hanya sekedar mau iseng main, tapi mereka nawarin tantangan buat para pengunjung. Siapa yang bisa menyelesaikan dalam waktu tertentu, berhak mendapatkan hadiah dari Jakarta Post.
– Bisa menyelesaikan dalam 10 menit, gratis langganan Jakarta Post selama 1 bulan.
– Bisa menyelesaikan dalam 20 menit, gratis polo shirt dari Jakarta Post.
– Bisa menyelesaikan dalam 30 menit, gratis topi dari Jakarta Post.
Dan saya merasa tertantang, hihi. Padahal seumur-umur tidak ada pengalaman yang oke dalam main Sudoku. Main pun hanya yang 4×4, bukan 9×9 yang ditawarkan sama Jakarta Post ini.
Tapi ah, whatever gitu kali aja saya bisa. Akhirnya saya sign-up untuk main Sudoku juga, depan-depanan dengan Mamie :D
Hasilnya? Well, setelah 20 menit, ternyata saya bisa mengisi seluruh kotak yang ada dengan benar :D Dikasih deh.. polo shirt :)

polo shirt

Hehehehe..

Anyway, setelah maenan Sudoku, kami pun memutuskan untuk pulang. Chris dari tadi udah pulang duluan. Bosan katanya ;)) Iqko dan temannya numpang di mobil saya. Oh iya, sebelumnya… ada transaksi baju blogger Makassar :P

Nah, sudah dulu, habis nulis posting ini saya mau berangkat lagi ke sana. Ngikut Klinik (Workshop) Foto oleh Kompas :) Mungkin bakal ketemu Nani, Ndy dan Toar di sana. Lalu mau ke RS Grestelina jenguk Tee-za, dan ke salon buat ngurusin rambut, lalu ke acara meritnya Ichi, junior saya yang anaknya Bupati Luwu Timur, di Clarion Hotel :P

Prosesi Cap Go Meh dan Parade Kebudayaan Nusantara

Ini berlangsung hari Minggu, tanggal 4 Maret 2007 lalu. Jam 10 pagi dimulai, berangkat dari depan Benteng Fort Rotterdam di Jl. Riburane, melawan arus ke arah Jl. Penghibur, kemudian masuk ke Jl. Mochtar Lutfi, belok ke Jl. Somba Opu, keluar di Jl. Pattimura, Jl. Slamet Riyadi, Jl. Ahmad Yani, kemudian masuk ke Jl. Sulawesi.

Saya mantengin di Jl. Penghibur, tepatnya di Pantai Losari. Sambil minum teh botol dan makan bakso, nungguin parade itu lewat. Panas.. Panas banget cuacanya. AmpyunG deh!! Jadi kebakar gitu, soalnya bagian tubuh yang tidak tertutupi baju jadi merah-merah sampai sekarang :(

Ini sedikit foto-fotonya, diambil dengan memakai kamera di henponku.





Lainnya ada di link-link berikut:
http://raraklanis.multiply.com/photos/album/15
http://raraklanis.multiply.com/photos/album/16
http://raraklanis.multiply.com/photos/album/17

Ada juga video di:
http://raraklanis.multiply.com/video/item/16

Seperti yang dilaporkan di sini, parade dan prosesi ini melibatkan 14 provinsi, 10 kabupaten di Sulawesi Selatan, enam perguruan tinggi di Makassar, 13 klenteng dan vihara, kelompok kebudayaan, tokoh masyarakat, dan beragam etnis di Indonesia.

Senang deh, dengan adanya acara ini kita jadi tau banyaknya budaya di Indonesia yang sangat-sangat beragam. Sulawesi Selatan sendiri mempunyai banyak kabupaten dengan budaya serta baju adat yang berbeda-beda.