Hari Bumi
Hari Bumi? Emang bumi punya hari ya?
Dalam pelajaran IPA waktu sekolah dulu, ingat nggak, kalau disebutkan bahwa rotasi bumi itu adalah sebanyak 365 hari atau 1 tahun (366 hari per 4 tahun). Jadi, setiap tahun itu kita merayakan ulangtahun-nya Bumi tercinta yang kita pijak selama kita hidup ini.
Hari Bumi? Apa itu?
Banyak orang yang tidak tahu tentang Hari Bumi ini. Dan parahnya, buat mereka yang mengaku peduli sesama dan lingkungan, malah biasa melupakan adanya hari ini. Kalaupun nggak lupa, tanggapannya hanya santai saja, bahkan tidak mau tahu. Sedih deh.. 
Jadi kenapa tanggal 22 April? Selengkapnya bisa baca di wikipedia ini tentang Earth Day Hari bumi yang jatuh setiap tanggal 22 April, mulai dirayakan jutaan orang di seluruh dunia sejak 1970.

Merayakan hari bumi, berarti memikirkan kelangsungan hidupnya, memikirkan bagaimana sumber daya bumi yang terbatas ini bisa menjamin kelangsungan hidup manusia. Sebelum kita berpikir hal-hal besar untuk menjaga kelangsungan hidup bumi, kita bisa memulainya dari hal kecil dan sederhana. Ingat kan sama Global Warming?
RECYCLE, REUSE, REPAIR, REDUCE
Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan untuk sehari-hari yang besar artinya untuk keberlangsungan hidup bumi sebagai tempat tinggal kita.
- Ketika berbelanja gunakan seminimal mungkin kantong plastik sebagai tempat belanjaan kita. Lebih baik jika kita membawa kantong plastik atau kantong belanja sendiri dari rumah. Dengan mengurangi penggunaan plastik, berarti kita juga mengurangi sampah kemasan yang kita hasilkan.
- Untuk tempat yang mudah terjangkau, lebih sehat dan lebih baik jika kita menempuhnya dengan berjalan kaki. Selain tidak membutuhkan biaya dan menyehatkan badan, kebiasaan berjalan kaki juga membantu mengurangi penggunaan bahan bakar yang menyebabkan polusi udara dan eksploitasi sumber daya alam yang merusak lingkungan.
- Pisahkan sampah botol plastik bekas kemasan, kertas, botol kaca dalam kantong yang terpisah. Hal ini akan memudahkan pemulung mengambil sampah yang kita buang untuk di daur ulang.
- Gunakan dua sisi kertas/bolak-balik ketika mengeprint atau foto copy document. Dengan demikian, kita melakukan penghematan kertas yang berarti juga menghemat pohon yang harus di tebang untuk bahan baku kertas.
Kalau kalian punya tips-tips lain, berikan komentar di sini mengenai apa yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kelangsungan hidup bumi.
Selamat hari Bumi, bumiku sayang..
I love my Earth!
Feels Nostalgic?
Masih inget lagu ini?
Jaman saya masih SMP apa SMU ya? Sepertinya sih SMU *lupa*..
Bila kuingat senyum manismu / Takkan habis waktu melamun / Bila kuingat canda tawamu / Takkan habis waktu berangan
Ingin kumiliki hari selamanya / Berdua denganmu selamanya / Bukan hanya angan yang kelamaan
Bila kuingat janji manismu / Kutunggu sampai malam meninggalkanku
Tlah kumengerti / Jiwaku sepenuhnya / kau yang punya / Tanpa kuberpaling
Tlah kupahami / Diriku sejujurnya kan percaya / Takkan kuberdalih
Dengan dirimu akan kucoba / Tertawa dalam derita / Menangisi bahagia / Bersama
Tak kusadari dirimu / Letih di tengah jalannya / Lelah kau disini
Tapi di hati ini selalu / Menginginkan sebaliknya / Kumemohon kini
Mungkin pintaku / Kian mengiba / Dengarlah kali ini saja / Kutakkan lebih banyak bicara
Jangan kau henti dulu / Seluruh cinta dan kasih / milikmu untukku
Jangan kau henti dulu / Mengingat kepalang hati / kita tlah menyatu
Pabila tersayang / jatuh dipangkuan / tiada keinginan / hatiku menyayang / selain dirimu
Pabila tercinta / inginkan pelukan / akan kuberikan / padamu seorang / semampu diriku
Selama bersama / akan hanya ada cinta / semenjak bersama / takkan ada hasrat / hilangkan cinta yg telah ada utk slamanya
Takkan habis cintaku kepadamu / takkan letih aku menyayangimu /
Pabila terkasih / mendambakan mimpi / kucoba sanggupi / untukmu memberi / mimpi yg terindah
Selama bersama / tiada hendakku berpisah / selagi bersama / hanya ada kita / coba bersumpah / saling mencinta utk selamanya
Takkan habis cintaku kepadamu / oh begitupun juga diriku / takkan letih aku menyayangimu / seperti cintaku padamu
Pada dirimu, takkan habis cintaku kepadamu / begitupun cintaku padamu
Takkan inginku menjauh dirimu / seperti cintaku padamu
Takkan habis cintaku kepadamu / takkan habis cintaku padamu
Takkan henti ku merindu dirimu / hanya dirimu yg kurindukan
Btw, it’s 3 days more to go..
6 commentsAda Apa?
Ask yourself 
Update:
Thu, Apr 17, 2008 01:05:08
We’ve talked each other.
From now until next week, contemplation for both of us. Especially me, I need time to relieve my own feeling 
I hate you for this, but I love you so much 
Miss him already.
No Post?
Saya yakin beberapa blogger lain juga sama seperti saya. Membiarkan halaman “write post” terbuka lebar, tapi sama sekali tidak dikorek-korek hingga masa browsing selesai. Dan pada akhirnya, browser tertutup tanpa sempat sign out dari dashboard. Atau sign out tapi tidak sempat mengisi kolom “post” tersebut.

Malas? Tidak juga. Tidak juga mau mengaku, maksudnya :P
Lagi jenuh? Tidak juga. Setiap hari pasti mau cek email, blogwalking, dan sebagainya. Tapi entah kenapa mau tulis posting saja susah.
Tidak ada yang bisa diposting? Hahaha. Justru terlalu banyak yang harus diposting di blog ini! Banyak ide-ide berkecamuk di kepala tiap kali melihat sesuatu atau mengalami sesuatu. Tapi untuk memulai postingan yang ingin ditulis itu, malah susah?
Read more
Satu April
Saya baru tau kalau April Mop sekarang dikatain sebagai “perayaan”. Dan saya baru tau kalau 1 April itu dirayakan. Hahahaha.. emangnya apaan?
Katanya April Mop adalah perayaan pembantaian kalangan tertentu. Gubrak dah, sejak kapan April Mop itu jadi perayaan?
Pengen ketawa mbacanya waktu itu :P
Saya nemu berita tersebut di salah satu milis favorit saya. Aya aya wae, orang sekarang gampang banget bikin isu kanan-kiri untuk memecah belah perdamaian. Kasihan..
Kayaknya itu pernyataan yang dikeluarkan oleh orang yang sakit hati karena dikerjain pas hari April Mop

no offense mode on :P
7 commentsPantai LOAI??
Pantai LOAI? Di mana itu?
Saya juga baru tau kalau ternyata pantai tersebut berada di Makassar.
Ini buktinya..

Foto diambil tanggal 24 Februari 2008, pukul 22.35 WITA.
Tapi, kok ada yang janggal ya?
Buat yang pernah ke pantai ini, jelas mengetahui ada sesuatu yang janggal dengan foto di atas tadi 
Kenapa?
Sebenarnya tulisan di pantai itu adalah PANTAI LOSARI. Bukan “PANTAI LOAI” hahahaha..

Konon kabarnya beberapa minggu lalu, waktu ada hujan badai dan angin melanda kota Makassar, huruf S dan R di anjungan tersebut, terbang. Benar tidaknya, saya tidak bisa menentukan juga. Saya cukup terkejut melihat huruf sebesar itu bisa terbang dibawa angin. Sulit mempercayai malah!
Jangan-jangan, ada yang klepto! 
Mencurigakan…
Batagor

Gambar di atas adalah gambar dua porsi Batagor dan semangkuk es *saya lupa namanya*…
Read more
Pulang
Suka duka selama sepekan ke luar Makassar
Terima kasih untuk semuanya.. 
Terima kasih atas bantuannya, traktiran-traktirannya, kumpul-kumpulnya, ketawa-ketawanya, nangis-nangisnya..

@jalan dipati ukur, dekat sekeloa timur
Sekarang saya pulang, dengan membawa masa depan dalam genggaman.
Masa depan yang berada di dipatiukur dan pasteur, pada sebuah kota batagor.
Oh iya, ada kartikasari juga salam genggaman hahah

Makassar, here I come.
Kangen memuncak…
Urusan menbuncah…
*lap keringat*
Sent from my DentalBlogger® wireless device
18 commentsMelangkah Lagi
Akhirnya aku dapat mengumpulkan nyawaku.
Untuk melangkah kembali.
Hari ini.
Aku akan mengejar langkahku yang tertinggal.
Dan meminta pernyataan yang sejujurnya.
Tentu saja darinya.
Hari ini.
Hari perjuangan itu.
Melawan galau di hati dan sikap yang tak tentu.
Hari ini.
Doakan aku.
Sebuah Percakapan Tentang Sikap dan Hati
Kemarin dulu.
Kata temanku, “Sudahlah, jangan ke sana lagi. Bikin sakit hatimu saja.”
Kataku, “Tapi aku hanya ingin melihat lagi, kalau-kalau…”
Kata temanku lagi, “Seribu kali pun kamu ke sana dan melihatnya, seribu kali pun akan terasa tumpahan cuka di atas luka-lukamu.”
Kataku lagi, “Aku hanya…”
Kata temanku lagi, “Jangan bermain dengan hatimu yang sedang galau.”
Kataku, “Akan kucoba.”
Hari ini.
Kata temanku lagi, “Nah kan, kamu ke sana lagi…”
Kataku sambil terisak, “Aku tidak bisa, aku tidak tahan.. Maafkan aku.”
Temanku hanya bisa menghela napas, kemudian berkata, “Jangan minta maaf padaku, tapi minta maaflah pada hatimu.”
Kataku, “Aku perlu melakukan sesuatu.”
Kata temanku, “Lakukanlah yang perlu. Jaga sikap dan yang terpenting, jaga hatimu. Hatimu terlalu terkoyak. Sedikit lagi musnah.”
Dan aku pun makin larut dalam raksa yang menyengat.
Membakar dan mengulitiku.















