Hello Again

How to Start a Passenger Transportation Company
Small Business

Keep your passenger vehicles clean inside and out to encourage repeat business.

Fuel is getting more expensive every year. In 2018, U.S. customers spent $2.60 per gallon, on average. A growing number of people are leaving their cars in the garage, seeking alternative means of transportation. As an entrepreneur, you can leverage this trend and start your own passenger transportation business.

Tip
Perform drug tests and background checks on your drivers. This is a legal requirement in most states. Also, make sure they all have commercial driver’s insurance.

Choose the Right Business Model
Before writing a business plan, make sure you have a good understanding of the passenger transportation industry. This market includes more than buses, taxi services and airport shuttles. Ferryboats, cruises, passenger airlines and limousine services are all an integral part of this industry. The same goes for ridesharing services like Uber and Lyft.

Each business model is subject to different regulations and involves different costs. A ridesharing service, for example, requires lower startup costs than a charter bus company. Assess your budget as well as your short- and long-term goals. Choose a type of business that aligns with your vision. Check out the best kenworth truck auctions.

Create a Business Plan
A passenger transportation business plan should include an executive summary that describes your services, target market and goals. It also needs to outline the key aspects of your business, such as its name and location, mission statement, legal structure, expenses and financial projections, industry description, competitor analysis and more.

Try to answer the following questions in your business plan:

How many vehicles will you operate?
Will you lease or buy your vehicles?
What services do you plan to offer?
What makes you stand out from the competition?
Who is your ideal customer?
How many employees do you need?
What are the costs involved?
How much do you expect to earn?
How do you plan to promote your business?
What licenses and permits are required?
What goals do you have for the first year?
What challenges do you expect to face?
What routes and service areas are you targeting?
This document will guide your efforts and serve as an action plan. At this point, its role is to outline what you want to achieve and how you will do it. Research the market thoroughly, study your competitors and have a clear understanding of your target audience.

Purchase a Fleet of Vehicles
Decide whether you’ll lease or purchase your fleet of vehicles. Leasing a van, for example, allows you to spread the payments over time. Plus, you don’t have to worry about repair and maintenance costs. The downside is that you might need to stick to a mileage limit, depending on the leasing company.

Buying a minibus, van or other vehicles will cost more. However, you can always purchase used cars to lower your expenses. Whether you buy new or used, check the cost of auto insurance beforehand. Older vehicles carry higher insurance premiums.

Estimate the costs involved, and research your financing options. Small business loans, bank loans, business lines of credit, SBA loans and peer-to-peer loans are all common ways to secure funding. Some states offer grants to business owners who purchase new environmentally friendly vehicles, so that’s an option too. If your passenger transportation company has a unique concept, reach out to angel investors.

License and Registration
Make sure your business meets all legal requirements. Register it with the Secretary of State; decide on a legal structure, and choose a catchy business name. You must also apply for a tax ID number and get a commercial transportation license and/or business license.

Tugas Baru, Beban Baru

Banner di sebelah adalah banner buatan Rony Lantip. Banner tersebut dibuat oleh Lantip untuk menyuarakan agar saya menjabat sebagai Chairperson Pesta Blogger 2010. Serius, sebenarnya saya tidak berharap, sekalipun malah tidak pernah bermimpi untuk menduduki jabatan paling berbahaya di dunia perbloggingan Indonesia. Kenapa jabatan paling berbahaya? Karena jabatan ini perlu dedikasi tinggi, tanggungjawab yang sangat berat, beban yang sangat berat, dan komitmen yang tinggi. Dan jujur saja, saya tidak percaya diri bisa mengemban amanah yang sungguh besar ini.

Lah, trus kenapa akhirnya mau?

Continue reading “Tugas Baru, Beban Baru”

Lunas!

Postingan ini masih ada hubungannya dengan postingan 2 hari lalu, yaitu Kisah Tentang Seorang Teman.
Kemarin sore, saya menerima pesan singkat di ponsel saya. Isinya:

*sigh*
Ternyata setelah diceritakan di blog secara terbuka seperti ini, baru lah perempuan itu mau membayar kembali apa yang telah diambilnya dari kas komunitas. Dari semua usaha –ratusan sms penagihan, ratusan email penagihan, puluhan kali mencoba mengontak baik melalui ponsel, social media, bahkan mendatangi rumahnya yang di Makassar– cara ini yang paling manjur.
Malamnya setelah dicek oleh bendahara komunitas melalui ATM, ternyata benar adanya.

Saya berharap, masalah sejenis dengan teman-teman lainnya juga telah diselesaikan olehnya.
Demikian kisah ini, berakhir di sini untuk kasus ini. Entah untuk kasus-kasus lainnya.

Perempuan ungu, jika kamu membaca ini, berhentilah untuk hidup bergelimang hutang di mana-mana. Niscaya hidupmu akan lebih tenang tanpa kejaran siapa-siapa, tanpa harus kehilangan kepercayaan dari sahabat yang pernah mempercayaimu seutuhnya.

Kisah Tentang Seorang Teman

Di postingan ini saya mau bercerita tentang seorang teman saya. Saya mengenalnya di salah satu komunitas blogger di Indonesia. Seorang perempuan yang penyuka ungu dan mudah bergaul di mana-mana. Mengenal teman saya ini awalnya bertemu di salah satu kopdar di salah satu komunitas blogger. Setelah berbincang ini dan itu, ternyata dia dapat menawan hati teman-teman blogger dengan menawarkan segala kebaikan dan persahabatan yang indah. Dia cukup membantu di salah satu komunitas blogger, cukup aktif, hingga namanya pun dikenal di kalangan blogger Indonesia lainnya. Tidak pernah mau ketinggalan kalau ada kopdar, terutama kopdar-kopdar raksasa yang mengharuskan pergi ke suatu kota, salah satunya adalah Pesta Blogger.

Tetapi dari semua yang indah-indah itu, perempuan penyuka ungu ini merupakan seseorang yang licin, susah dilacak bila sudah menghilang. Pandai mengeluarkan kata-kata manis namun berbumbukan dusta bagi mereka yang sudah kepalang mempercayainya. Ia juga mampu menjadikan teman sebagai perisai untuk menutupi apa yang telah ia lakukan.

Continue reading “Kisah Tentang Seorang Teman”

Cerita Koin Untuk Prita

Oke lagi-lagi ini cerita lama hahah.. Lagi-lagi ter-pending untuk diposting karena kesibukan. *ah-lesyan!*

Ini cerita pada saat mbak Prita Mulyasari masih bermasalah dengan RS Omni Internasional, dan disuruh membayar sejumlah uang ganti rugi. Jumlahnya pokoknya bisa dipake untuk beli 1 (satu) rumah tinggal deh, atau mobil -_-”


banner Komunitas Blogger Makassar Angingmammiri untuk Koin Keadilan

Continue reading “Cerita Koin Untuk Prita”

Pesta Blogger 2009: Sebuah Catatan Telat :D

pb2009Postingan yang basi banget. Jelas itu. Tapi sudahlah, ketika diniatkan untuk ditulis, perlu ditulis.

Sesuai dengan usul Tuteh di di postingan sebelumnya, baiklah saya akan mulai posting dari Pesta Blogger 2009. ^_^v

Pesta Blogger. Dengan tahun ini, sudah 3 (tiga) kali saya mengikuti event nasional dunia perbloggeran ini. Yang pertama, tahun 2007, diadakan di Blitz Megaplex. Yang kedua, tahun 2008, diadakan di gedung-yang-saya-lupa-namanya, somewhere di jalan MH Thamrin – Jakarta. Yang ketiga, ya tahun ini, di gedung SMESCO, Pancoran (ya, lagi-lagi di Jakarta :D).

Dua pesta blogger yang telah saya ikuti, saya sama sekali tidak menulis di blog. Waktu pesta blogger yang pertama, soalnya setelah menghadiri PB 2007, saya dan teman-teman Angingmammiri langsung balik ke Makassar dan konsentrasi untuk persiapan ultah Angingmammiri yang pertama, pada tanggal 25 November.
Waktu pesta blogger yang kedua, mood itu keburu menurun drastis oleh beberapa hal, yang sebenarnya nggak penting banget deh hehehehe…
Maka untuk pesta blogger yang ketiga, nulis aahh hihihihi…

Saya datang telat di gedung SMESCO. Hampir jam 11 siang, padahal acara di jadwal *katanya* mulai jam 10. Ketika tiba, ternyata sudah ada diskusi komunitas (?) di atas panggung. Enggak ngerti juga kenapa menurut postingan di web Pesta Blogger, sesi di awal acara tersebut namanya “diskusi komunitas”. Yang bikin saya agak bingung dan gak ngerti, soalnya ada ibu Prita Mulyasari juga di sela-sela orang-orang yang tampil di atas. Hehehe..

DSC_0372

Continue reading “Pesta Blogger 2009: Sebuah Catatan Telat :D”

Jadi Begini..

bloggingPhewww… akhirnya posting lagi *lirik postingan sebelumnya yang bertanggalkan 2 Oktober 2009 yang tentang batik itu* :D
Ngobrol-ngobrol ama Deden kemarin, waktu abis maem Coto di Daeng Memang Ampera, sepertinya semua memang lagi dilanda Blogger’s Block *ngikut-ngikut istilah Writer’s Block, hihihihi :D Hmmpfff harus kuat dilawan nih blogger’s block. Jangan sampai mem-block beneran hasrat ngeblogging :p

Ke mana saja sih?
Setelah selesai PTT, saya jadi pengangguran. Banyak yang tidak percaya saya adalah pengangguran, soalnya karena nganggur jadinya kebanyakan acara, hehehe.. Acara ke sana, ke sini, dan ke mana-mana. Travelling!
Yup, travelling adalah hobi saya. Serius! Hobi yang nggak murah, tapi masih lebih murah dari hobi fotografi atau ganti-ganti gadgets :P hehe. Sejak dulu, saya paling bersemangat kalau diajak pergi-pergi, apalagi yang jauh-jauh sampai harus pake pesawat atau kapal laut. Istilah orang, kaki panjang :D ketika sudah kuliah, kesukaan saya ini makin akut. Apalagi setelah menjadi anggota grup pelaksana LDR, kaki saya rasanya makin panjang saja haha..
Tapi travelling yang saya lakoni ini, bukanlah travelling yang disembari dengan shopping. Tetapi travelling yang low-budget. Modalnya minimal kamera poket atau kamera ponsel (syukur-syukur kalau dapat pinjeman DSLR :P), peta, dan kaki. Jadi aktivitasnya apa saja? Yaa… motret, lihat-lihat, jalan-jalan, sightseeing, dll. Budget saya kebanyakan habis di makanan, tiket masuk tempat sightseeing, dan tiket bis / kereta.

Jadi sudah travelling ke mana saja? Errr.. ke mana-mana hahaha :D ke pulau penyengat yang di tanjung pinang, ke batam, singapur, road journey se-jawa, road journey di sulawesi selatan, malaysia, kamboja, dll dll :D
Punya segudang penuh dengan bahan tulisan, sampai bingung mau ditulis yang mana duluan.. Mana belum posting tentang Pesta Blogger 2009 pula. Emmh mulai dari mana ya?

Proyek Buku AngingMammiri : Konro Soup For Soul

Komunitas Blogger Makassar AngingMammiri, setelah sukses meluncurkan buku perdananya “Ijo Anget-Anget” akhir tahun silam, kembali menggelar proyek penulisan buku yang bertajuk “Konro Soup for Your Soul”.

konro soup for the soul

Mengapa Sop Konro?
Sop Konro (Konro Soup), hidangan khas ala Makassar ini berupa sop berkuah maupun dibakar dengan bahan-bahan dasar seperti tulang rusuk sapi atau kerbau, dimasak/dibakar dengan bumbu ketumbar, jintan, sereh, kaloa, bawang merah, bawang putih, garam, vitsin yang sudah dihaluskan. Sop Konro pada umumnya disajikan/dimakan bersama nasi putih dan sambal. Rasanya nikmat dan menggugah selera.
Maka, Konro Soup for the Soul juga akan sangat nikmat dan menggugah selera untuk memberikan pencerahan batin bagi hati dan jiwa kita semua.

Tema: Konro Soup for the Soul
Berisi kumpulan tulisan/cerita inspiratif yang diangkat dari pengalaman nyata dan memberikan pencerahan batin bagi para pembacanya. Tidak menerima Cerita yang mengandung pornografi, erotis, ataupun mengandung pelecehan SARA.

Tim editor dari Komunitas Blogger Makassar Angingmammiri.org akan memilih masing-masing 15 cerita terpilih untuk 3 kategori untuk dibukukan.

Tertarik untuk ikutan?
Klik di sini untuk cara ikutannya. Terbuka untuk semua orang kok :)

Cepat! Penerimaan naskah dibuka hingga 18 April 2009 dan karya terpilih akan diumumkan secara resmi 2 minggu setelahnya.