RSS
 

Kisah Tentang Seorang Teman

16 Feb

Di postingan ini saya mau bercerita tentang seorang teman saya. Saya mengenalnya di salah satu komunitas blogger di Indonesia. Seorang perempuan yang penyuka ungu dan mudah bergaul di mana-mana. Mengenal teman saya ini awalnya bertemu di salah satu kopdar di salah satu komunitas blogger. Setelah berbincang ini dan itu, ternyata dia dapat menawan hati teman-teman blogger dengan menawarkan segala kebaikan dan persahabatan yang indah. Dia cukup membantu di salah satu komunitas blogger, cukup aktif, hingga namanya pun dikenal di kalangan blogger Indonesia lainnya. Tidak pernah mau ketinggalan kalau ada kopdar, terutama kopdar-kopdar raksasa yang mengharuskan pergi ke suatu kota, salah satunya adalah Pesta Blogger.

Tetapi dari semua yang indah-indah itu, perempuan penyuka ungu ini merupakan seseorang yang licin, susah dilacak bila sudah menghilang. Pandai mengeluarkan kata-kata manis namun berbumbukan dusta bagi mereka yang sudah kepalang mempercayainya. Ia juga mampu menjadikan teman sebagai perisai untuk menutupi apa yang telah ia lakukan.

Ada sebuah kisah menarik tentang teman saya ini. Di tahun 2008, ia dipercayakan untuk dititipi kartu ATM salah satu komunitas blogger, sebab saya harus meninggalkan komunitas tersebut karena tugas PTT. 2 bulan sebelum tahun 2008 itu berakhir, komunitas tersebut akan melaksanakan acara sehubungan dengan ulang tahun mereka yang kedua.
Perempuan itu, yang dititipi kartu ATM, malah tidak melakukan apa-apa. Di milis panitia jelas bahwa panitia sedang butuh uang untuk menutupi sewa tempat, publikasi radio, dll. Perempuan itu, selalu menghindar dengan berbagai alasan bila ditagih. Membuat teman-teman panitia lain terpaksa hutang sana-sini terlebih dahulu untuk menutupi kekurangan acara tersebut.
Lalu perempuan itu mengaku kalau kartu ATM tersebut hilang bersama dompet ungunya.

Acara ultah, saya pulang. Sekalian mengurus kartu ATM tersebut yang memang atas nama saya dan bendahara komunitas. Setelah melalui prosedur kepolisian dan perbankan, akhirnya kartu ATM untuk rekening komunitas tersebut berhasil diterbitkan lagi. Saya pun dengan inisiatif meminta CS bank tersebut untuk print transaksi dalam 3 bulan terakhir. Tepatnya setelah kartu tersebut pindahtangan sebelum dilaporkan hilang.

Dan semuanya terbongkar. Ketahuan kalau perempuan tersebut ternyata malah menggunakan uang milik komunitas itu, bukannya memberikan kepada teman-teman panitia demi pelaksanaan acara komunitas. Uang komunitas itu, yang susah payah dikumpulkan, berasal dari donasi member, penghasilan jual merchandise-merchandise komunitas, hasil beli putus dengan salah satu penerbit, hasil negosiasi sponsorship dengan pihak sponsor, ludes ditandaskan oleh perempuan penyuka ungu itu. Jumlahnya ada 7 (tujuh) digit.

Saya memberikan hasil print transaksi tersebut kepada perempuan itu. Memintanya mengakui kesalahannya dan mewajibkannya untuk mengganti semua yang telah di-”rampok” dari komunitas. Melalui email, dia mengakui dan menyebut jumlah total yang telah diambilnya, dan berjanji menggantinya dalam waktu 2 (dua) bulan dengan cara mencicil.

Tetapi apa yang terjadi 2 (dua) bulan kemudian? Dia menghilang. Lenyap. Lepas dari kota itu, berpindah ke kota lain, bertemu dengan teman-teman lain dari komunitas sejenis. Pada teman-teman, dia mengaku akan mengikuti workshop media di ibukota negara ini, yang kemudian diketahui bahwa dia menerima pekerjaan untuk mengurus salah satu web yang berkepentingan politik.

Bodohnya, dunia maya itu tidak lah seluas yang dibayangkan. Ke manapun kamu pergi, akan bertemu dengan orang-orang itu lagi. Istilahnya 4L. Loe Lagi Loe Lagi.

Kisah ini tidak berakhir di sini. Ada kisah lain yang mendampinginya. Dia juga melakukan hal yang sama di tempat dia bekerja sebelum dia berpindah ke kota lain. Jumlah yang sama. Tujuh digit lenyap dari kas kantornya.

Dan kisah ini belum berakhir. Uang komunitas belum kembali seutuhnya. Dan ini sudah 1 tahun 3 bulan sejak kisah di atas dimulai. Dan kami sudah cukup SABAR menanti. 1 tahun dan 3 bulan.

Kurang lebih dalam 2 (dua) bulan terakhir, saya mengetahui sebuah kisah lain dari perempuan itu. Berasal dari seorang teman dunia maya, yang juga merupakan korban perempuan penyuka ungu ini. Hingga detik ini belum juga kembali. Jumlah digit yang sama. Tujuh.
Bukan hanya janji-janji penuh dusta yang diumbarnya, kata-kata yang penuh alasan untuk menutupi keberadaannya disebarkannya.
Tapi dia lupa, sekali lagi, dunia maya tidaklah seluas yang dibayangkan :)

Demikian kisah seorang teman saya. Seorang perempuan yang penyuka ungu dan mudah bergaul di mana-mana. Kisah ini belum berujung dan belum berbatas.

Modus perempuan ungu ini: bergaul di komunitas tertentu hingga diterima dengan sangat baik, kemudian mulai mempermainkan kepercayaan, dengan berusaha meminjam duit. Lalu? Menghilang.

Mengapa saya posting semacam ini di blog saya? Saya sudah merasa jengah dengan semua yang telah dilakukannya. Dan korbannya bukan hanya komunitas, kantor, dan saya pribadi, tapi ternyata sudah merambah ke teman-teman lain di komunitas yang lain.
Melalui postingan ini saya berharap, jika ada teman-teman bertemu dengan perempuan itu, hati-hati saja. Berteman? Silakan. Tapi jangan sampai perempuan itu berhasil pinjam duit pada kalian.

Apakah kamu juga jadi korbannya? Waspadalah :)

Btw, ini kisah2 lain tentang perempuan ini:
- Big Fat Liar
- Si Penyuka Ungu
- Kasus (Lama) Itu Terulang Lagi
- Liar Liar (Burn In Hell) by The Used
- Ikan Hias yang Anggun

Possibly Related Posts:


 

Tags: , , ,

Leave a Reply

 
 
  1. ocha

    February 16, 2010 at 4:42 pm

    wohohohoho!! saya juga punya dompet ungu loh! tapi dibelikan mama, bukan hasil rampok :lol:

    Like or Dislike: Thumb up 1 Thumb down 0

     
  2. amen

    February 16, 2010 at 4:45 pm

    jadi namanya siapa?

    Like or Dislike: Thumb up 2 Thumb down 0

     
  3. Chic

    February 16, 2010 at 4:46 pm

    oh waaaw.. *speechless*

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  4. andriansah

    February 16, 2010 at 4:47 pm

    jadi namanya siapa?

    Like or Dislike: Thumb up 1 Thumb down 0

     
  5. aRuL

    February 16, 2010 at 4:49 pm

    hah? kisah ini beneran?

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  6. didats

    February 16, 2010 at 4:49 pm

    udah segini banyak paragraf, blom nyebut nama?
    jadi namanya siapa?

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  7. Mas Wawan

    February 16, 2010 at 4:50 pm

    Tujuh digit kali… :-”

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  8. roy

    February 16, 2010 at 4:52 pm

    Jadi namanya siapa, Ra?

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  9. Arman Idris

    February 16, 2010 at 4:59 pm

    Saya kepikiran satu orang, mungkinkah dia?

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  10. dah

    February 16, 2010 at 5:03 pm

    Masih belum jelas. Jadi namanya siapa?

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  11. Ben

    February 16, 2010 at 5:11 pm

    jadi, namanya siapa?

    *ketikulang*

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  12. budiono

    February 16, 2010 at 5:11 pm

    di komunitas kami juga pernah mengalami kejadian serupa dimana orang yang dititipi ATM malah menggunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadi, tapi akhirnya bisa diselesaikan dengan baik-baik

    memang berat lho kawan dititipi uang itu. coba bayangkan seandainya yang dititipi itu kamu dan pada saat itu kamu sedang butuh uang. apa yang akan kamu lakukan?

    tapi itupun tidak bisa jadi pembenaran. sebaiknya selesaikan masalah ini baik-baik dan jangan sampai mencoreng-moreng komunitas blogger itu sendiri di muka umum

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  13. ace

    February 16, 2010 at 5:41 pm

    namanya siapa?

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  14. surur

    February 16, 2010 at 5:45 pm

    Jadi namanya siapa?

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  15. Si Penyuka Ungu « .:: Nhie ::.

    February 16, 2010 at 6:11 pm

    [...] Setelah acara berlangsung, dan dimana saya harus menyusun Laporan Pertanggung Jawaban acara. Disinilah saya mengetahui semuanya ternyata banyak duit yang dia pake oleh si ungu ini untuk keperluan pribadi. Ternyata oh ternyata Dia Perampok. Apalagi namanya kalau bukan perampok mengambil secara langsung gitu. Tidak tanggung-tanggung yang berhasil di “rampok” sekitar 7 digit.  Kronologis lengkapnya dapat dilihat di sini. [...]

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  16. dedenf

    February 16, 2010 at 6:28 pm

    jadi namanya siapaaaaa???

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  17. pakerte

    February 16, 2010 at 6:43 pm

    Apakah namanya Selly Yustiawati?

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 1

     
  18. Kasus (Lama) itu Terulang Lagi | ..:: n t a n™

    February 16, 2010 at 6:56 pm

    [...] Kisah Tentang Seorang Teman [...]

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  19. kmonoarfa

    February 16, 2010 at 6:57 pm

    *geleng2 kepala*

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  20. n t a n

    February 16, 2010 at 7:21 pm

    fiyuuuh!
    *lap keringet*

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  21. Rara

    February 16, 2010 at 7:56 pm

    budiono: kalau saya dititipi dan saat itu saya sedang butuh uang, saya lebih baik memberikan ATM ini kepada yang kepentingan, kepada bendahara komunitas misalnya. biar saya ga korek2 uang yang bukan menjadi hak saya.
    okelah kalo terpaksa mengambil, tapi kan harus bertanggungjawab dengan mengembalikan uang tersebut. bukan dengan cara kabur.
    segala cara yang baik-baik sudah dilakukan, tetapi sepertinya dia ga mempan ama cara2 penagihan yang halus dan menggunakan perasaan :(

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  22. vicong

    February 16, 2010 at 9:57 pm

    wah ini ada 300rebu lebih mayan buat makan yayan gondrong masih sisa banyak pastinya

    *disambit hardisk gadjah*

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  23. lantip

    February 17, 2010 at 1:30 am

    kenapa rata-rata pada posting tanpa disertai foto dan nama yang bersangkutan? sebagai pembelajaran bersama tentu hal itu penting. kalau dibilang takut pencemaran nama baik, halah tinggal kasih disklaimer aja kok, tiga ramadhan empat kali lebaran, ditunggu uang dikembalikan, tapi tak juga ada jawaban. foto diturunkan kalau uang dikembalikan. gitu dong!

    Like or Dislike: Thumb up 1 Thumb down 0

     
  24. bizwud

    February 17, 2010 at 10:54 am

    Penipu ulung. Kunjungan pertama, tukeran link ya.

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  25. adink

    February 17, 2010 at 4:41 pm

    Iyo kah Ra?
    Sungguh ku tak menyangka..

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  26. Ipul

    February 17, 2010 at 5:01 pm

    Ra..saya sedih baca postinganmu ini..sumpah..!!
    di saat kita semua sedang berusaha keras membesarkan komunitas ini ternyata ada pihak yang malah mengambil untung untuk kepentingan pribadinya..luar biasa, apa nuraninya tidak terusik melihat betapa susah payahnya teman2 panitia dalam persiapan acara kemarin..??

    sedih saya…
    dan sepertinya saya juga hampir jadi korban ya..? (ingat ndak yang waktu saya nelpon untuk menagih waktu itu..? )

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  27. n t a n™

    February 17, 2010 at 6:38 pm

    ehem!
    *batuk kalem*

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  28. Rara

    February 17, 2010 at 7:18 pm

    lantip: kalo sebut nama ntar kena pasal2 pencemaran nama baik dll.. Hihihi..

    adink: saya hanya bercerita apa adanya. plus udah jengah juga.

    dg ipul: *sigh* ya begitulah :( sampai hati melihat teman2 luntang lantung kayak gitu. dan itu ketahuan lebih banyak lagi setelah saya mengaudit panitia ultah dan tukang jual merchandise.

    ntan: batuk kalem ga gitu kaleee =))

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  29. dita.gigi

    February 17, 2010 at 9:05 pm

    uang yang hilang bisa kembali, tapi perasaan sedih yang tercoreng karena hal ini, sulit untuk disembuhkan… :(

    semoga uang komunitasnya cepat kembali, dan hal2 seperti ini tidak terjadi lagi :(

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  30. amril

    February 18, 2010 at 6:27 am

    Rara.

    Saya sedih dan prihatin sekali baca postingan ini. Semoga perempuan ungu ini bisa sadar bahwa kepercayaan, kehormatan dan integritas diri jauh lebih mahal dari uang yang dipinjam dan tak dikembalikan itu.

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  31. bocahnakal

    February 18, 2010 at 11:32 am

    hmm…

    bis baca ini postingan….

    saya merasa sedih…kok…bisa setega itu…

    benar yang di katakan pak amril…

    semoga kasus ini cepat terselesaikan…

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 1

     
  32. tuteh

    February 18, 2010 at 12:17 pm

    *speechless*
    saya mereka2 dan mengambil kesimpulan :D semoga tidak salah uhekekeke…

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  33. Lunas! « Thoughts, Dreams, and Emotions…

    February 18, 2010 at 8:53 pm

    [...] Thoughts, Dreams, and Emotions… « Kisah Tentang Seorang Teman [...]

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  34. golda

    February 19, 2010 at 3:24 am

    kalo inget ‘penyuka ungu’.. ingetnya ‘purpleholic’. ga tau orang yg sama / hanya sekedar nick sama..

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  35. Yanuar

    February 19, 2010 at 5:07 pm

    jadi namanya siapa?

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  36. deen

    February 23, 2010 at 11:23 am

    pfiuh..

    *ikutan-lap-keringat-kek-ntan

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  37. Kamaruddin Azis

    February 23, 2010 at 7:12 pm

    hmmmmm…deg deganku…jadi begono… :D

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  38. eko

    February 24, 2010 at 4:40 pm

    lah jd begitu toh … sidia itu, itu yah …

    mungkin rara ingat waktu ada undangan dari komunitas linux di salah satu mall, saya pas ada disana, sy tidak tau urusan tiba2 saya di sodorkan undangan tuk jadi pewakil komunitas, krena dia tidak mau hadir, apa lah sy tau … trus rara komplain kalo saya tidak pakai atribut, lah saya hanya di comot di jalan, jad maaf kan aku Ra…

    baru tau sayaH :P

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  39. syamsoe

    February 24, 2010 at 9:41 pm

    hahh! jadi duit 200rb yg sy sumbangin dng nama no name ke unga kemaren tuk acara ultah ikut lenyap dong? walah walah…

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  40. icchankamin

    February 25, 2010 at 5:09 pm

    saya baru’ tau’. sedih juga’ denger cerita ini. tapi tap sumanga’ temans..

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  41. soulharmony

    March 20, 2010 at 2:38 pm

    ! Tuteh : semoga tebakanmu salah t, karena kalo bener aduhhh kasian temenku itu

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  42. Nena

    April 8, 2010 at 12:34 pm

    Wow… baru pertama kali mampir ke sini tapi langsung syiok. :)
    Mudah-mudahan tidak terulang lagi kejadian kayak gini ya mbak..

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  43. sabri

    April 15, 2010 at 3:07 pm

    numpang komen buat kenal…
    salam..

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  44. john

    April 22, 2010 at 11:34 am

    oo pantas sejak kapan hari menghilang dari peredaran..
    turut prihatin. solusi: pisahkan kartu ATM dan PINnya :P

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  45. pinkparis

    April 23, 2010 at 8:35 pm

    uang memang masalah sensitif ya :( sedih bacanya. someday pasti dia kena batunya juga.

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  46. goethe

    April 24, 2010 at 9:35 am

    “dunia maya itu tidak lah seluas yang dibayangkan”..
    saya tidak setuju dengan kata2 anda tersebut. dunia maya itu
    luasnya ga bisa dibayangkan, yah semoga tidak terjadi kasus dengan
    anda mengenai dunia maya.

    salam

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  47. erika

    April 24, 2010 at 12:05 pm

    euhmmm….mungkin dia sedang terlibat masalah besar (???)
    Tapi kalo emang kebiasaan ya…(???)susah :)

    Salam

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  48. mauwie

    May 4, 2010 at 12:19 pm

    klo di pikir2 masalah yang namanya uang gak bakalan habis….intinya kita harus jaga iman kita je

    makasih

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  49. cicifera

    May 27, 2010 at 3:44 pm

    ckckck..
    klo udah terjadi berulang2 gitu, berarti emang tabiat dy begitu ya.. amit2 deh..

    klo kata TweetMoveOn :
    “Be worried about your character, not your reputation.” :D *gaknyambung

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  50. Taring

    July 15, 2010 at 7:48 am

    Hallo k’Rara. Lama mi k tdk ke sini lagi.

    Ttng postingan ini, yg dimaksud member dari Komunitas.A.M to? User name na ada Purple2 na ntu?
    Saya baru tau lho, soalnya saya keluar dari komunitas.A.M sebelum ada kabar begini.

    KesianG k, soalnya email ku juga ada Purple2 na juga. Sebenar na mo k kembali ke A.M tapi malla k’, nanti z dikira komplotannya si Purple.

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

     
  • Recent Comments

  • Categories

  • Tags

  • Archives

  • Events







    angingmammiri blogfest WordCampID – January 30, 2010
  • Campaign Banner

    Solidaritas Kebersamaan
    Against Stigmatization to HIV Infected People
    Bebas Rokok, Bisa!
    JANGAN ASAL COPY PASTE..
    Golongan Darah dot net
  • Counter

  •