Ayo Ikut! Proyek Buku Komunitas AM kerjasama dengan Penerbit Gradien Mediatama

Komunitas Blogger Makassar AngingMammiri (www.angingmammiri.org) bekerja sama dengan Penerbit Gradien Mediatama (www.gradienmediatama.com), menyelenggarakan seleksi karya terbaik anggota blogger Makassar untuk dibukukan menjadi kompilasi kisah nonfiksi dengan tema tertentu yang telah ditetapkan.

Penerbit Gradien—salah satu penerbit terkemuka di Yogyakarta dan menjadi bagian dari Agromedia Grup—telah menerbitkan sejumlah buku yang diangkat dari blog serta karya kompilasi Blogger di Komunitas Blogfam, memberikan peluang bagi anggota Blogger Makassar melalui sebuah kerja sama konstruktif dengan menerbitkan buku hasil karya anggota komunitas Anging Mammiri dengan syarat sebagai berikut:

1. Tema: Pengalamanku yang paling gokil selama hidup

– Tema utama adalah “pengalamanku yg paling gokil selama hidup” bergenre cerita komedi non fiksi.
– Kami tidak menerima cerita yang mengandung pornografi, erotis, ataupun mengandung pelecehan SARA.
– Tim editor Angingmammiri.org/Gradien akan memilih 15 cerita terpilih untuk dibukukan.

2. Syarat Penulisan

– Terbuka untuk seluruh member Angingmammiri.org (termasuk Admin dan Moderator)
– Memakai Bahasa Indonesia (boleh menggunakan ungkapan2 bahasa Makassar, dengan catatan diberikan catatan kaki pada halaman cerita)
– Maksimal 1,500 kata (atau kurang lebih 6-7 halaman A4), diketik dalam spasi ganda dan type font Times New Roman 12 pt
– Sama sekali belum pernah dibukukan, dimuat di media cetak dan media online (selain blog pribadi).
– Setiap penulis boleh mengirim naskah sebanyak-banyaknya (tidak dibatasi).

Referensi Penulisan:

* Buku “Gokil Mom” karya Yenni Lesly (Kumpulan Cerita Komedi Non Fiksi), Gradien Mediatama, 2007, linknya: http://www.gradienmediatama.com/buku_detail.php?act=see&id=62

* Buku karya Raditya Dika (“Kambing Jantan-Catatan Harian Pelajar Bodoh”, “Cinta Brontosaurus”, “Radikus Makankakus” terbitan GagasMedia, dan “Babi Ngesot” terbitan Bukune) Linknya : www.radityadika.com

* Buku Kumpulan Cerita komedi nonfiksi “Anak Kos Dodol” karya Dewi Rieka, Gradien Mediatama,2008 (linknya : http://www.gradienmediatama.com/buku_detail.php?PageNo=&id=120&idkat=3)

* Buku Kumpulan Cerita komedi non fiksi “LemOt” karya Pritha Khalida, Gradien Mediatama,2008 (linknya : http://www.gradienmediatama.com/buku_detail.php?PageNo=&id=119&idkat=3)

3. Alamat pengiriman

– Naskah dikirim ke alamat project@angingmammiri.org.
– Naskah dapat dikirim langsung dengan attachment (word) disertai dengan username di portal Angingmammiri.org dan alamat Blog.
– Judul email: (P-AM) Judul Tulisan
– Harap menyertakan biodata, dan dituliskan dengan jumlah kata tidak lebih dari 100 kata.
– Mohon dilampirkan pula alamat rumah, nomor handphone yang bisa dihubungi serta no.rekening bank di Indonesia untuk transfer honorarium penulisan.

4. Prosedur Penerimaan Naskah

– Penerimaan naskah dibuka hingga 29 Juni 2008 dan karya terpilih akan diumumkan secara resmi tanggal 14 Juli 2008.

5. Imbalan untuk karya yang terpilih

– 1 buku untuk 1 penulis.
– Pengiriman buku hanya dilakukan ke alamat di Indonesia. Jika tempat tinggal penulis di luar negeri, mohon siapkan alamat di Indonesia.
– Selain buku, Angingmammiri.org akan menyediakan imbalan kepada penulis masing-masing berupa honorarium sebesar Rp 150.000,-/penulis yang merupakan pembagian berimbang dengan pihak Anging Mammiri.

Selamat Menulis!

Tim Editor Angingmammiri-Gradien:
Amril Taufik Gobel
Irayani Queencyputri
M. Aan Mansyur
– Ang Tek Khun

————-
Untuk yang belum jadi member Angingmammiri, register ajah di portalnya sana hehe. Komunitas Blogger Makassar Angingmammiri.org, meskipun komunitas blog berbasis kedaerahan, tapi tidak menutup bagi mereka yang ingin bergabung bersama AM..
————-

Link terkait:
Portal Komunitas Blogger Makassar Angingmammiri.org
Blognya DaengBattala
My Multiply hehehe
Blognya Indra PP
Blognya Nanie
Blognya Anhie
di kotak surat
Blognya Daeng Rusle

GiE: Blogger Makassar Nonton Bareng

Image hosted by Photobucket.comHari Sabtu kemaren blogger Makassar ngumpul lagi. Kali ini dalam rangka mo nonton GiE, atas usulnya Soeltra yang chatter box ini hehehe. Dan rendezvous-nya seperti biasa, di Gramedia, tapi kali ini di Mal Panakukkang, karena kami akan nonton di Panakukkang 21. Di pengumuman, kumpul jam 5 di Gramedia Mal Panakukkang.

Sepulang klinik, gw ama Bati udah keliling-keliling duluan. Ke mal GTC, untuk beli kacamata, mumpung ada yang harga 120rb (frame + lensa), skalian butawati yang satu itu mo periksa mata hehehe.

Trus sekitar jam setengah tiga gitu masuk sms dari Adhi, menanyakan jadi apa nggak. Ya jadi dong :) Lalu gw iseng sms-in si Soeltra, nanyain jadi pa ngga, eh dibalas olehnya pake nomer orang (isi pulsamu ces! numpang nomer terus hehe) bahwa jadi lah nonton barengnya tapi dia mungkin telat dateng jadi minta dititipin dibeliin tiket dulu, trus dia juga nanyain siapa-siapa yang ikutan, gw bilang sebenarnya pada nggak konfirmasi via shoutbox, tapi yang via sms udah ada Aan dan si Adhi yang baru nanyain. Leo, Cikal dan Ocha belum ketahuan jadi apa enggak.

Di tengah perjalananku ke Mal Panakukkang, masuk sms dari Aan bahwa dia akan telat karena ada meeting. Ok deh, tambah santai deh gw nyetir mobilnya. Sebelum nurunin Bati di jalan, Adhi sms kalau dia udah nyampe di Gramedia. Oops! Gw belum nyampe di mal hihihi… Ya udah gw balas, sabar ya, masih on the way ke sana ;)

Setelah melewati pos pemeriksaan, ngantri ngambil tiket parkir, dan nyari-nyari tempat parkir yang lumayan susah karena buanyak sekali orang (malam minggu gitu loh!), akhirnya gw sukses mengistirahatkan DD 513 PF-ku dan segera melesat ke Gramedia Mal Panakukkang yang terletak di lantai 3. Baru sampai di lantai 2, ada sms masuk dari Aan bahwa dia udah di Gramedia. Gw balas, “sabar udah di lantai 3 nih“. Ga lama kemudian Adhi sms lagi, “eh, janjian ketemu di mana kah? dr td ga ada orang?“. Gw balas dengan sms yang sama dengan gw kirim ke Aan.

Gw masuk ke Gramedia, titip tas di penitipan, segera melesat sambil tengok sana tengok sini, kok ga ada yang gw kenal ya? Wah jangan-jangan gw dikerjain lagi hihihi. Eh pas udah hampir nyampe ke bagian komik (biasa.. pengen skalian nyari komik2 yang update), ada yang nyolek. Si Aan.

Trus gw tanya ke Aan kalau dia ketemu ama Adhi nggak. Dia bilang, nggak tuh dari tadi cuma dia. Lalu dia nunjukin sosok lelaki tinggi putih dengan baju kaos putih dan berkacamata. “Itu terbangbebas, anak ekonomi, Irfan namanya.” Dan akhirnya kita nyamperin sambil kenalan. Trus dalam rangka masih nunggu-nunggu, kita sepakat untuk having fun liat-liat buku dulu.
Setelah agak lama, kok Adhi ga muncul-muncul, gw telpon deh.

Gw: Halo, Adhi, kamu di mana??
Adhi: Loh di Gramedia.
Gw: Hah? Gramedia mana sih? Nih gw ama aan dan terbangbebas sudah di Gramedia dari tadi ga liat dirimu.
Adhi: Loh, Gramedia Mal Ratu Indah kan?
Gw: HAAAAH??? Ya ampun! Mal Panakukkang, adhi, bukan Mal Ratu Indah!!
Adhi: (ikutan kaget) Waaa… ya udah saya ke sana deh, kalau telat tolong beliin dulu ya.
Gw: Ya udah ke sini lah, kalo udah nyampe sms aja untuk tau posisi kita.

Bwahahaha! Salah tempat!

Trus gw liat-liat buku tentang kedokteran gigi (back to habitual life, huh!), nggak lama kemudian ada yang nyamperin gw. Ternyata si Nani. Dan masing-masing pergi liat-liat buku lagi. Setelah sekitar 20 mtnit kemudian Adhi datang. Hahahaha..

Lalu semuanya kenalan-kenalan lagi, kemudian beberapa saat setelah menerima telepon dari Soeltra yang katanya bakalan terlambat karena baru kelar kuliah, kamipun ke Panakukkang 21 untuk membeli tiket duluan. Dapat di C-12 hingga C-17. Enam tiket. Kok enam? Mari kita urutkan yang jadi muncul:
1. gw sendiri
2. Soeltra
3. Adhi
4. Nani
5. Aan
6. Ancu
Yang terakhir kok ga disebutkan di atas? Iya, dia nyusul juga katanya, jadi dibeliin duluan ama Aan.
Loh terbangbebas mana? Waktu mo beranjak dari Gramedia, dia tiba-tiba ngilang. Setelah berusaha nyari setengah mati setengah idup di antara tumpukan buku2, ga ketemu.

Setelah dari Panakukkang 21, kami ke food court untuk mengisi perut. Berhubung film GiE ini durasinya panjang, 147 menit, nanti kelaparan plus kedinginan di dalam sana hehehe. Sambil ngumpul di food court, Adhi ke Gramedia lagi untuk nyari terbangbebas yang tadi ilang. Trus Soeltra juga udah gw hubungi, bakalan nyusul ke foodcourt.

Singkat cerita, akhirnya semua ngumpul di foodcourt. Si terbangbebas ga bisa ikutan karena bokapnya mau pulang. Ya udah kami ngobrol bebas membahas semua-semuanya. Dari tentang buku-buku, film, sampai bagaimana naruh shoutbox serta comsys di blog.

Tepat pukul 19.55 kami kembali ke atas, ke Panakukkang 21, yang terletak di lantai 3 mal tersebut. Pisah ama terbangbebas. Sampai di Panakukkang 21, ternyata di sana sudah ada Ancu, dan….. LEO!!
Kok Leo baru gabung?? Begini kisahnya..
Dikira, dia telat, trus kirain kita-kita pada nonton yang jam 17.30, ya udah dengan sabar dia nungguin kami keluar nonton, karena dia tiba di mal tersebut jam 18.00. Padahal, jam segitu semua masih di Gramedia. Trus menurutnya lagi, dia nungguin sampai saat kita ketemu ini. Artinya, waktu kita lagi beli tiket tadi, mestinya dia liat dong.. Dan kata Leo, dia kira emang janjiannya langsung di Panakukkang 21. Hahaha.. dasar gemblung!

Salah lokasi juga!! Duh kenapa sih nih Adhi dan Leo. Lagi error yee hehehe..

Akhirnya kita “meracuniLeo untuk ikutan nonton (padahal sebelumnya dia masih mikir-mikir), dan Leopun sukses diracuni hehehe. Leopun ke loket untuk beli tiket, dengan harapan masih ada tempat di C-18, nyambung gerombolan 6 orang tadi. Dan dia datang dengan muka sumringah. Berhasil, katanya hehehe..

Pengumuman dari bioskop bahwa pintu studio 2 sudah dibuka. Dan masuklah kami semua dan menempati C-12 hingga C-18.

Tentang filmnya?? Keren banget! Gw sampai pengen nonton lagi.
Untuk ulasan filmnya, udah gw tuliskan di sini, bisa juga lihat di blog-nya pak Jaf, beliau sangat lengkap mereview-nya. Bisa dimulai dari sini untuk yang belum tau siapa itu Soe Hok Gie. Buat yang udah tau, bisa langsung ke sini.

Catatan penting sebelum nonton GiE:
Buang jauh-jauh image Nicolas Saputra sebagai Rangga dalam Ada Apa Dengan Cinta. Beda banget, menurutku! Jangan juga samakan akting Nico dengan perannya di Biola Tak Berdawai dan Janji Joni. Sangat beda!
Dengan memperhatikan catatan ini, kalian akan sangat menikmati film-nya dan dijamin pasti perasaannya sama kayak gw setelah nonton.

Kagum!