Category Archives: Thoughts and Issue

Satu April

Saya baru tau kalau April Mop sekarang dikatain sebagai “perayaan”. Dan saya baru tau kalau 1 April itu dirayakan. Hahahaha.. emangnya apaan?
Katanya April Mop adalah perayaan pembantaian kalangan tertentu. Gubrak dah, sejak kapan April Mop itu jadi perayaan?

Pengen ketawa mbacanya waktu itu :P
Saya nemu berita tersebut di salah satu milis favorit saya. Aya aya wae, orang sekarang gampang banget bikin isu kanan-kiri untuk memecah belah perdamaian. Kasihan..
Kayaknya itu pernyataan yang dikeluarkan oleh orang yang sakit hati karena dikerjain pas hari April Mop :D :D

no offense mode on :P

Selamat Jalan, Pak Harto

pak hartoMenurut detik.com, pak Harto telah berpulang ke pangkuan-Nya pada jam 13.10 WIB hari ini, Minggu 27 Januari 2008.
*hormat mendalam*

Saya ingat, saya turut serta dalam demonstrasi akbar di bulan Mei 1998. Ikut long march dari kampus UNHAS hingga lapangan Karebosi dan ke kantor Gubernur sambil menikmati warna warni jaket almamater kampus-kampus se-Makassar menghiasi jalanan. Dan sepuluh tahun setelah beliau meninggalkan tahtanya, beliau meninggalkan dunia yang fana ini. Suka dan duka, bangga dan amarah, senang dan geram, campur aduk jadi satu bila mengingat masa-masa kejayaan beliau. Namun biarlah semua ini menjadi sejarah yang dapat mendewasakan bangsa kita. Semoga…

Selamat jalan, Pak Harto.
Namamu akan selalu dikenang oleh masyarakat Indonesia. Baik dan buruknya, dikenang selalu.

Hari AIDS Sedunia

AIDS

Tanggal 1 Desember merupakan hari AIDS Sedunia. Saya baru ingat ketika secara tidak sengaja “kecebur” ke blognya itikkecil, hasil ngobrol-ngobrol sama Ntan.

Berbicara tentang tanggal 1 Desember saya jadi ingat kembali waktu saya masih SMU. Saya, Uwie, dan Adi, kami bertiga mewakili SMU tercintaH itu untuk ikut seminar tentang AIDS di Baruga A. P. Pettarani UNHAS. Kayaknya yang selenggarakan itu anak FK UNHAS. Udah lumayan lama, sekitar tahun 1994 apa 1995 gitu. Lupa deh! Yang saya ingat pasti, kami disuruh tandatangan di atas spanduk warna putih yang bermeter-meter panjangnya. Trus malamnya ada malam renungan, semacam malam refleksi gitu buat mengenang dan memperingati hari AIDS Sedunia ini.

Menurut Wikipedia, AIDS adalah sindrom kumpulan berbagai gejala dan infeksi sebagai akibat dari kerusakan spesifik sistem kekebalan tubuh karena infeksi virus HIV pada manusia, dan virus yang mirip pada spesies lain (SIV, FIV, dan lain-lain). AIDS sendiri merupakan kependekan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome, yang dapat diartikan sebagai sindrom menurunnya kekebalan tubuh. AIDS ini merupakan sindrom yang disebabkan oleh sebuah virus yang dikenal dengan HIV (Human Immunodeficiency Virus), yang dapat diartikan sebagai virus penurunan kekebalan tubuh pada manusia.

Perpindahan HIV sendiri melalui cairan tubuh. Misalnya melalui hubungan seks (oral/vaginal/anal) tanpa pelindung dengan banyak orang, menggunakan NARKOBA dengan jarum suntik yang di-share dengan banyak orang, transfusi darah, hubungan ibu dan anak selama kehamilan maupun menyusui, serta kontak cairan tubuh dengan penderita. Perpindahan virus ini datang tanpa disadari, sebab tidak ada gejala yang ekstrim ketika HIV masuk ke dalam tubuh seseorang. Tidak seperti penyakit kulit atau alergi yang langsung terlihat kalau telah terkontaminasi.

Jadi kapan bisa ketahuan? Biasanya ketahuan setelah beberapa saat, ketika penderita mengalami penurunan kekebalan tubuh yang spesifik. Penyebabnya? Bisa saja dari penyakit paling ringan misalnya batuk atau flu. Tetapi batuk dan flu yang berkepanjangan tidak sembuh-sembuh membuka celah untuk penyakit lain masuk ke dalam tubuh penderita. Jika semakin banyak terpapar, maka semakin lemah lah sistem kekebalan tubuh penderita tersebut, dan lama-kelamaan pun meninggal.

Biasanya penderita AIDS memiliki gejala infeksi sistemik seperti demam, keringat (terutama pada malam hari), pembengkakan kelenjar, kedinginan, kelemahan, dan penurunan berat badan. Setelah diagnosis AIDS dibuat, rata-rata lama waktu bertahan dengen terapi antiretroviral (2005) diperkirakan lebih dari 5 tahun, tetapi karena perawatan baru terus berkembang dan karena HIV terus berevolusi melawan perawatan, perkiraan waktu bertahan kemungkinan akan terus berubah. Tanpa terapi antiretroviral, kematian umumnya terjadi dalam waktu setahun. Kebanyakan pasien meninggal karena infeksi oportunistik atau kanker yang berhubungan dengan hancurnya sistem kekebalan tubuh.

Laju perkembangan penyakit klinis sangat bervariasi antarorang dan telah terbukti dipengaruhi oleh banyak faktor seperti kerentanan seseorang terhadap penyakit dan fungsi imun perawatan kesehatan dan infeksi lain, dan juga faktor yang berhubungan dengan galur virus. Infeksi oportunistik spesifik yang diderita pasien AIDS juga bergantung pada prevalensi terjadinya infeksi tersebut di wilayah geografis tempat hidup pasien.

Di masyarakat umum, khususnya di Indonesia, masih banyak yang kurang sigap dan waspada terhadap AIDS ini. Kurangnya pengetahuan mendasar dan sosialisasi yang mengakibatkan kurangnya kewaspadaan terhadap AIDS. Akibatnya, banyak yang masih ceroboh untuk melakukan seenak udelnya saja, ngeles kalau dikasih tahu, keras kepala dan pada akhirnya mengakibatkan virus HIV ini terjangkit ke mana-mana. Seperti yang juga dikeluhkan oleh si itikkecil.

Dan juga, kurangnya pengetahuan tentang AIDS ini, kelompok masyarakat yang terkena virus HIV ini malah dijauhi. Takut ikut kena AIDS adalah alasan yang utama. Kelompok penderita AIDS ini dinamakan ODHA (Orang Dengan HIV / AIDS). Padahal ODHA juga manusiaaa.. Butuh sosialisasi, dan kasih sayang antar manusia. Justru orang-orang ini sebenarnya kita perlu bantu. Sebab hidup mereka sudah tidak lama lagi di muka bumi ini. Kita perlu memberikan mereka kenangan terindah dalam waktu hidup mereka yang menjadi lebih singkat oleh karena AIDS. Bantu mereka melewati separuh sisa hidup tanpa diskriminasi!!

Oleh karena itu, apa yang kita butuhkan di negeri ini untuk memerangi AIDS?? Kita butuh pemimpin yang peduli dengan hal ini! Jangan hanya janji sana-sini, umbar pesona ke sana ke mari.
“Stop AIDS. Tepati Janji.”

Yah intinya..
Mari bersama-sama memperingati hari AIDS Sedunia ini dengan posting tentang AIDS di blog masing-masing..
Selamat Hari AIDS Internasional.

ads-jungkat-hivaids.jpg
*image di atas adalah image tahun lalu merupakan bentuk kepedulian id-gmail terhadap aids, diculik tanpa ijin dari sini*

Posting terkait:
- Tema Hari AIDS Sedunia 2007: Kepemimpinan
- Dicari : Pemimpin Peduli
- Sudah-kah Kita Peduli Dengan AIDS?
- Hari AIDS Sedunia Diwarnai Aksi Damai
- Hari AIDS Sedunia 2007
- ODHA Ala Pramuka
- Kondom AIDS
- Injury Time For AIDS
- 1 Desember : Hari AIDS Se-Dunia
- Tribute to HIV/AIDS
- Pengidap HIV AIDS, Malam-Malam
- Mereka Mengidap AIDS, Mereka Dikucilkan
- I Have AIDS. Will You Hug Me?
- Anda Peduli?
- Ayo
- Selamat 1 Desember 2007
- Dilema AIDS & Kondom
- Hari Peduli AIDS Sedunia
- Hayo Siapa Berani Melawanku….
- Terkapar Tanpa Daya

PILKADA Sulsel: Pak Kumis dan Si Kacamata

PILKADA Sulsel: Pak Kumis dan Si KacamataIngat ga posting blog saya lebih dari 10 hari yang lalu? Kan tanggal 5 kemaren itu diadakan coblos-coblosan untuk memilih orang nomer satu di Sulawesi Selatan. Dan sepertinya kumis itu lagi ngetrend tahun ini kalau PILKADA. Yup, siapa lagi kalau bukan pasangan pak Kumis dan si Kacamata, yaitu Syahrul Yasin Limpo – Agus Nu’mang. Kalau menurut saya, pasangan ini memang yang paling mewakili Sulawesi Selatan, sebab keduanya merupakan gabungan dari suku Makassar dan suku Bugis (Syahrul dari Kabupaten Gowa dan Agus dari Kabupaten Sidrap). Sedangkan 2 pasangan lainnya itu merupakan gabungan dari suku Bugis dan Luwu. Ini saya tulis berdasarkan berita yang saya baca di koran SINDO beberapa waktu yang lalu.

Kemarin saya iseng-iseng search fotonya pasangan kandidat yang baru menang ini, lumayan surprise kita menemukan pasangan ini punya blog hahaha.. Blognya di http://blog.syahrulyasinlimpo.info/ yang isinya merupakan kumpulan berita dari berbagai media tentang pasangan ini. Dan situs utamanya terletak di alamat http://syahrulyasinlimpo.info/. Unik juga, mereka berusaha menarik perhatian para penghuni dunia maya untuk melek politik hehehe..

Nah kan sudah punya blog, alangkah serunya itu kalau mereka ternyata mau bergabung dengan Komunitas Blogger Makassar Angingmammiri.org di’? Weks, saya ndak bisa membayangkan kalau hal tersebut bisa terjadi hahahaha… *ketawa shinchan mode on*

So, akhir kata, buat Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang telah terpilih, mohon janji-janjinya direalisasikan yah. Dan tolong.. tetap buat kota Makassar dan propinsi Sulawesi Selatan tetap AMAN.

PILKADA Sulsel Digelar Kemarin

Kemarin, tanggal 5 Nopember 2007, adalah hari libur se-Sulawesi Selatan hehe. Kenapa? Karena ada pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan untuk periode 2008 – 2013. Proses kampanye sebelumnya penuh dengan peperangan slogan dan janji-jani semata. Kemarin adalah harinya di mana rakyat Sulawesi Selatan berpesta demokrasi harus menentukan siapa pemimpin Sulawesi Selatan untuk 5 tahun mendatang.

Pada surat keterangan yang menyertai kartu pemilih, di situ ditulis bahwa waktu memilih adalah jam 07.00 – 13.00. Saya terjaga dari tidur sekitar jam 9 atau 10 (sudah lupa hehe), lalu segera siap-siap karena ternyata kakak saya sudah siap mau ke TPS.
Saya empat chatting sama tetanggaku, Ary, tanya2 apa dia sudah ke TPS dan bagaimana suasananya. Ternyata Ary sudah ke TPS dari jam 8 pagi tadi dan suasananya masih sepi. Mungkin karena masih pagi, belum pada bangun.

20071105621_blurj.jpg
Kartu Pemilihku :)

Tepat jam 11 saya ke TPS 15 di jalan Pelita Raya Tengah dengan kakak saya, ternyata masih sepi. Saya cukup heran karena ini sudah jam 11 yang notabene juga tinggal 2 jam lagi habis mi waktu memilih.

20071105624.jpg

Pas daftar sempat tanya-tanya sama petugasnya (duh tp lupa tanya namanya), “Pak, banyak mi orang yg datang tadi?”. Trus dijawab sama petugasnya, “Belum. Ka dari tadi sepi-sepi begini ji.” Lalu saya tanya berapa orang yang terdaftar di TPS, dia bilang sekitar 300 orang yang terdaftar di situ, tapi yang datang hingga jam 11 tadi itu baru 78 orang.

20071105627.jpg

Entah ada apa ya?
Apa karena kartu pemilih yang tidak terbagi secara rata? Saya sudah dapat kartu pemilih ini dari minggu lalu. Tapi ada beberapa teman saya tidak menerima kartu pemilihnya hingga hari pemilihan ini. Tetapi yang aneh juga, ada beberapa teman saya justru punya dua kartu pemilih. Disebut-sebut di koran bahwa warga yang sudah meninggal masih dikirimkan kartu pemilih. Nah kalau begini, siapa gerangan yang patut disalahkan?
Sungguh aneh, oleh karena tidak meratanya pembagian kartu pemilih untuk PILKADA Sulsel ini, seakan-akan sebagian warga tidak diberi hak untuk turut memilih kandidat kesayangannya dan dipaksa untuk Golput :(

Yah kembali ke cerita PILKADA, akhirnya saya melanjutkan ke dalam, ambil kertas suara, pergi ke tempat yang disediakan, coblos nomer yang diinginkan, lalu masukkan kertas suara ke dalam kotak suara.
Dan terakhir, coblos kelingking ke tinta yang menurut saya agak catchy :p ijo metalik! Hehehe..

20071105628.jpg
Kartu suara yang masih belum terbuka

20071105629.jpg
Kartu / surat suara yang siap dicoblos.. :D

20071105631.jpg
Jariku ijo metalik!! Huhuy! Tanda pelaksanaan kewajiban sebagai warga Sulawesi Selatan yang baik hehehe

Demikian cerita saya tentang PILKADA kemarin, saya bersyukur menggunakan hak suara saya untuk turut berpesta demokrasi dan menjadi warga Sulawesi Selatan yang baik hehehe..

Satu hal lagi, hingga akhir hari kemarin, hasil QUICK COUNT yang beredar berbeda-beda. Entah yang mana harus dipercaya..

Lembaga Survei Indonesia :
Amin/Mansyur : 1.201.518 (45,51%)
Azis/Mubyl : 602.858. (22.83%)
Syahrul/Agus : 835.848 (31,66%)

Lingkaran Survei Indonesia :
Amin/Mansyur : (37,16%)
Azis/Mubyl : (22.14%)
Syahrul/Agus : (49,70%)

Jadi, yang mana sebenarnya yang dapat dipercaya? Sebab media Tribun Timur yang dijadikan patokan untuk berita tentang PILKADA ini pun benar-benar kontradiktif! Berita sebelumnya menjagokan salah satu pasangan, lalu berita setelahnya menjagokan pasangan calon gubernur lainnya.

Yah, kita tunggu 10 hari lagi, katanya 10 hari lagi akan ada hasil resmi dari KPU.
Valid? Hanya Tuhan yang tahu..

14 Feb 2007

Akhirnya posting lagi!
Kemarin itu seharian kacau banget hihihi. Molor sampai jam 11 siang *gara2 minum obat batuk* trus maen TKTQ sampai level 28 baru berhenti. Bukan nyerah, tapi kemampuan otak jadi menurun drastis, clue2 yg dikasih sampai nggak bisa masuk2 karena udah capek hihi..
Tadi pagi baru nyambung lagi, langsung tancap sampai stuck di level 31 gara2 Sudoku! Aaaaargh! *ngeprint2 Sudoku*

Oh iya kemarin Valentine lho hehehe. Temanku si Chris mengatakannya sebagai “Single Awareness Day“. Kenapa? Soalnya yang jomblo-jomblo gitu mendadak jadi ingat kalau ternyata mereka belum punya pasangan, entah dia ngerayain valentine atau nggak hehehe. Betul juga sih *mikir*
Mo cerita dikit, 2-3 tahun terakhir ini banyak isu-isu ngga jelas mengenai Valentine. Mulai dari membeberkan sejarah hari Valentine itu sendiri, sampai ngata2in kalau ini budaya barat maka tidak boleh diikuti.

Saya jadi geli sendiri. Ya kok cari susah sendiri sih sampai mikir terlalu jauh :D Ya iya lah jangan ngikut budaya orang-orang yang merayakan dengan cara yang tidak senonoh. Kan bisa diadaptasi untuk merayakan dengan cara dan budaya sendiri.

Sempat mikir lho, bagaimana kalau seandainya Valentine itu berasal dari budaya timur tengah? Mungkin sebagian orang yang kontra mengenai Valentine itu akan mengadopsi dengan sesuka hati? Hihihi.. :D :D :D

Kalau gw sih mau ngajak dari sisi lain dari hari Valentine itu sendiri. Jangan mikir jauh-jauh. Valentine’s Day itu dikenal sebagai hari Kasih Sayang. Menurut saya.. ya saking pentingnya kasih sayang bagi seluruh umat manusia, sampai memang perlu dibuatkan sehari untuk mengingatnya. Sebab kadang-kadang kita tuh lupa kalau kita perlu mengasihi sesama.

Gw kasih contoh, ada salah satu perayaan di negara barat sana bernama Thanksgiving Day. Meskipun di Indonesia tidak merayakan Thanksgiving, gw pikir ada perlunya juga kita untuk sedikit mengadopsi tradisi barat ini. See, tradisi barat itu tidak semuanya negatif kok. Di hari Thanksgiving ini, membuat kita menyempatkan cukup sehari dalam setahun untuk mengucap syukur atas segala yang telah terjadi di dalam kehidupan kita. Paling tidak, membuat kita stop dari segala rutinitas sehari-hari yang bikin puyeng itu, kemudian berpikir untuk mengucap syukur kepada Yang Di Atas.
Memang sih, mengucap syukur itu bisa kita lakukan setiap hari, kapan saja dan di mana saja. Tetapi.. kadang-kadang kita sudah terlalu sibuk sampai lupa untuk mengucap syukur dan berterimakasih atas semua yang telah diberikan-Nya dalam kehidupan kita masing-masing.

Jadi kembali lagi dengan soal hari Kasih Sayang ini. Paling tidak membuat kita teringat dan menyempatkan diri untuk memberitahu kepada orang-orang terdekat bahwa betapa sayangnya kita kepada mereka. Bukankah kita sendiri merasa senang kalau ada memberitahu kita bahwa ada yang menyayangi kita?

Kasih sayang itu sangat penting dalam kehidupan. Bahkan kasih merupakan inti dari kehidupan. Bohong besar kalau kita tidak perlu kasih sayang. Orang yang merasa tidak perlu punya rasa kasih sayang adalah orang-orang yang tidak punya hati.

Jadi menurutku, Valentine’s Day itu nggak salah, selama kita mengucapin dan melaksanakannya tidak mengikuti yang tidak benar. Kan bisa saja kan tukar2an kado, saling memberi hadiah. Lumayan lho dalam setahun dapat hadiah dua kali selain hadiah ulangtahun hehehe.
Valentine’s Day pun diadaptasi di Jepang, tapi ya gitu.. cara mereka lain. Pada tanggal 14 Februari biasanya yang cewek ngasih coklat buat cowok yang mereka sukai. Trus sebulan kemudian, pada tanggal 14 Maret, ada yang namanya White Day. Di hari ini cowok yang sudah dapat coklat itu membalas dengan memberikan coklat kepada cewek yang disukainya.

Setuju ga setuju, terserah.. hehehe..
Yang penting gw mo main TKTQ dulu..
Aaaargh Sudoku di level 31. Tolooong!

update:
sekarang lagi ngerjain ASCII dan doc sial di 36 neh :(

update lagi:
23.02 masih stuck di level 37

Thanksgiving

Dari kemarin2 mo cerita tentang Thanksgiving lupa melulu hehehe. Gara-gara nyiapin launching situs komunitas blogger Makassar nih. Syukurlah karena acara launchingnya juga berjalan dengan sangat sukses dan rame!

Oke, tentang Thanksgiving. Sebenarnya di Indonesia nggak merayakan Thanksgiving’s Day atau hari Mengucap Syukur ini. Soalnya bukan tradisi di Indonesia, maupun di Asia pada umumnya.
Setau saya, Thanksgiving malah hanya dirayakan di Amerika, dan Canada. Kalau di Amerika, Thanksgiving ini dirayakan pada minggu ketiga di bulan November, jatuh pada hari kamis-nya. Kalau di Canada lain lagi, dirayakan pada minggu kedua di bulan Oktober, jatuh pada hari senin-nya. Thanksgiving juga sebenarnya ada di Inggris, tapi dalam versi lain lagi. Mereka tidak menyebut event ini dengan Thanksgiving Day. Tapi mereka menyebutnya dengan istilah Harvest Festival atau Festival Musim Panen.

Semuanya itu sebenarnya.. intinya adalah hari mengucap syukur. Dulu-dulunya itu, karena berkenaan dengan panen yang pertama, mereka mengucap syukur untuk hasil-hasil panen pertama itu. Di wikipedia juga menjelaskan bahwa para musafir (pilgrims) ini merayakan Thanksgiving sebenarnya karena berterimakasih kepada Squanto, seorang Indian yang mengajarkan para pilgrims ini bagaimana menangkap belut (bukan belut ini ya :D), bagaimana cara menanam jagung, dan bekerja sebagai penerjemah mereka di tanah yang ditemukan oleh Christopher Colombus itu :D

Dan sejak tahun 1619, Thanksgiving menjadi hal yang penting untuk dirayakan di dataran negara Amerika, sampai sekarang. Bahkan sekarang sudah menjadi hari libur nasional mereka. Dan dalam perayaan ini, yang dilakukan adalah makan bersama di satu meja keluarga, seluruh keluarga di rumah itu berkumpul. Malahan kalau ada yang kuliah atau kerja di luar kota, mereka akan kembali berkumpul di satu rumah tempat mereka dibesarkan, kemudian mengucap syukur bersama-sama. Yaaa, kalau di sini seperti keadaan Lebaran gitu, pada rame-rame mudik untuk ber-lebaran bersama keluarga.

Beberapa hal yang dilakukan pada saat Thanksgiving itu, yang sangat tipikal adalah mereka pasti masak ayam kalkun panggang yang utuh dengan isi yang bermacam-macam (kentang, sayuran, daging cincang, etc etc). Waktu saya masih kecil dulu, saya suka ikutan sama teman-teman yang orang bule untuk nyobain gimana sih makan ayam kalkun itu. Ternyata memang enak :D Cuma muahaaaal :D

Meskipun di Indonesia tidak merayakan Thanksgiving, saya pikir ada perlunya juga kita untuk sedikit mengadopsi tradisi barat ini. See, tradisi barat itu tidak semuanya negatif kok. Di hari Thanksgiving ini, membuat kita menyempatkan cukup sehari dalam setahun untuk mengucap syukur atas segala yang telah terjadi di dalam kehidupan kita. Paling tidak, membuat kita stop dari segala rutinitas sehari-hari yang bikin puyeng itu, kemudian berpikir untuk mengucap syukur kepada Yang Di Atas.

Memang sih, mengucap syukur itu bisa kita lakukan setiap hari, kapan saja dan di mana saja. Tetapi.. kadang-kadang kita sudah terlalu sibuk sampai lupa untuk mengucap syukur dan berterimakasih atas semua yang telah diberikan-Nya dalam kehidupan kita masing-masing.

Minggu lalu, tgl 23 November, saya dan keluarga kepikiran untuk merayakan Thanksgiving ini. Bukan karena mau ikut-ikut tradisi barat, tapi kami berpikir untuk mengucap syukur untuk segala-galanya. Seperti, dalam tahun ini, kami disempatkan untuk mengecap betapa indahnya travelling di beberapa negara yang sama sekali tidak disangka-sangka bisa ke sana. Juga, dalam bulan ini, banyak anggota keluarga yang berulangtahun. Dan masih banyak lagi..

Jadi kami mengadakan ibadah kecil-kecilan, dihadiri oleh yang paling tua seperti Ibu saya, hingga si kecil Jordy, keponakan saya. Seru! Tapi tentunya tidak pake masak ayam kalkun, soalnya mahal! :D Jadi cuma bakar-bakar ikan, bakar-bakar ayam, bikin kebab turki daging sapi (sempat beli bumbunya di Turki :D).. Hehehe..

Berikut beberapa foto2 (maafkan saya kalau pada ngiler) :P~

nasib para ikan dan ayam di atas arang
ikan dan ayam

ayam bakar.. nyam nyam
ayam bakar

ini rio, tino, eunice.. sudah ngantri buat makan-makan!
3 kurcaci

jordy, sabar sekali makannya :D
jordy

“ya, satu-satu ya dapat ayam.. sabar.. sabar..”
bagi2 ayam

kebab turki daging sapi (pake bumbu khusus kebab dari mediteranean)
kebab

ikan bakar, siap disantap
ikan di piring

ps:
K yati.., bagemana acara thanksgiving ta sama Daeng. Makan-makan kalkun kah? *ngiler*

Bila Presiden Merenung

“Tanah airku Indonesia / Negeri elok yang amat kucinta / Tanah tumpah darahku yang mulia / Yang kupuja s’panjang masa / Tanah airku aman dan makmur / Pulau kelapa nan amat subur / Pulau Melati pujaan bangsa / sejak dulu kala…”

Itulah adalah sepenggal bait dari lagu nasional “Rayuan Pulau Kelapa” yang sering kita nyanyikan dengan bangga saat kita masih mengayomi pelajaran-pelajaran dasar di bangku SD pada waktu upacara tiap hari Senin maupun pada upacara tujuh belasan.

Tanah airku Indonesia, negeri elok amat kucinta… Hmm.., negeri elok? Ya, tidak salah memang, tapi kata ‘elok’ itu untuk masa-masa sekarang yang dialami bangsa kita ini rasanya belum pantas untuk disandang kembali. Memang, elok secara fisik. Tetapi bagaimana dengan moral? Apakah zaman-zaman sekarang ini moral Bangsa Indonesia dapat dikatakan elok juga?

Mari memakai kacamata dengan baik dan benar serta tepat pada tempatnya. Pasangkan baik-baik di atas batang hidung dan kaitkan dengan benar di belakang daun telinga . Pandanglah di sekeliling. Apa yang sedang terjadi?

Indonesiaku tersayang, hatiku sangat tergores melihat dirimu yang sekarang ini. Sungguh engkau mengalami masa kritis yang amat sulit.

Indonesia memerlukan penyokong yang kuat untuk pulih kembali. Bagaikan anak yang menyumbangkan darahnya dengan rela kepada ibunya yang sedang sakit, tunjukkanlah rasa kasih kita terhadap bangsa ini dengan kembali dan berjuang bersama untuk kesembuhannya, untuk pemulihannya kembali. Dan pulihkan pula kepercayaan dunia terhadap kita.

Indonesiaku, apa kabar? Sungguh aku merindukan masa-masa lalu yang begitu indah. Saat semuanya hidup rukun dan damai, tentram dan bersahabat. Saat aneka ragam kebudayaan kita dikagumi oleh banyak orang, saat kita bangga menyebut diri kita sebagai bangsa Indonesia. Kapankah semua itu dapat terwujud kembali? Kapan?

Indonesia, sekarang kemerdekaanmu telah 61 tahun lamanya. Apa kabarmu kini?

Pernahkah? Pernahkah?

Cobalah luangkan waktu sejenak untuk membaca posting ini, dan jawablah berbagai pertanyaan berikut cukup di dalam hati saja.

Pernahkah kamu melihat mobil di depan kamu membuang sampah lewat jendela..?

Pernahkah kamu sedang mengantri di supermarket, atm, atau kasir, dan tiba2 ada orang seenaknya menyelak kamu..?

Pernahkah kamu merasa kesal saat angkutan umum di depan kamu seenaknya berhenti tiba2 karena penumpangnya ingin turun..?

Pernahkah kamu hampir menabrak motor di malam hari karena pengemudinya tidak menyalakan lampu…?

Pernahkah kamu mengumpat kesal saat menyetir karena diserempet motor atau mobil lain yang menyalip seenaknya?

Pernahkah kamu naik kendaraan umum dan orang didepan kamu membuang sampah tanpa perasaan bersalah..?

Pernahkah kamu ingin belok dan harus menunggu lama karena tidak satupun kendaraan lain dari arah yang berlawanan mau mengalah dan memberi jalan untuk kamu..?

Apakah kamu merasa kesal dengan pelakunya…?
Atau justru KAMU LAH PELAKUNYA…? :D
Nah lho..?

Apa susahnya sih menyediakan tempat sampah mini di mobil..? Banyak kok dijual di supermarket, ga mahal lagi…

Apa susahnya sih mengantri sebentar? Toh kasirnya juga ga bakalan kemana2…

Apa susahnya sih menghentikan kendaraan umum di halte? Toh jalan kaki itu baik bagi kesehatan..

Apa susahnya sih menyalakan lampu motor di malam hari..? Itu untuk keselamatan diri sendiri bukan…?

Apa susahnya sih tertib berkendara di jalan raya…? Jalan itu bukan milik pribadi kaann…? Semua orang juga ingin cepat sampai di tujuan….

Apa susahnya sih menyimpan bungkus permen di tas dan membuangnya sesampainya di tujuan…? Atau tempat sampah sudah menjadi barang langka di dunia ini..?

Tulisan ini bukan untuk menggurui, bukan untuk mengatur, dan bukan berarti penulis adalah orang suci yang paling disiplin di dunia.
Tapi hal2 kecil seperti inilah yang membuat bangsa lain memandang rendah bangsa kita…
Hei…bebek aja kalo jalan ngantri!

Gw di waktu di Singapore sempat takjub ama orang-orangnya. Bukan karena mereka cakep-cakep dan enak dipandang mata, tapi karena mereka sangat menghargai orang-orang yang butuh bantuan. Misalnya ibu hamil, orang tua, dan ibu-ibu yang bawa anak-anak.
Bahkan ada pengumuman-pengumuman gitu di MRT-nya untuk mendahulukan yang membutuhkan, misalnya kasih tempat duduk kepada orang yang lebih tua, ibu hamil dan yang bawa anak-anak.
Orang-orang suka ngirain kalau di Singapore itu tidak pedulian sama orang lain. Salah besar. Mereka justru kalau melihat orang tua atau ibu hamil atau ibu2 yang bawa anak-anak, mereka langsung kasih tempat duduknya.

Kalau naik pesawat juga, yang dinomersatukan adalah.. The elders and family with children.
Kalau di Indonesia? Jangan harap! Kalau bisa disikut, sikut aja.

Juga para pejalan kaki sangat dihargai. Kalau nyeberang di zebra cross, jangan khawatir dan ga usah lari-lari, sebab mobil yang mau melintas akan berhenti dan mempersilahkan kita berjalan dengan nyaman. Kalau di Indonesia? Boro-boro diperhatikan, ga ditabrak aja sudah syukur.

Kita masih banyak harus belajar dari bangsa lain. Jangan cuma melecehkan dan meneriak-neriakkan gerakan anti bangsa tertentu, tapi ternyata kita masih kalah jauh dalam berbagai hal dengan mereka.