RSS
 

Archive for the ‘Thoughts and Issue’ Category

PILKADA Sulsel: Pak Kumis dan Si Kacamata

18 Nov

PILKADA Sulsel: Pak Kumis dan Si KacamataIngat ga posting blog saya lebih dari 10 hari yang lalu? Kan tanggal 5 kemaren itu diadakan coblos-coblosan untuk memilih orang nomer satu di Sulawesi Selatan. Dan sepertinya kumis itu lagi ngetrend tahun ini kalau PILKADA. Yup, siapa lagi kalau bukan pasangan pak Kumis dan si Kacamata, yaitu Syahrul Yasin Limpo – Agus Nu’mang. Kalau menurut saya, pasangan ini memang yang paling mewakili Sulawesi Selatan, sebab keduanya merupakan gabungan dari suku Makassar dan suku Bugis (Syahrul dari Kabupaten Gowa dan Agus dari Kabupaten Sidrap). Sedangkan 2 pasangan lainnya itu merupakan gabungan dari suku Bugis dan Luwu. Ini saya tulis berdasarkan berita yang saya baca di koran SINDO beberapa waktu yang lalu.

Kemarin saya iseng-iseng search fotonya pasangan kandidat yang baru menang ini, lumayan surprise kita menemukan pasangan ini punya blog hahaha.. Blognya di http://blog.syahrulyasinlimpo.info/ yang isinya merupakan kumpulan berita dari berbagai media tentang pasangan ini. Dan situs utamanya terletak di alamat http://syahrulyasinlimpo.info/. Unik juga, mereka berusaha menarik perhatian para penghuni dunia maya untuk melek politik hehehe..

Nah kan sudah punya blog, alangkah serunya itu kalau mereka ternyata mau bergabung dengan Komunitas Blogger Makassar Angingmammiri.org di’? Weks, saya ndak bisa membayangkan kalau hal tersebut bisa terjadi hahahaha… *ketawa shinchan mode on*

So, akhir kata, buat Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang telah terpilih, mohon janji-janjinya direalisasikan yah. Dan tolong.. tetap buat kota Makassar dan propinsi Sulawesi Selatan tetap AMAN.

Possibly Related Posts:


 

PILKADA Sulsel Digelar Kemarin

06 Nov

Kemarin, tanggal 5 Nopember 2007, adalah hari libur se-Sulawesi Selatan hehe. Kenapa? Karena ada pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan untuk periode 2008 – 2013. Proses kampanye sebelumnya penuh dengan peperangan slogan dan janji-jani semata. Kemarin adalah harinya di mana rakyat Sulawesi Selatan berpesta demokrasi harus menentukan siapa pemimpin Sulawesi Selatan untuk 5 tahun mendatang.

Pada surat keterangan yang menyertai kartu pemilih, di situ ditulis bahwa waktu memilih adalah jam 07.00 – 13.00. Saya terjaga dari tidur sekitar jam 9 atau 10 (sudah lupa hehe), lalu segera siap-siap karena ternyata kakak saya sudah siap mau ke TPS.
Saya empat chatting sama tetanggaku, Ary, tanya2 apa dia sudah ke TPS dan bagaimana suasananya. Ternyata Ary sudah ke TPS dari jam 8 pagi tadi dan suasananya masih sepi. Mungkin karena masih pagi, belum pada bangun.

20071105621_blurj.jpg
Kartu Pemilihku :)

Tepat jam 11 saya ke TPS 15 di jalan Pelita Raya Tengah dengan kakak saya, ternyata masih sepi. Saya cukup heran karena ini sudah jam 11 yang notabene juga tinggal 2 jam lagi habis mi waktu memilih.

20071105624.jpg

Pas daftar sempat tanya-tanya sama petugasnya (duh tp lupa tanya namanya), “Pak, banyak mi orang yg datang tadi?”. Trus dijawab sama petugasnya, “Belum. Ka dari tadi sepi-sepi begini ji.” Lalu saya tanya berapa orang yang terdaftar di TPS, dia bilang sekitar 300 orang yang terdaftar di situ, tapi yang datang hingga jam 11 tadi itu baru 78 orang.

20071105627.jpg

Entah ada apa ya?
Apa karena kartu pemilih yang tidak terbagi secara rata? Saya sudah dapat kartu pemilih ini dari minggu lalu. Tapi ada beberapa teman saya tidak menerima kartu pemilihnya hingga hari pemilihan ini. Tetapi yang aneh juga, ada beberapa teman saya justru punya dua kartu pemilih. Disebut-sebut di koran bahwa warga yang sudah meninggal masih dikirimkan kartu pemilih. Nah kalau begini, siapa gerangan yang patut disalahkan?
Sungguh aneh, oleh karena tidak meratanya pembagian kartu pemilih untuk PILKADA Sulsel ini, seakan-akan sebagian warga tidak diberi hak untuk turut memilih kandidat kesayangannya dan dipaksa untuk Golput :(

Yah kembali ke cerita PILKADA, akhirnya saya melanjutkan ke dalam, ambil kertas suara, pergi ke tempat yang disediakan, coblos nomer yang diinginkan, lalu masukkan kertas suara ke dalam kotak suara.
Dan terakhir, coblos kelingking ke tinta yang menurut saya agak catchy :p ijo metalik! Hehehe..

20071105628.jpg
Kartu suara yang masih belum terbuka

20071105629.jpg
Kartu / surat suara yang siap dicoblos.. :D

20071105631.jpg
Jariku ijo metalik!! Huhuy! Tanda pelaksanaan kewajiban sebagai warga Sulawesi Selatan yang baik hehehe

Demikian cerita saya tentang PILKADA kemarin, saya bersyukur menggunakan hak suara saya untuk turut berpesta demokrasi dan menjadi warga Sulawesi Selatan yang baik hehehe..

Satu hal lagi, hingga akhir hari kemarin, hasil QUICK COUNT yang beredar berbeda-beda. Entah yang mana harus dipercaya..

Lembaga Survei Indonesia :
Amin/Mansyur : 1.201.518 (45,51%)
Azis/Mubyl : 602.858. (22.83%)
Syahrul/Agus : 835.848 (31,66%)

Lingkaran Survei Indonesia :
Amin/Mansyur : (37,16%)
Azis/Mubyl : (22.14%)
Syahrul/Agus : (49,70%)

Jadi, yang mana sebenarnya yang dapat dipercaya? Sebab media Tribun Timur yang dijadikan patokan untuk berita tentang PILKADA ini pun benar-benar kontradiktif! Berita sebelumnya menjagokan salah satu pasangan, lalu berita setelahnya menjagokan pasangan calon gubernur lainnya.

Yah, kita tunggu 10 hari lagi, katanya 10 hari lagi akan ada hasil resmi dari KPU.
Valid? Hanya Tuhan yang tahu..

Possibly Related Posts:


 

14 Feb 2007

15 Feb

Akhirnya posting lagi!
Kemarin itu seharian kacau banget hihihi. Molor sampai jam 11 siang *gara2 minum obat batuk* trus maen TKTQ sampai level 28 baru berhenti. Bukan nyerah, tapi kemampuan otak jadi menurun drastis, clue2 yg dikasih sampai nggak bisa masuk2 karena udah capek hihi..
Tadi pagi baru nyambung lagi, langsung tancap sampai stuck di level 31 gara2 Sudoku! Aaaaargh! *ngeprint2 Sudoku*

Oh iya kemarin Valentine lho hehehe. Temanku si Chris mengatakannya sebagai “Single Awareness Day“. Kenapa? Soalnya yang jomblo-jomblo gitu mendadak jadi ingat kalau ternyata mereka belum punya pasangan, entah dia ngerayain valentine atau nggak hehehe. Betul juga sih *mikir*
Mo cerita dikit, 2-3 tahun terakhir ini banyak isu-isu ngga jelas mengenai Valentine. Mulai dari membeberkan sejarah hari Valentine itu sendiri, sampai ngata2in kalau ini budaya barat maka tidak boleh diikuti.

Saya jadi geli sendiri. Ya kok cari susah sendiri sih sampai mikir terlalu jauh :D Ya iya lah jangan ngikut budaya orang-orang yang merayakan dengan cara yang tidak senonoh. Kan bisa diadaptasi untuk merayakan dengan cara dan budaya sendiri.

Sempat mikir lho, bagaimana kalau seandainya Valentine itu berasal dari budaya timur tengah? Mungkin sebagian orang yang kontra mengenai Valentine itu akan mengadopsi dengan sesuka hati? Hihihi.. :D :D :D

Kalau gw sih mau ngajak dari sisi lain dari hari Valentine itu sendiri. Jangan mikir jauh-jauh. Valentine’s Day itu dikenal sebagai hari Kasih Sayang. Menurut saya.. ya saking pentingnya kasih sayang bagi seluruh umat manusia, sampai memang perlu dibuatkan sehari untuk mengingatnya. Sebab kadang-kadang kita tuh lupa kalau kita perlu mengasihi sesama.

Gw kasih contoh, ada salah satu perayaan di negara barat sana bernama Thanksgiving Day. Meskipun di Indonesia tidak merayakan Thanksgiving, gw pikir ada perlunya juga kita untuk sedikit mengadopsi tradisi barat ini. See, tradisi barat itu tidak semuanya negatif kok. Di hari Thanksgiving ini, membuat kita menyempatkan cukup sehari dalam setahun untuk mengucap syukur atas segala yang telah terjadi di dalam kehidupan kita. Paling tidak, membuat kita stop dari segala rutinitas sehari-hari yang bikin puyeng itu, kemudian berpikir untuk mengucap syukur kepada Yang Di Atas.
Memang sih, mengucap syukur itu bisa kita lakukan setiap hari, kapan saja dan di mana saja. Tetapi.. kadang-kadang kita sudah terlalu sibuk sampai lupa untuk mengucap syukur dan berterimakasih atas semua yang telah diberikan-Nya dalam kehidupan kita masing-masing.

Jadi kembali lagi dengan soal hari Kasih Sayang ini. Paling tidak membuat kita teringat dan menyempatkan diri untuk memberitahu kepada orang-orang terdekat bahwa betapa sayangnya kita kepada mereka. Bukankah kita sendiri merasa senang kalau ada memberitahu kita bahwa ada yang menyayangi kita?

Kasih sayang itu sangat penting dalam kehidupan. Bahkan kasih merupakan inti dari kehidupan. Bohong besar kalau kita tidak perlu kasih sayang. Orang yang merasa tidak perlu punya rasa kasih sayang adalah orang-orang yang tidak punya hati.

Jadi menurutku, Valentine’s Day itu nggak salah, selama kita mengucapin dan melaksanakannya tidak mengikuti yang tidak benar. Kan bisa saja kan tukar2an kado, saling memberi hadiah. Lumayan lho dalam setahun dapat hadiah dua kali selain hadiah ulangtahun hehehe.
Valentine’s Day pun diadaptasi di Jepang, tapi ya gitu.. cara mereka lain. Pada tanggal 14 Februari biasanya yang cewek ngasih coklat buat cowok yang mereka sukai. Trus sebulan kemudian, pada tanggal 14 Maret, ada yang namanya White Day. Di hari ini cowok yang sudah dapat coklat itu membalas dengan memberikan coklat kepada cewek yang disukainya.

Setuju ga setuju, terserah.. hehehe..
Yang penting gw mo main TKTQ dulu..
Aaaargh Sudoku di level 31. Tolooong!

update:
sekarang lagi ngerjain ASCII dan doc sial di 36 neh :(

update lagi:
23.02 masih stuck di level 37

Possibly Related Posts:


 

Thanksgiving

28 Nov

Dari kemarin2 mo cerita tentang Thanksgiving lupa melulu hehehe. Gara-gara nyiapin launching situs komunitas blogger Makassar nih. Syukurlah karena acara launchingnya juga berjalan dengan sangat sukses dan rame!

Oke, tentang Thanksgiving. Sebenarnya di Indonesia nggak merayakan Thanksgiving’s Day atau hari Mengucap Syukur ini. Soalnya bukan tradisi di Indonesia, maupun di Asia pada umumnya.
Setau saya, Thanksgiving malah hanya dirayakan di Amerika, dan Canada. Kalau di Amerika, Thanksgiving ini dirayakan pada minggu ketiga di bulan November, jatuh pada hari kamis-nya. Kalau di Canada lain lagi, dirayakan pada minggu kedua di bulan Oktober, jatuh pada hari senin-nya. Thanksgiving juga sebenarnya ada di Inggris, tapi dalam versi lain lagi. Mereka tidak menyebut event ini dengan Thanksgiving Day. Tapi mereka menyebutnya dengan istilah Harvest Festival atau Festival Musim Panen.

Semuanya itu sebenarnya.. intinya adalah hari mengucap syukur. Dulu-dulunya itu, karena berkenaan dengan panen yang pertama, mereka mengucap syukur untuk hasil-hasil panen pertama itu. Di wikipedia juga menjelaskan bahwa para musafir (pilgrims) ini merayakan Thanksgiving sebenarnya karena berterimakasih kepada Squanto, seorang Indian yang mengajarkan para pilgrims ini bagaimana menangkap belut (bukan belut ini ya :D), bagaimana cara menanam jagung, dan bekerja sebagai penerjemah mereka di tanah yang ditemukan oleh Christopher Colombus itu :D

Dan sejak tahun 1619, Thanksgiving menjadi hal yang penting untuk dirayakan di dataran negara Amerika, sampai sekarang. Bahkan sekarang sudah menjadi hari libur nasional mereka. Dan dalam perayaan ini, yang dilakukan adalah makan bersama di satu meja keluarga, seluruh keluarga di rumah itu berkumpul. Malahan kalau ada yang kuliah atau kerja di luar kota, mereka akan kembali berkumpul di satu rumah tempat mereka dibesarkan, kemudian mengucap syukur bersama-sama. Yaaa, kalau di sini seperti keadaan Lebaran gitu, pada rame-rame mudik untuk ber-lebaran bersama keluarga.

Beberapa hal yang dilakukan pada saat Thanksgiving itu, yang sangat tipikal adalah mereka pasti masak ayam kalkun panggang yang utuh dengan isi yang bermacam-macam (kentang, sayuran, daging cincang, etc etc). Waktu saya masih kecil dulu, saya suka ikutan sama teman-teman yang orang bule untuk nyobain gimana sih makan ayam kalkun itu. Ternyata memang enak :D Cuma muahaaaal :D

Meskipun di Indonesia tidak merayakan Thanksgiving, saya pikir ada perlunya juga kita untuk sedikit mengadopsi tradisi barat ini. See, tradisi barat itu tidak semuanya negatif kok. Di hari Thanksgiving ini, membuat kita menyempatkan cukup sehari dalam setahun untuk mengucap syukur atas segala yang telah terjadi di dalam kehidupan kita. Paling tidak, membuat kita stop dari segala rutinitas sehari-hari yang bikin puyeng itu, kemudian berpikir untuk mengucap syukur kepada Yang Di Atas.

Memang sih, mengucap syukur itu bisa kita lakukan setiap hari, kapan saja dan di mana saja. Tetapi.. kadang-kadang kita sudah terlalu sibuk sampai lupa untuk mengucap syukur dan berterimakasih atas semua yang telah diberikan-Nya dalam kehidupan kita masing-masing.

Minggu lalu, tgl 23 November, saya dan keluarga kepikiran untuk merayakan Thanksgiving ini. Bukan karena mau ikut-ikut tradisi barat, tapi kami berpikir untuk mengucap syukur untuk segala-galanya. Seperti, dalam tahun ini, kami disempatkan untuk mengecap betapa indahnya travelling di beberapa negara yang sama sekali tidak disangka-sangka bisa ke sana. Juga, dalam bulan ini, banyak anggota keluarga yang berulangtahun. Dan masih banyak lagi..

Jadi kami mengadakan ibadah kecil-kecilan, dihadiri oleh yang paling tua seperti Ibu saya, hingga si kecil Jordy, keponakan saya. Seru! Tapi tentunya tidak pake masak ayam kalkun, soalnya mahal! :D Jadi cuma bakar-bakar ikan, bakar-bakar ayam, bikin kebab turki daging sapi (sempat beli bumbunya di Turki :D).. Hehehe..

Berikut beberapa foto2 (maafkan saya kalau pada ngiler) :P~

nasib para ikan dan ayam di atas arang
ikan dan ayam

ayam bakar.. nyam nyam
ayam bakar

ini rio, tino, eunice.. sudah ngantri buat makan-makan!
3 kurcaci

jordy, sabar sekali makannya :D
jordy

“ya, satu-satu ya dapat ayam.. sabar.. sabar..”
bagi2 ayam

kebab turki daging sapi (pake bumbu khusus kebab dari mediteranean)
kebab

ikan bakar, siap disantap
ikan di piring

ps:
K yati.., bagemana acara thanksgiving ta sama Daeng. Makan-makan kalkun kah? *ngiler*

Possibly Related Posts:


 

Bila Presiden Merenung

17 Aug

“Tanah airku Indonesia / Negeri elok yang amat kucinta / Tanah tumpah darahku yang mulia / Yang kupuja s’panjang masa / Tanah airku aman dan makmur / Pulau kelapa nan amat subur / Pulau Melati pujaan bangsa / sejak dulu kala…”

Itulah adalah sepenggal bait dari lagu nasional “Rayuan Pulau Kelapa” yang sering kita nyanyikan dengan bangga saat kita masih mengayomi pelajaran-pelajaran dasar di bangku SD pada waktu upacara tiap hari Senin maupun pada upacara tujuh belasan.

Tanah airku Indonesia, negeri elok amat kucinta… Hmm.., negeri elok? Ya, tidak salah memang, tapi kata ‘elok’ itu untuk masa-masa sekarang yang dialami bangsa kita ini rasanya belum pantas untuk disandang kembali. Memang, elok secara fisik. Tetapi bagaimana dengan moral? Apakah zaman-zaman sekarang ini moral Bangsa Indonesia dapat dikatakan elok juga?

Mari memakai kacamata dengan baik dan benar serta tepat pada tempatnya. Pasangkan baik-baik di atas batang hidung dan kaitkan dengan benar di belakang daun telinga . Pandanglah di sekeliling. Apa yang sedang terjadi?

Indonesiaku tersayang, hatiku sangat tergores melihat dirimu yang sekarang ini. Sungguh engkau mengalami masa kritis yang amat sulit.

Indonesia memerlukan penyokong yang kuat untuk pulih kembali. Bagaikan anak yang menyumbangkan darahnya dengan rela kepada ibunya yang sedang sakit, tunjukkanlah rasa kasih kita terhadap bangsa ini dengan kembali dan berjuang bersama untuk kesembuhannya, untuk pemulihannya kembali. Dan pulihkan pula kepercayaan dunia terhadap kita.

Indonesiaku, apa kabar? Sungguh aku merindukan masa-masa lalu yang begitu indah. Saat semuanya hidup rukun dan damai, tentram dan bersahabat. Saat aneka ragam kebudayaan kita dikagumi oleh banyak orang, saat kita bangga menyebut diri kita sebagai bangsa Indonesia. Kapankah semua itu dapat terwujud kembali? Kapan?

Indonesia, sekarang kemerdekaanmu telah 61 tahun lamanya. Apa kabarmu kini?

Possibly Related Posts:


 

Pernahkah? Pernahkah?

09 Aug

Cobalah luangkan waktu sejenak untuk membaca posting ini, dan jawablah berbagai pertanyaan berikut cukup di dalam hati saja.

Pernahkah kamu melihat mobil di depan kamu membuang sampah lewat jendela..?

Pernahkah kamu sedang mengantri di supermarket, atm, atau kasir, dan tiba2 ada orang seenaknya menyelak kamu..?

Pernahkah kamu merasa kesal saat angkutan umum di depan kamu seenaknya berhenti tiba2 karena penumpangnya ingin turun..?

Pernahkah kamu hampir menabrak motor di malam hari karena pengemudinya tidak menyalakan lampu…?

Pernahkah kamu mengumpat kesal saat menyetir karena diserempet motor atau mobil lain yang menyalip seenaknya?

Pernahkah kamu naik kendaraan umum dan orang didepan kamu membuang sampah tanpa perasaan bersalah..?

Pernahkah kamu ingin belok dan harus menunggu lama karena tidak satupun kendaraan lain dari arah yang berlawanan mau mengalah dan memberi jalan untuk kamu..?

Apakah kamu merasa kesal dengan pelakunya…?
Atau justru KAMU LAH PELAKUNYA…? :D
Nah lho..?

Apa susahnya sih menyediakan tempat sampah mini di mobil..? Banyak kok dijual di supermarket, ga mahal lagi…

Apa susahnya sih mengantri sebentar? Toh kasirnya juga ga bakalan kemana2…

Apa susahnya sih menghentikan kendaraan umum di halte? Toh jalan kaki itu baik bagi kesehatan..

Apa susahnya sih menyalakan lampu motor di malam hari..? Itu untuk keselamatan diri sendiri bukan…?

Apa susahnya sih tertib berkendara di jalan raya…? Jalan itu bukan milik pribadi kaann…? Semua orang juga ingin cepat sampai di tujuan….

Apa susahnya sih menyimpan bungkus permen di tas dan membuangnya sesampainya di tujuan…? Atau tempat sampah sudah menjadi barang langka di dunia ini..?

Tulisan ini bukan untuk menggurui, bukan untuk mengatur, dan bukan berarti penulis adalah orang suci yang paling disiplin di dunia.
Tapi hal2 kecil seperti inilah yang membuat bangsa lain memandang rendah bangsa kita…
Hei…bebek aja kalo jalan ngantri!

Gw di waktu di Singapore sempat takjub ama orang-orangnya. Bukan karena mereka cakep-cakep dan enak dipandang mata, tapi karena mereka sangat menghargai orang-orang yang butuh bantuan. Misalnya ibu hamil, orang tua, dan ibu-ibu yang bawa anak-anak.
Bahkan ada pengumuman-pengumuman gitu di MRT-nya untuk mendahulukan yang membutuhkan, misalnya kasih tempat duduk kepada orang yang lebih tua, ibu hamil dan yang bawa anak-anak.
Orang-orang suka ngirain kalau di Singapore itu tidak pedulian sama orang lain. Salah besar. Mereka justru kalau melihat orang tua atau ibu hamil atau ibu2 yang bawa anak-anak, mereka langsung kasih tempat duduknya.

Kalau naik pesawat juga, yang dinomersatukan adalah.. The elders and family with children.
Kalau di Indonesia? Jangan harap! Kalau bisa disikut, sikut aja.

Juga para pejalan kaki sangat dihargai. Kalau nyeberang di zebra cross, jangan khawatir dan ga usah lari-lari, sebab mobil yang mau melintas akan berhenti dan mempersilahkan kita berjalan dengan nyaman. Kalau di Indonesia? Boro-boro diperhatikan, ga ditabrak aja sudah syukur.

Kita masih banyak harus belajar dari bangsa lain. Jangan cuma melecehkan dan meneriak-neriakkan gerakan anti bangsa tertentu, tapi ternyata kita masih kalah jauh dalam berbagai hal dengan mereka.

Possibly Related Posts:


 

Makassarku.. Please Dong!

10 May

From: helvine hp < +62815252xxxx> 09-May-06 15:08
Ra ada isu pembantu dibunuh sama org chinese di pelita marga mas (latimojong) trus katanya g latimojong sdh ditutup. Byk toko yg tutup takut kerusuhan lagi. Kalo ndak ada yg penting jgnko dulu keluar.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


 

Bali Bomb AGAIN????

02 Oct


I cannot believe that there’s another bomb in Bali after 3 years bomb in Bali that killed 202 people in October 2002. Indonesian police believed that three suicide bombers carried out the bombings at the two sites, a presidential spokesman, Dino Djalal said this morning. The police found a total of “six legs and three head but no middle bodies and that’s the strong sign of suicide bombers,” Mr. Djalal said.
Last nite just 3 hours after arrived in Makassar, I got a sms from Kidy said: “Bom bali, hardrock+nusa dua+kuta square“.
HAHH!!???! What the..??!!
Jujur, gw kaget banget. Aargh.. ga tobat-tobat juga tuh teroris menghancurkan negara ini. Maunya apa sih?? Bangsa ini yang sudah terpuruk karena nilai rupiah mulai merosot, langkanya BBM, dan sejulah bencana alam yang memerlukan banyak tenaga dan dana untuk memperbaiki kembali, ditambah dengan kejadian memalukan ini (lagi-lagi!!).
Duh!
Siapa sih yang diincar? Apa sih maunya? Seenaknya membunuh orang seperti itu? Justru karena hal-hal ini, yang rugi bukannya negara-negara bule itu melainkan kita sendiri. Lengkaplah sudah bangsa Indonesia makin dicap sebagai negara teroris. Mungkin kita bisa menangkis, tapi percuma saja karena bukti yang ada sangat sempurna untuk menjadikan kita sebagai negara teroris.
Memalukan!!
Kasihan orang-orang Bali. Orang Bali itu nggak salah apa-apa, mereka sangat baik dan ramah. Mereka yang sempat terpuruk karena kekejaman pembunuhan massal antara tahun 1965-1969, susah payah membangun Bali menaikkan citra pariwisatanya. Tahun 2002 bulan Oktober, Bali kembali terpuruk. Hampir 1 tahun penghasilan di bidang pariwisata menurun drastis. Setelah 3 tahun sudah dapat meyakinkan para turis asing bahwa Bali sudah aman kembali dan penghasilan di bidang pariwisata mulai merangkak naik, Bali kembali diguncangkan dengan Bom di Kuta Square dan di Jimbaran.
Arrgh!!
Gw jadi ingat tahun 2004 kemaren gw ke Bali ama nyokap gw, sempat cerita-cerita ama ibu-ibu di pantai Kuta yang nawarin jasa massage kaki. Katanya, “Sejak bom itu, hampir tidak ada turis yang datang. Biasanya yang dalam 1 hari saya bisa dapat 2-3 pelanggan, sekarang jangankan 1 hari, 1 minggu pun saya tunggu di sini kurang turis. Waktu bom itu baru meledak, ada 3 bulan saya tidak dapat pelanggan.”
Duh ibu itu sekarang bagaimana kabarnya ya? Yang menjadi korban setelah kejadian ini adalah orang-orang lokal situ. Mereka yang hidup dari menjual jasa kepada para wisatawan harus mulai lagi dari bawah. Tragis.
Kepercayaan dunia pada Indonesia makin pudar.
F**k terrorists! Bikin susah orang saja.
Harusnya para teroris itu disiksa dan ditembak mati.

Possibly Related Posts:


 

Pesawat Jatuh (Lagi)

05 Sep

Image hosted by Photobucket.comAda pesawat jatuh lagi. Tadi pagi setelah gw ujian Bedah Mulut, gw nangkring di bagian Ortodonsia. Lagi asyik cerita-cerita dengan Emmy, tiba-tiba ada sms masuk.

From: bati hp <+62812415xxxx> 05/09/2005 12.45
Ra, ada pesawat mandala jatuh di medan, yg tewas sdh lebih 100 org tmsk gub sumut & warga selain penumpang karna jatuhx di daerah perumahan, ada jg mantan gub

Reply: Hah kapan kejadiannya??!!

From: bati hp <+62812415xxxx> 05/09/2005 12.53
Barusan, sek 10.05 wib. ada jg mantan gub sumut, raja inal siregar, prnah dngr kan namax? sa lgsg smsko soalx sapa tau ada ko kenal di sana.

Langsung hal ini gw kabari ke teman-teman di sekeliling. Turut berdukacita atas tragedi tersebut.
Tragedi ini mengingatkan gw bahwa gw nggak ngontrol hidup gw sendiri.
Hidup ini singkat dan fragile. Hidup adalah suatu anugerah. Dan hidup harus dimaksumalkan dan digunakan sebaik-baiknya. Diingatkan bahwa kita semua pada akhirnya akan meninggal dan diperingatkan tentang bagaimana cara kita hidup, sering menjadi topik yang sangat tidak diterima. Tapi hal ini penting dan terkadang kita harus menyadarinya.
Banyak tragedi yang telah terjadi, semua orang punya cerita, punya keluarga yang ditinggalkan, punya memori yang tidak bisa diulang kembali.
Let’s not forget. Let’s not rush past. Let’s show a little respect.

Possibly Related Posts:


 

Hampir Aja!!

12 Jul

Kemarin, pas habis pulang dari nonton ama Bati, Emmy dan K Ical, gw balik ke rumah, langsung nyamperin meja tengah yang memang jadi tempat persinggahan gw kalau baru balik. Biasanya kalau ada surat atau paket buat gw suka ditaruh di situ.
Image hosted by Photobucket.comDan gw notice ada amplop coklat yang ditujukan untuk gw. Gw penasaran aja, gw pikir apaan nih, kok ada tiba-tiba yang ngirimin surat buat gw, jangan-jangan gw mo ditahan ama polisi lagi hehehe.. Ahirnya gw buka tu amplop dan gw nemuin surat buat gw dengan perihal Surat Pemberitahuan Pemenang. Di surat itu dikatakan bahwa gw memenangkan satu unit mobil Honda Jazz dalam rangka undian “Grand Prize NOKIA” tahap kedua. Yang aneh kok suratnya atas nama PT. Martindo Mandiri yang beralamatkan di Menara kadin Lt. 15, Jl. HR Rasuna Said Blok X-5 Kav. 02-03 Jakarta 12950, Telp (021) 30219277 Hunting, Fax (021) 3909277, bukan PT. Nokia Indonesia. Lalu gw lihat-lihat lembaran-lembaran berikutnya hmm ada lembar yang ditempeli kartu garansi asli yang emang gw masukkan lewat NPC di sini, trus ada lembar dari Notaris R. Muh. Hendarmawan, SH yang berkantor di Jl. TB. Simatupang 8 Blok B-42 Jakarta tentang Surat Keputusan Pemenang Undian Grand Prize Nokia, trus ada lembar dari Departemen Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak Wilayah IV Jakarta Raya I yang beralamat di Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 40-42, Jakarta tentang Surat Ketentuan Pembayaran Pajak 25%, trus ada juga lembar dari Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Metro Jaya dan Sekitarnya DKI Jakarta untuk meyakinkan bahwa ini bukanlah undian tipuan.
Lalu gw baca baik-baik, dan mata gw tertumbuk pada kata-kata “..pengambilan hadiah akan ditutup pada tanggal 11 Juli 2005 apabila pada sampai dengan batas waktu tersebut pihak saudara belum menghubungi kami maka akan diserahkan kepada Departemen Sosial RI sesuai dengan ketetapan pemerintah tentang prosedur berhadiah..”. HAH!! Yang bener aja, gw baru terima surat ini tanggal 11 Juli. Lagian kok mepet banget sih, surat tertanggal 30 Juni 2005 bahkan ada salah satu lampiran suratnya yang ditandatangani pada tanggal 2 Juli 2005, kok udah dikasih deadline tanggal 11 Juli 2005!! Padahal biasanya kalau undian lain dikasih batas waktu sampai 1 bulan.
Image hosted by Photobucket.comTrus di dalam kepanikan dan kebingungan gw, gw baca ada satu tulisan dalam kotak di lembar pertama itu. Tulisan “Pemenang Dapat menghubungi: Bpk. ABBAS SUGIYANTO Phone: 08159085777“. Ya udah akhirnya gw ambil handphone gw dan gw dial ke 08159085777.

Pak Abbas: Ya, halo?
Gw: Halo? Dengan bapak Abbas Sugiyanto?
Pak Abbas: Ya benar. Siapa ini?
Gw: Sore pak, nama saya Irayani, saya dapat surat tentang pemenang undian Grand Prize NOKIA.
Pak Abbas: Ohh, yang dari Makassar ya?
Gw: Iya, Pak.
Pak Abbas: Aduh, mbak kenapa baru menghubungi saya sekarang, sedangkan batas tanggal pengambilan hadiah itu adalah pada hari ini, tanggal 11 Juli 2005. Sebentar jam 7 malam barang tersebut sudah akan dilelang oleh pihak Departemen Sosial.
Gw: Yah gimana dong, Pak. Saya baru dapat suratnya hari ini. Bukan salah saya dong, Pak, siapa suruh pak posnya telat.
Pak Abbas: Wah, gimana ya? Masalahnya mbak terlambat menghubungi kami.
Gw: Loh salahin kantor posnya dong, Pak. Lagian surat penting begini kok dikirim lama-lama.
Pak Abbas: Jadi jam berapa mbak terima surat itu?
Gw: Saya baru saja pulang, jadi saya baru terima surat ini. Waktu saya tanya orang-orang di rumah, surat ini baru tiba sekitar jam 4 atau jam 5 tadi.
Pak Abbas: Wah… Gimana ya mbak? Atau begini aja, mbak coba telepon saya 5 menit lagi, saya mau konfirmasi dulu sama panitianya, mungkin bisa diberikan dispensasi berhubung mbak baru terima suratnya/
Gw: OK, pak, nanti saya hubungi 5 menit lagi.

Telepon ditutup dan gw terhempas dalam kebingungan. Gw baca lagi surat itu dengan lampiran-lampirannya, ada tulisan bahwa “Pajak Hadiah 25% Ditanggung Pemenang“. Dan pajak 25% dari mobil Honda Jazz itu adalah sebesar Rp 34.500.000,- (tiga puluh empat juta lima ratus ribu rupiah). Gile, duit semua tuh, bukan daun-daun kering yang ditumpuk!!!
Mo konsultasi ama nyokap, nyokap lagi keluar kota. Akhirnya gw tekan nomer yang gw sudah hapal selalu. Pacarku tercinta!

Kidy: Halo?
Gw: Halo halo.. hehehe
Kidy: Dih, wek wek!
Gw: (cengengesan ga jelas)
Kidy: Hayo apaan?
Gw: Umm gini..
Kidy: Hayo apa..?
Gw: Hehehe. Gw dapat surat nih, katanya gw menang undian Grand Prize NOKIA.
Kidy: Surat dari mana?
Gw: Ntar dulu, hadiahnya dong.. mobil Honda Jazz!
Kidy: Ciee.. dapat Honda Jazz.. Suit suit! Eh suratnya itu dari mana?
Gw: PT. Martindo Mandiri. Aneh kan? Katanya sih di sini PT. Martindo Mandiri ini selaku penyelenggara undian Grand Prize Nokia
Kidy: Bentar yah, aku googling dulu.. … .. Hmm ga ada tuh.. Jangan-jangan kamu kena penipuan yang lagi santer itu. Dicek dulu deh gimana.
Gw: Wah ga tau deh. Tapi kalaupun beneran kayaknya gw ga bakal ngambil hadiahnya. Gimana mau diambil, mesti bayar pajak 34 juta itu, mo dapat duit dari mana???
Kidy: Loh kenapa ngga diambil, sayang loh. Mobilnya lebih bagus lagi. Huhu pengin Honda Jazz.
Gw: Weh punya mobil banyak2 ngapain, udah punya juga.
Kidy: Kan bisa dijual lagi atau gimana..
Gw: Atau buat loe aja deh, asal loe yang bayar tuh 34 juta hahaha.
Kidy: Beneran nih? Kalo duit segitu sih ada..
Gw: Ya abis mo gimana lagi. Nyokap paling juga ngomong kayak gitu. Sayang duitnya.
Kidy: Tapi aku curiga kalau ini penipuan. Sekarang banyak banget loh kasus kayak gini. Misalnya yang kasus unilever itu..
Gw: Gini deh, gw telpon dulu deh kontak person-nya yang di sini oke, ntar gw hubungi loe lagi deh oke?
Kidy: Oke.
Gw: Tunggu telpon gw ya.

Dan gw pun menelpon pak Abbas itu lagi.

Pak Abbas: Ya, halo?
Gw: Saya Irayani, yang tadi nelpon tentang undian itu.
Pak Abbas: Oh iya, mbak begini.. Hadiah itu bisa mbak ambil, tapi karena sudah mendekati batas waktu yang ditentukan tentunya kami harus memberikan laporan kepada pihak pelelangan supaya dapat membatalkan pelelangan. Oleh karena itu kami harus punya bukti bahwa pemenang sudah menyelesaikan biaya administrasinya, dan itu harus kami laporkan sebentar.
Gw: Wah. Pak, susah itu, bank kan sudah tutup jam segini. Mana banyak begitu lagi duit yang harus dikeluarkan.
Pak Abbas: Iya, karena itu kami memutuskan karena mbak pasti belum sanggup melunasi semuanya jadi mbak cukup mentransfer sebesar 7,5 juta saja sebagai tanda jadi ambil hadiahnya, supaya ada yang bisa kami laporkan kepada pihak Departemen Sosial. Sisanya bisa ditransfer besok.
Gw: 7,5 juta ya?
Pak Abbas: Iya, mbak sanggup?
Gw: Begini pak.. Bisa kasih waktu saya 15 menit, nanti saya telepon balik lagi untuk memberitahu keputusan saya. Saya harus berdiskusi dulu dengan orang rumah nih, karena saya pribadi tidak punya uang sebesar itu sekarang.
Pak Abbas: Oke mbak, kami tunggu ya. Dalam 1 jam harus sudah ditransfer.
Gw: Oke.

Gw menutup telepon, trus menelpon lagi kekasihku. Gw ceritain semua yang dibicarakan di telepon dengan Pak Abbas itu. Dan doi pun semakin meragukan masalah kebenaran surat ini. Ditambah lagi dengan hasil googling-nya selama gw nelpon si Pak Abbas itu, ga nemu kata “martindo mandiri” di google. Paling ga di 5 page pertama search resultnya. Ga nemu any news related dengan undian nokia berhadiah Honda Jazz di google bahkan di website Nokia Indonesia sendiri. Satu-satunya undian yang didapat dari hasil googling adalah undian berhadiah grand prize dari sentra ponsel yang masa akhirnya Desember 2005 nanti.

Kidy: Alamat PT itu ada nggak di suratnya?
Gw: Ada, di Menara Kadin Lt. 15 Jl. HR Rasuna Said Blok X-5 Kav.02-03 Jakarta 12950.
Kidy: Ada no telponnya ga?
Gw: 021-30219277, ada faks-nya juga di 021-3909277.
Kidy: Wah ini jelas-jelas aneh. Rasuna Said no telponnya kepala 5, Say. Kantor lama di GSI ajah nomornya 52xxx dari lt.1 sampe 19, begitu juga waktu di Indorama.
Gw: Iya sih, dan kelihatannya yang 302 sekian sekian ini kok kayak nomer flexi ya?
Kidy: Itu aku juga curiga, kok nomer di Rasuna Said itu ada yang kepala 3..?

Dan doi googling lagi bikin list isi perusahaan di Menara Kadin. Dan ternyata emang nomor di menara Kadin tuh kepala 5 semua trus ga ada Martindo Mandiri di.lt 15. Dia bacain semua kantor-kantor yang beralamatkan di Menara Kadin itu, termasuk perusahaan maskapai penerbangan Singapore Airlines.
Akhirnya gw juga yakin 95% bahwa ini adalah penipuan dan gw hampir kena! Untung gw ngontak kekasihku tersayang yang pinter ini hehehe… *aduh besar deh tuh kepala!*
Dan gw dapat ide untuk jahilin si penipu ini. Dan pacarku yang juga jahil ini setuju banget ama ide ini hehehe. Dan menurut dia juga, coba aja untuk ngulur waktu sampai besok, bisa nggak. Biasanya kalau beneran, mereka pasti disiplin banget tentang hal ini, ga bisa diulur-ulur lagi.

Dan gw menelpon lagi pak Abbas ini..
Pak Abbas: Ya, halo?
Gw: Pak, ini dari Irayani.
Pak Abbas: Iya, bagaimana mbak dengan keputusannya?
Gw: Begini, Pak, kayaknya saya nggak bisa transfer malam ini. Waktunya udah mepet banget, dan ada kondisi yang tidak memungkinkan saya untuk transfer sebesar 7,5 juta.
Pak Abbas: Kondisi seperti apa?
Gw: Begini.. Kan uang saya ada di Bank Panin *sengaja ngambil bank yang nggak terlalu terkenal* dan Panin itu nggak bisa ambil cash dalam jumlah besar. Paling banyak hanya 1,5 juta. Begitupun dengan transfer antar bank-nya. Jadi solusinya saya harus menunggu besok pagi dan ke bank, karena uangnya harus ditarik pakai buku tabungan. Jam segini bank kan sudah tutup.
Pak Abbas: Wah gimana yah..?
Gw: Iya, saya sama sekali tidak bisa untuk malam ini, Pak.
Pak Abbas: Oke, kalau begitu, besok mbak bisa transfer ke sini sebanyak 7,5 juta itu tapi harus sebelum jam 9 pagi waktu Jakarta. Karena kami harus segera memberikan laporan kepada Departemen Sosial. *masih itu aja sih alasannya, udah ketahuan banget hehe padahal tadi kan 7,5 jutanya itu karena dianggap ga mungkin kasih 34 juta dalam waktu 1 jam*
Gw: Ya udah, Pak, oke sebelum jam 9 waktu Jakarta ya? Berarti di sini jam 10 pagi. Trus saya kirim ke bank mana Pak? Di sini saya lihat banyak daftar.
Pak Abbas: Di sana ada bank apa saja?
Gw: Di sini ada semua yang di daftar ini, Pak.
Pak Abbas: Oke, kalau gitu kirim ke BCA aja mbak.
Gw: Nomernya, Pak?
Pak Abbas: Mbak telpon saya saja lagi jam 8 waktu Jakarta besok pagi trus saya kasih nomernya.
Gw: Wah emang nggak bisa dikasih sekarang, Pak? Masa’ saya harus bolak balik nelpon lagi, kan repot banget tuh. Mendingan langsung aja, Pak, biar saya besok pagi tinggal ngurusin transferan itu, nggak harus bolak balik nelpon Bapak lagi.
Pak Abbas: (diam sejenak) Ya udah, boleh deh kalau gitu. Mbak catat baik-baik yah.
Gw: Tunggu Pak saya ambil pulpen dulu (buru2 ngambil pulpen terdekat itupun agak2 ga konek tintanya) Ya, berapa, Pak?
Pak Abbas: Atas nama Joyo Wiyono, kirim ke nomer rekening 261.179.3741 BCA Cabang Jakarta.
Gw: Pak, bisa kasih lebih spesifik, BCA cabang mana? Setahuku BCA di Jakarta kan banyak banget, dan kalau transfer ke BCA via teller harus kasih tau cabang mana, di sini aja antar cabang dalam satu kota begitu.
Pak Abbas: Nggak usah, langsung aja tulis BCA cabang Jakarta udah nyampe kok.
Gw: Hah?? *mulai menyadari ini sudah 99% penipuan, si penipu ga mau ketahuan letak rekeningnya di cabang mana*
Pak Abbas: Iya tenang aja. Nah besok kalau sudah transfer harap secepatnya beritahu kepada saya ya. Dan bukti transfernya mbak simpan saja, jangan sampai hilang, karena itu sebagai bukti pengambilan hadiah.
Gw: Loh apakah saya nggak perlu faks bukti transfernya?
Pak Abbas: Nggak perlu, mbak, simpan saja.

Dasar!

Singkat cerita, setelah menelpon pak Abbas tadi, gw telpon yayangku lagi untuk ceritain percakapan gw dengan diawali dengan ketawa-ketawa. Abis bloon banget sih penipunya. Untungnya gw punya kakak dan sodara yang pernah kerja di BCA. Gw tau banget BCA itu disiplin banget dalam hal transfer-transfer begini. Dan biasanya kalau orang itu jujur, dia akan memberikan informasi selengkap-lengkapnya supaya lawan bicaranya nggak salah.
Setelah nelpon yayangku, gw memutuskan untuk ke Mall Panakukkang (lagi), soalnya di sana ada Nokia Centre dan gw pikir masih buka.

Sesampainya di Nokia, langsung dipastikan bahwa surat itu adalah penipuan. Pihak Nokia mengatakan bahwa tidak pernah ada undian dengan hadiah mobil Honda Jazz. Kalaupun ada, pemenang pasti akan diumumkan melalui koran nasional (misalnya Kompas) atau ditempel di etalase kaca Nokia. Satu hal juga, Nokia tidak akan memberikan no telepon lain di dalam pemberitahuan kecuali nomer costumer service Nokia yaitu Nokia Careline 021-5266542.
Akhir cerita, pihak Nokia mencatat segala macam informasi yang diperlukan dari surat yang gw pegang itu. Gw sih silakan aja, kalo perlu diringkus deh sekalian biar berkurang penipuannya.

Dasar penipu!

Possibly Related Posts:


 
  • Recent Comments

  • Categories

  • Tags

  • Archives

  • Events







    angingmammiri blogfest WordCampID – January 30, 2010
  • Campaign Banner

    Solidaritas Kebersamaan
    Against Stigmatization to HIV Infected People
    Bebas Rokok, Bisa!
    JANGAN ASAL COPY PASTE..
    Golongan Darah dot net
  • Counter

  •