100% Bebas Asap Rokok

World No Tobacco Day 2007

Kepada: pengelola tempat-tempat umum

Penelitian ilmiah tentang bahaya perokok pasif telah dilakukan selama lebih dari 20 tahun. Tidak ada keraguan bahwa merokok secara pasif sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, menyebabkan kanker dan banyak penyakit pernafasan serta kardiovaskuler pada anak-anak serta orang dewasa, dan tidak jarang mempercepat kematian.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah berkesimpulan bahwa asap rokok, sekecil apapun jumlahnya, tetaplah berbahaya. Rekomendasi WHO tentang hal ini mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk melindungi masyarakat dari bahaya asap rokok adalah dengan memberlakukan peraturan 100% bebas asap rokok bagi tempat-tempat umum.

Hak untuk mendapatkan udara bersih, bebas dari asap rokok adalah hak umat manusia.

Dengan demikian, kami meminta anda untuk melindungi kesehatan pegawai, pekerja dan masyarakat umum dengan cara menerapkan peraturan yang 100% melarang merokok di tempat-tempat umum. Kami percaya, langkah ini adalah langkah yang sangat penting untuk melindungi kesehatan kita dan anak-anak kita semua.

Tertanda,

Irayani Queencyputri a.k.a RaRa

Ujian! Ujian! Hiatus Dulu :(

ujian! ujian!
Kayaknya saya terpaksa “h-i-a-t-u-s” lagi nih :( Setelah memaksakan, ternyata susah membagi waktu offline dan online sekarang-sekarang ini :( Ujian saya sebenarnya sudah dimulai dari tanggal 4 Mei 2007 yang lalu, tapi saya tetap memaksakan untuk bisa online barang sebentar saja. Tapi melihat komen-komen yang diterlantarkan, email-email yang bertumpuk, jadi ga enak untuk tidak membalas, dan hasilnya.. makin memakan waktu yang sempit :(

Jadi kuputuskan untuk h-i-a-t-u-s saja.

Untuk temanG-temanG Blogger Makassar saya tetap ada ji kalian ada apa-apa sms saya saja. tapi untuk kopdar-kopdar saya absen dulu ya, nanti dilihat kalau bisa ikutan saya ikutan, kalau ndak ya salamku ma mi nah.. Ditunggu kaporanG kopdarnya :D

Ujian akhir bagian untuk mahasiswa klinik Kedokteran Gigi cukup berbeda dengan ujian mahasiswa seperti ujian final-final semester itu. Beda dan tidak sama. Kalau mahasiswa kuliahan kan kalau ujian final ya sesuai jadwal bla bla gitu, trus abis itu tinggal tunggu nilai. Kalau ujiannya mahasiswa klinik Kedokteran Gigi itu betul-betul butuh waktu dan tenaga ekstra :( Sebab ujiannya itu di tiap-tiap bagian (di FKG UNHAS ada 12 bagian, termasuk bagian yang harus dijalani gabung sama anak mahasiswa klinik FK UNHAS di RS Wahidin).

Kalau ujian itu:
1. Requirement kasus dan baca seminar harus selesai, kemudian evaluasi.
2. Urus surat penugasan penguji (harus di rental depan klinik ngurusnya, karena sudah ada formatnya di sana) saat itu juga untuk mendapatkan tandatangan dan stempel dari Ketua Bagian.
3. Surat penugasan penguji tadi itu harus dibawa ke dokter penguji yang bersangkutan. Bila hari itu tidak ada, berarti sebentar malam harus keliling ke tempat praktek si dokter penguji untuk menyerahkan surat penguji tadi. Atau kalau perlu ke rumahnya, atau telepon untuk janjian.
4. Bawa pasien ujian (untuk beberapa bagian, misalnya bagian Bedah Mulut, bagian Periodontologi, bagian Konservasi Gigi). Pasien ujian ini harus beberapa orang, jadi kalau satu ditolak, harus siap-siap cadangannya supaya dokter tidak marah karena kita bergerak lambat, dan supaya tidak buang waktu.
5. Siap dipanggil ujian oleh dokter penguji (yang ditentukan setelah selesai evaluasi), harus siap ujian baik dalam bentuk lisan maupun tulisan.
6. Siap dimarah-marahi dokter penguji kalau salah-salah terus jawabnya. Dan siap untuk bolak-balik untuk ujian ulang dan lanjutan bila masih ada jawaban yang kurang memuaskan.

Lama ujian, tergantung bagian yang dimasuki. 1-2 hari sampai bulanan pun ada. Sebabnya? Terlalu banyak faktor yang mendukung, jadi.. yah gitu lah.. Dijalani saja *sigh*

Tadi point 4 di atas ada kata-kata pasien ujian. Nah pasien ujian itu adalah pasien yang dengan kasus yang serba complicated di dalam mulutnya. Seberapa rumit? Tergantung dari bagian yang dihadapi. Semakin banyak kasus di dalam mulutnya, semakin besar kemungkinan untuk diterima. Semakin sedikit, kemungkinan ditolak itu ada, dan harus cari pasien ujian yang baru lagi.

Bagaimana mencari pasien ujian? Biasanya carinya itu sampai di lorong-lorong, perumahan kumuh, dan di mana saja yang memungkinkan. Pencarian bisa berjam-jam, bahkan berhari-hari. Jadi kalau waktu sudah terbuang untuk mencari pasien ujian, silakan mikir sendiri aja, waktu untuk belajar textbook yang tebalnya serba satu jengkal itu gimana mau dimasukin di otak?

Yah.. gitu deh..

Nah, ini sepertinya akan menjadi posting yang lama terpajang di daftar postingan paling atas di blog saya ini.
Doakan saya ya.. moga-moga bisa berhasil meraih gelar “DRG” itu secepatnya. Dan kembali mengisi blog ini.

Kenalan Dengan Ubuntu

30 aprTanggal 30 April dan 1 Mei kemarin saya dan teman-teman Blogger Makassar diundang oleh DEPARTEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA, Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika untuk menghadiri acara Sosialisasi Pengembangan dan Pemanfaatan Sistem Informasi, Perangkat Lunak dan Konten. Seru juga! (foto di samping kiri itu adalah foto saya sama ndy :D)

30 aprHari pertama kita diajak untuk turut peduli dengan kebijakan-kebijakan konten pada internet nantinya. Yeah, kami sih oke-oke aja, selama tidak menghalangi kebebasan berekspresi para blogger. Ya nggak? :D hihihi.. Terus dibagikan CD Gratis, yaitu Live-CD Installer-nya Ubuntu, Open CD, CD yang berisi kumpulan panduan dan tutorial keamanan sistem informasi, dan CD tentang pengembangan e-government. Juga dibagikan buku (saya nggak dapat karena rebutan mendaftar untuk workshop instalasi ubuntu buat besoknya). Selain CD-CD tadi, ada juga dibagikan materi, yang ternyata merupakan fotokopian presentasi yang dibawakan di atas. Tetap aja, kalau ada yang penting, harus ditulis :D

ubuntuPas hari keduanya itu ada workshop instalasi Ubuntu dan tutorial tentang Keamanan Sistem Informasi. Peserta diharapkan membawa laptop masing-masing (jika punya). Tapi panitia pun juga menyediakan 20 laptop untuk dipakai bersama bagi peserta yang tidak punya atau tidak bawa laptop. Saya bawa laptop sih, tapi hanya jaga-jaga saja. Kalau memang hanya dijalankan live-CD-nya, saya mungkin mau pake laptop sendiri. Kalau tidak, mendingan saya ikutan aja liat instalasi di laptop yang sudah disediakan panitia :D Yah, i’m not a linux user sih. Masih ber-windows-ria. Bukannya apa, soalnya OS Windows XP yang saya pakai ini, sudah dengan bawaan laptop, yang sudah ada nomer serinya dan sangat legal :D bukan dibeli terpisah. Jadi, sayang sekali kalau harus dibuang, sebab kalau ng-update Windows-nya pun saya tidak harus bayar apa-apa. Cukup konek saja ke internet.

raraAnyway, karena ada EULA dari pihak panitia juga bahwa mereka tidak bertanggungjawab sama keamanan data masing-masing laptop peserta, jika diinstall-kan ubuntu, maka saya menyimpan saja laptop saya :D untungnya peserta tidak sebanyak hari pertama, dan ada cukup banyak juga yang nekat pake laptop sendiri. Maka hampir semua peserta yang tidak ber-laptop, kebagian pake laptop yang disediakan oleh panitia.

fehaWorkshop dimulai, dan trainer-nya memperkenalkan diri. Ternyata dia adalah Fery Haris (Feha), yang biasa dikenal dengan nick chrans di forum Blogfam! Chrans ini pernah sama-sama di Bz!Blogfam, disuruh nulis bz!kronika, tapi kayaknya cuma 1 edisi saja :P Nah, pas dia mengenalkan diri itu gue langsung “DHUENGG!”, trus mikir.. kok kayaknya nick itu saya kenal ya. Awalnya saya masih ragu bahwa benar dia salah satu member forum Blogfam. Tapi ndak lama kemudian Feha ini nyamperin gue, bilang “selamat ya, tahun lalu dinobatkan jadi kopdar terheboh di blogfam”, kemudian disambung dengan, “masih nulis di bz?”… Setelah itu saya yakin, kalau Feha ini bener adalah Chrans yang di Blogfam! Hehehe..

ubuntuNah Feha ini memimpin workshop instalasi ubuntu dengan sabar dan user-friendly, terutama bagi yang belum terlalu mengenal Linux. Step by step dijelaskan dengan sesekali disisipi humor. Dan orang DEPKOMINFO ini punya istilah untuk bahasa-bahasa pemrograman. Mereka memberikan warning dulu sebelum mengatakan istilah-istilah tersebut. “Maaf, berikut ini bahasanya agak jorok sedikit“.. Hehehe. Kutak katik ini itu, ternyata Ubuntu itu hampir sama tampilannya dengan Mac OS ih.. Cantik :D Untungnya saya bawa card-reader.. Jadi langsung deh ganti wallpapernya di situ hehee..

Acara berlanjut dengan tutorial tentang keamanan sistem informasi.. Haduh untuk yang satu ini benar-benar membuat otak super keriting! Sebab, kita disuruh bermain-main dengan terminal untuk bikin VPN. Dan sangat banyak bahasa “jorok” di sini. Puyeng @_@
Contohnya liat aja sendiri:

vpn

Pusing deeeh.. cape deeeh..

Akhir dari acara, kita dibagiin sertifikat. Wah bangga juga, saya yang jelas-jelas bukan dari lingkungan teknik begini dapat sertifikat atas namaku sendiri sebagai peserta “Workshop Instalasi Ubuntu dan Aplikasi untuk Keamanan Informasi”. Hihihi…
Setelah acara usai, teman-teman Blogger Makassar (termasuk saya dong :D)diajak ngobrol-ngobrol sama pihak DEPKOMINFO, dan tentunya.. foto bareng mereka!

blogger
rara, ilo’, daengbaco, p iwan, ndy, ntan, mustamar, bobby

ngantri
berbaris dengan rapi ngantri ngambil amplop transportasi :D saya baru tau kalau acara-acara seperti ini (yang diadakan oleh pemerintah maksudnya), di akhir acara akan ada pembagian amplop berisi hal-hal yang bisa dipakai bayar hehehe :D

kopdar ma depkominfo
Komunitas Blogger Makassar: ANGINGMAMMIRI.ORG dan DEPKOMINFO RI

Posting terkait:
Makassar: Begitu Berkesan
Kopdar sama DEPKOMINFO RI
Belajar Lagi Yuk!!!
Bolos
Liputan Workshop FOSS di Makassar
Dua Hari di Singgasana