Category Archives: Emotions

Terlambat

Di hari yang cerah, sepasang kaki melangkah dengan ringan dan pasti. Pada penjual bunga, sepasang kaki itu berhenti. Kemudian melangkah lagi, hingga terhenti pada sebuah kedai es krim, lalu melanjutkan langkah. Tetap dengan ringan dan ceria.
Setelah beratus-ratus langkah, sepasang kaki tersebut mempercepat langkah. Berlari, seiring dengan perubahan cuaca yang cerah menjadi mendung berawan. Lebih cepat, dan cepat.

Sampai di suatu titik, sepasang kaki tadi akhirnya memperlambat langkahnya, tertatih. Lelah, dan melambat. Sesekali tersandung batu atau terjatuh karena lubang di jalan. Hari mulai semakin gelap dan hujan mulai membasahi tanah.

Kemudian tiba di depan pintu, yang telah tertutup.

Terlambat.

And it’s too late, baby, now it’s too late
Though we really did try to make it
Something inside has died and I can’t hide
And I just can’t fake it

Berhenti

Ada waktunya kita berhenti untuk berbicara.
Ada waktunya kita berhenti untuk berpikir.
Berhenti di mana kita memutar arah.
Dan terpaku seperti mobil yang sedang diparkir.

Berhenti pada suatu tujuan, atau berhenti pada saat menuju sebuah tujuan.
Itu semua adalah pilihan.

Saat berhenti, apakah kita akan berjalan lagi? Atau ke kiri? Ke kanan? Atau mutar balik?
Semua adalah pilihan yang harus diambil.

Kita tidak bisa bilang “I have no choice” dalam menghadapi hidup, sebab dalam menjalani kehidupan kita akan selalu dihadapkan pada banyak pilihan untuk menentukan langkah.

Berhenti untuk bertemu
Berhenti untuk berpisah
Berhenti untuk melupakan

Dan pada saatnya, waktu pun akan berhenti.

I was cryin’ when I met you
Now I’m tryin’ to forget you
Love is sweet misery

Ruang Kosong

Nice to meet you, where you been?

Sudah lama tidak mengisi blog ini *sapu-sapu debu, bersihin lumut dan sarang laba-laba* ..somehow beberapa tahun terakhir keinginan menulis sudah menurun. Kenapa? Well, so many things happened. Ternyata, mood dan kejadian yang tidak mendukung kebahagiaan hati memang membuat seseorang menjadi kontra-produktif :( writer block kah? #suram

Dulu saat baru memulai ngeblog, hingga banyak tahun kemudian, rasanya ada saja yang bisa ditulis di sini. Sekarang rasanya otak memang penuh dengan ruang kosong :D

Jadi ingat pembahasan Tudang Sipulung Angingmammiri bulan November yang lalu. Kebetulan saat itu lagi pulang ke Makassar dan bisa menghadiri acara bulanan itu. Apakah fenomena micro-blogging yang membuat para blogger perlahan-lahan meninggalkan ruang kreasinya, dan menuju ke ruang 140 karakter saja? Atau perubahan sifat blogger yang sekarang kebanyakan lebih komersil? Atau hanya sekedar rasa jenuh saja? Yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah masing-masing blogger yang mengalaminya.

Untuk saya, mungkin ada pengaruh dari mood yang memang sedang naik turun beberapa tahun terakhir. Mungkin juga karena terlalu sibuk, sampai tidak punya waktu untuk diri sendiri lagi. Yang pasti, blog ini tidak akan pernah saya hapus.. kecuali hostingnya udah bangkrut :P

Kenapa? Supaya saat saya kembali ingin menuangkan kata-kata, masih ada ruang kosong yang bisa dipakai untuk menempatkan kata-kata tersebut :)

But you’ll come back each time you leave
‘Cause, darling, I’m a nightmare dressed like a daydream

Waking Up from Hiatus

73542_10151787074626138_381846710_n

“There hadn’t been one specific moment. It was like gradually waking up. You go from being asleep to the space between dreaming and awake and then into consciousness. It’s a slow process, but when you’re awake, there’s no mistaking it. There was no mistaking that it had been love.”
-Jenny Han, We’ll Always Have Summer

Bantu Aku

Ini lagu lama.
Dan sudah lama juga saya tidak mendengarkan lagu ini. Terakhir mendengarkan lagu ini dalam keadaan mood terjun bebas jatuh kedalam jurang, kurang lebih tanggal 24 Agustus di tahun 2000.

Dan tahun ini kembali saya memutarnya berulang-ulang untuk menaikkan mood saya yang terjun bebas lagi ini :)


Catatan : video ini bukan video asli dari KLa Project, tapi hanya ini yang bisa saya dapat di Youtube :D hahah..

Biar kuutarakan saja
Segenap rasa mengendap di dada
Lewati desah nada lagu
Walau sumbang terlanda sendu

Suratku, seribu makna
Bagimu, dambaan jiwa
Masih tetap terjaga s’lalu
Sebentuk cinta kasihku buatmu

Sejak kau tanamkan harapan
Kusambut dan membuka tangan
Tega kau buyarkan impian

Bantu aku, lari dari bayangmu
Hasrat melupakanmu
Usah lagi, senyum sapamu mengganggu
Engkau bukan untukku

Terlanjur aku terjatuh
Mencoba bangkit dan berjalan lagi

———

Eh gosipnya konser KLa Project yang dijadwalkan 26 Juli 2013 jadi ke bulan Agustus. Hmm semoga punya kesempatan untuk nonton dan mereka menyanyikan lagu ini :)

Manusia Bodoh

This is an old song. But it felt good in my ears nowadays.

Dahulu terasa indah
Tak ingin lupakan
Bermesraan selalu jadi satu kenangan manis

Tiada yang salah
Hanya aku manusia bodoh
Yang biarkan semua ini permainkanku
Berulang ulang kali

Reff :
Mencoba bertahan sekuat hati
Layaknya karang yang dihempas sang ombak
Jalani hidup dalam buai belaka
Serahkan cinta tulus di dalam takdir

Tak ayal tingkah lakumu
Buatku putus asa
Kadang akal sehat ini
Tak cukup membendungnya

Hanya kepedihan
Yang selalu datang menertawakanku
Engkau belahan jiwa
Tega menari indah di atas tangisanku

Bridge :
Semua kisah pasti ada akhir
Yang harus dilalui
Begitu juga akhir kisah ini
Yakinku indah

Tapi sampai kapankah kuharus
Menanggungnya kutukan cinta ini
Bersemayam dalam kalbu

—————–
Sampai kapan?

L’amour et la douleur

Something that blazing away
Thinking a thought that never get over
It’s a thing that left unsaid

Aishiteru, je t’aime, ti amo, te amo
Millions languages can describe that

It’s a thing that left unveil
It’s a thing that left unreveal
Per Gessle said, can you tell me where it leads
when it’s never ending?

Hang on like an overcast sky
Drops fallen from the eyes in the middle of no where

People said that love and pain became one in a package
It will hurt you and giving you laughter in the same time
Do the hocus pocus thing to me, and let me keep dream on

Because when I awake, I found nothing but you
..and you’re not alone.

DSC_0414

Katakan Cinta dengan Musik dan Bernyanyi

Ahay.. Bulan Februari konon dikatakan “bulan penuh cinta”, karena pada tanggal 14 Februari adalah Valentine’s Day buat yang merayakannya. Dan karena berhubungan dengan Valentine, maka warna-warna merah, merah muda, banyak bertebaran di mana-mana. Valentine identik dengan cinta dan kasih sayang. Padahal, asal kata Valentine itu berasal dari Santo Valentinus. Sementara menurut tarikh kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari adalah bulan Gamelion, yang dipersembahkan kepada pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera.

Anyway, tradisi-tradisi Valentine’s Day ini macam-macam juga caranya :D Di Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20, Valentine dirayakan dengan tradisi bertukaran kartu, pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. Hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga mawar dan cokelat. Mulai tahun 80-an, berlian dan perhiasan mulai masuk ke dalam daftar hadiah Valentine.

Di Jepang, tradisi Valentine justru agak unik. Para wanitia yang berperan di sini, mereka memberi para pria yang mereka senangi dengan permen cokelat. Biasanya dibuat sendiri, yak, seperti yang di komik-komik itu :D Dan lucunya, hanya di Jepang, Valentine itu ada hari balasan-nya, disebut “Hari Putih” (White Day). Pada White Day (tanggal 14 Maret), pria yang sudah mendapat cokelat pada hari Valentine diharapkan memberi sesuatu kembali.

Di Indonesia, budaya bertukaran surat ucapan antar kekasih juga mulai muncul. Budaya ini menjadi budaya populer di kalangan anak muda. Bentuk perayaannya bermacam-macam, mulai dari saling berbagi kasih dengan pasangan, orang tua, orang-orang yang kurang beruntung secara materi, dan mengunjungi panti asuhan di mana mereka sangat membutuhkan kasih sayang dari sesama manusia. Pertokoan dan media (stasiun TV, radio, dan majalah remaja) terutama di kota-kota besar di Indonesia marak mengadakan acara-acara yang berkaitan dengan valentine.

Continue reading Katakan Cinta dengan Musik dan Bernyanyi