 <?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Thoughts, Dreams, and Emotions... &#187; twitter</title>
	<atom:link href="http://i-rara.com/tag/twitter/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://i-rara.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 11:19:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>#7HariAvatarBajuAdat</title>
		<link>http://i-rara.com/2012/01/27/7hariavatarbajuadat/</link>
		<comments>http://i-rara.com/2012/01/27/7hariavatarbajuadat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2012 07:24:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Around Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Beyond Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Thoughts and Issue]]></category>
		<category><![CDATA[#7HariAvatarBajuAdat]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[traditional]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://i-rara.com/?p=1436</guid>
		<description><![CDATA[Judul di atas merupakan hashtag twitter #7HariAvatarBajuAdat yang mulai merambah di timeline twitter, setidaknya 2 hari terakhir ini (terhitung dari tanggal 25 Januari 2012). Awalnya karena saya mengganti avatar di twitter yang udah jadul dengan foto yang menggunakan baju adat &#8230; <a href="http://i-rara.com/2012/01/27/7hariavatarbajuadat/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul di atas merupakan <em>hashtag</em> twitter <a href="https://twitter.com/#!/search/realtime/%237HariAvatarBajuAdat">#7HariAvatarBajuAdat</a> yang mulai merambah di <em>timeline</em> twitter, setidaknya 2 hari terakhir ini (terhitung dari tanggal 25 Januari 2012). </p>
<p>Awalnya karena saya mengganti avatar di twitter yang udah jadul dengan foto yang menggunakan baju adat asal daerah saya, Makassar. Foto tersebut dipotret oleh Armin Hari pada saat lagi foto bareng dadakan bareng teman-teman <a href="http://angingmammiri.org/">Angingmammiri</a> yang lain :)</p>
<div id="attachment_1439" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://i-rara.com/wp-content/uploads/2012/01/18979_221637570948_527375948_3260395_5682382_n.jpg"><img src="http://i-rara.com/wp-content/uploads/2012/01/18979_221637570948_527375948_3260395_5682382_n.jpg" alt="" title="18979_221637570948_527375948_3260395_5682382_n" width="500" class="size-full wp-image-1439" /></a><p class="wp-caption-text">Foto bareng teman-teman Angingmammiri. Photo by Armin Hari</p></div>
<p>Di <a href="http://facebook.com/rara79">facebook</a> sih saya sudah menggunakannya sebagai cover photo :D Alasannya sederhana. Saya berasal dari Makassar &#8211; Sulawesi Selatan, dan saya ingin baju adat ini diketahui oleh khalayak banyak, bahwa baju ini merupakan baju daerah dari sekian banyak baju daerah di tanah air tercinta Indonesia ini :)</p>
<p><a href="http://i-rara.com/wp-content/uploads/2012/01/Screen-Shot-2012-01-27-at-6.57.20-PM.png"><img src="http://i-rara.com/wp-content/uploads/2012/01/Screen-Shot-2012-01-27-at-6.57.20-PM.png" alt="" title="Screen Shot 2012-01-27 at 6.57.20 PM" width="500" class="aligncenter size-full wp-image-1438" /></a></p>
<p>Nah berhubung <a href="http://bloggernusantara.com/">Blogger Nusantara</a> 2012 nanti diadakan di Makassar, sesuai dengan pengumuman resmi hari Senin tanggal 23 Januari 2012 di acara syukuran kantor <a href="http://idblognetwork.com">ID Blog Network</a>, saya kemudian mengganti avatar akun twitter saya dengan pose yang memakai baju bodo (baju adat asal Bugis-Makassar), demi mempromosikan dan memperkenalkan Makassar ke teman-teman lainnya :)</p>
<p>Tanggal 25 Januari yang lalu, saya di-mention oleh <a href="http://twitter.com/SupirPete2">@SupirPete2</a>, bahwa dia ngajak teman2 lainnya untuk ganti avatar memakai baju adat Sulawesi Selatan selama 1 minggu, seperti avatar saya. Saya lalu menyambut ajakan tersebut, <strong>dengan membuat ajakan ini menjadi <em>global</em></strong>, agar teman-teman dari daerah lain dapat turut berpartisipasi. </p>
<div id="attachment_1437" class="wp-caption aligncenter" style="width: 371px"><a href="http://i-rara.com/wp-content/uploads/2012/01/Screen-Shot-2012-01-27-at-6.48.42-PM.png"><img src="http://i-rara.com/wp-content/uploads/2012/01/Screen-Shot-2012-01-27-at-6.48.42-PM.png" alt="" title="Screen Shot 2012-01-27 at 6.48.42 PM" width="361" height="368" class="size-full wp-image-1437" /></a><p class="wp-caption-text">Samber-samberan dengan @SupirPete2</p></div>
<p>Saya mengusulkan untuk menggunakan <strong><em>hashtag</em> #7HariAvatarBajuAdat</strong>, dan disambut baik oleh @SupirPete2 :) dan di balik <em>hashtag</em> ini, keinginan saya adalah.. ingin memperkenalkan bermacam-macam baju adat di seluruh nusantara melalui avatar twitter. </p>
<div id="attachment_1440" class="wp-caption aligncenter" style="width: 363px"><a href="http://i-rara.com/wp-content/uploads/2012/01/Screen-Shot-2012-01-27-at-6.49.50-PM.png"><img src="http://i-rara.com/wp-content/uploads/2012/01/Screen-Shot-2012-01-27-at-6.49.50-PM.png" alt="" title="Screen Shot 2012-01-27 at 6.49.50 PM" width="353" height="482" class="size-full wp-image-1440" /></a><p class="wp-caption-text">Proses mulainya #7hariAvatarBajuAdat</p></div>
<p>Gerakan ini murni dari saya dan @SupirPete2 secara <strong><em>personal</em></strong>, tanpa ada pengaruh dari <em>brand</em> tertentu, gerakan tertentu, atau sebuah modus. Gerakan spontan malahan :D Tau-tau udah jalan aja :P</p>
<p>Mulai dari 7 hari tanpa mengganti avatar dan bagaimana supaya gerakan ini tetap berjalan terus sebuah tantangan tersendiri bagi saya dan @SupirPete2. :) 7 hari dihitung sejak tanggal 25 Januari 2012 kemarin :)</p>
<p>Dan bola salju pun bergulir :) dan jujur sesuatu yang saya tidak sangka, ternyata teman-teman di timeline saya satu-satu mulai menyambut gerakan ini, dan di hari pertama itu, ketika malam makin larut, makin kencang juga samber-samberan #7HariAvatarBajuAdat.</p>
<p>Saya yakin, sebagian besar dari kita semua, mungkin sudah lupa bagaimana baju adat dari suku yang berbeda di Indonesia ini. Yang teringat biasanya adalah blangkon atau kebaya. Itu saja. Mengapa demikian? Sebab baju adat adalah baju yang tidak dipakai sehari-hari. Biasanya hanya muncul pada saat parade 17 Agustusan, dan saat nikahan :D</p>
<p>Terbukti, banyak yang akhirnya mengais-ngais foto-foto lama demi ikutan #7HariAvatarBajuAdat :D ada yang memakai saat dirinya masih kanak-kanak, ada yang memakai avatar saat masih kurus *lirik2 orang <a href="http://twitter.com/indobrad">ini</a>*, bahkan ada yang pakai foto anaknya hahaha *woi curang hahaha*</p>
<p>Hasilnya.. sampai hari ini, saya dapat menikmati avatar-avatar yang bernuansakan nusantara. Kenapa saya bilang nuansa nusantara, sebab dari baju adat Aceh, Minang, Kalimantan, Jawa, Madura, Bali, Sulawesi, Maluku, Papua, bahkan NTT pun, bertebaran di <em>timeline</em> :) *peluk-peluk semuanyah*</p>
<p>Masih ada 4 hari lagi menuju akhir #7HariAvatarBajuAdat. Sudahkah Anda berpartisipasi? ^__^</p>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://i-rara.com/2012/02/07/katakan-cinta-dengan-musik-dan-bernyanyi/">Katakan Cinta dengan Musik dan Bernyanyi</a></li>
<li><a href="http://i-rara.com/2012/01/23/access-to-health-care-do-you-care/">Access to Health Care, Do You Care?</a></li>
<li><a href="http://i-rara.com/2012/01/10/jadilah-penemu-yang-mengubah-dunia-ikuti-lenovo-donetworkid-program/">Jadilah Penemu yang Mengubah Dunia &#8211; Ikuti Lenovo DoNetworkID Program</a></li>
<li><a href="http://i-rara.com/2011/11/25/angingmammiri-the-5th-birthday/">Angingmammiri, the 5th Birthday!</a></li>
<li><a href="http://i-rara.com/2011/10/07/goodbye-steve-jobs/">Goodbye, Steve Jobs.</a></li>
</ul><br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://i-rara.com/2012/01/27/7hariavatarbajuadat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Koin Untuk Prita</title>
		<link>http://i-rara.com/2010/01/04/cerita-koin/</link>
		<comments>http://i-rara.com/2010/01/04/cerita-koin/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 02:32:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Around Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Beyond Angingmammiri]]></category>
		<category><![CDATA[BloG-things]]></category>
		<category><![CDATA[#freeprita]]></category>
		<category><![CDATA[#helpprita]]></category>
		<category><![CDATA[angingmammiri]]></category>
		<category><![CDATA[bank mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[blogger makassar]]></category>
		<category><![CDATA[free prita]]></category>
		<category><![CDATA[help prita]]></category>
		<category><![CDATA[JNE]]></category>
		<category><![CDATA[keadlian]]></category>
		<category><![CDATA[koin]]></category>
		<category><![CDATA[koin keadilan]]></category>
		<category><![CDATA[koin untuk prita]]></category>
		<category><![CDATA[koinkeadilan.com]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas blogger]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas blogger makassar]]></category>
		<category><![CDATA[langsat]]></category>
		<category><![CDATA[makassar blogger]]></category>
		<category><![CDATA[prita mulyasari]]></category>
		<category><![CDATA[TIKI]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://i-rara.com/?p=684</guid>
		<description><![CDATA[Oke lagi-lagi ini cerita lama hahah.. Lagi-lagi ter-pending untuk diposting karena kesibukan. *ah-lesyan!* Ini cerita pada saat mbak Prita Mulyasari masih bermasalah dengan RS Omni Internasional, dan disuruh membayar sejumlah uang ganti rugi. Jumlahnya pokoknya bisa dipake untuk beli 1 &#8230; <a href="http://i-rara.com/2010/01/04/cerita-koin/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oke lagi-lagi ini cerita lama hahah.. Lagi-lagi ter-<em>pending</em> untuk diposting karena kesibukan. *<em>ah-lesyan!</em>*</p>
<p>Ini cerita pada saat mbak <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Prita_Mulyasari" target="_blank">Prita Mulyasari</a> masih bermasalah dengan RS Omni Internasional, dan disuruh membayar sejumlah uang ganti rugi. Jumlahnya pokoknya bisa dipake untuk beli 1 (satu) rumah tinggal deh, atau mobil -_-&#8221;</p>
<p><center><img src="http://i-rara.com/wp-content/uploads/2010/01/banner_prita-300x169.jpg" alt="" title="banner_prita" width="300" height="169" class="aligncenter size-medium wp-image-695" /><br />
<em>banner <a href="http://angingmammiri.org/">Komunitas Blogger Makassar Angingmammiri</a> untuk <a href="http://koinkeadilan.com/">Koin Keadilan</a></em></center><br />
<span id="more-684"></span><br />
Anyway, di sini kita ga mau ngomongin soal Prita-nya, karena saya yakin di luar sana udah cukup banyak informasi tentang perkembangan mbak Prita dan kasusnya ini. Tapi ini hanya secuil cerita tentang perjalanan saya dan <a href="http://baidoeri.com/">Ntan</a> yang mengitari seperempat kota <a href="http://i-rara.com/category/around-makassar/">Makassar</a> demi mengirimkan koin2 dari <a href="http://angingmammiri.org/koin-keadilan-untuk-prita/">Komunitas Blogger Makassar Angingmammiri</a> ke posko <a href="http://koinkeadilan.com/">Koin Keadilan</a>. </p>
<p><img src="http://i-rara.com/wp-content/uploads/2010/01/DSC_0159-300x198.jpg" alt="" title="DSC_0159" width="300" height="198" align="left" />Jadi pada hari Minggu tanggal 13 Desember 2009, <a href="http://i-rara.com/">saya</a> dan teman-teman <a href="http://i-rara.com/tag/angingmammiri/">Angingmammiri</a> berkumpul di rumah untuk menghitung koin yang telah dikumpulkan di tempat kerja masing-masing.<br />
Yang datang waktu itu ada <a href="http://daenggassing.com/">daeng ipul</a>, <a href="http://baidoeri.com/">ntan</a>, <a href="http://nhie.wordpress.com/">anhie</a>, <a href="http://sayapbidadari.blogspot.com/">nanie</a>, <a href="http://anbhar.blogspot.com/">anbhar</a>, <a href="http://mustamar.com/">mus</a>, <a href="http://nakamuraby.blogspot.com/">akmal</a>, <a href="http://hermanlaja.com/">herman</a>, <a href="http://miss-tika.blogspot.com/">tika</a>, <a href="http://radioholicz.blogspot.com/">iqko</a>, <a href="http://ungatawwa.wordpress.com/">unga</a> dan suami, <a href="http://www.daengajjielolo.blogspot.com/">vby</a>, <a href="http://kapplak.wordpress.com/">fadly</a>, <a href="http://alkarami.com/">imam</a>. Siapa lagi ya? *melupa*<br />
Yang dilakukan: menghitung, mengumpulkan dan mengemas kumpulan koin ini dalam satu kantong plastik, foto-foto, dan kelaperan.. akhirnya <a href="http://i-rara.com/category/food-for-thought/">makan</a> bareng dengan menu bakso Yosda. Mantap!! Hahaha :D<br />
Setelah makan, pulang tentunya. Sebelum pulang, diputuskan bahwa yang akan ke bank Mandiri untuk transfer koin2 ini adalah saya dan <a href="http://baidoeri.com/">Ntan</a>.</p>
<p>Esok harinya, 14 Desember 2009, saya dan Ntan janjian untuk bertemu di pagi hari. Pagi hari, sebelum Ntan ke kantor. Berbekal nomer rekening yang telah diberikan Ndaru dari <a href="http://koinkeadilan.com/">Koin Keadilan</a>, kami pun beranjak ke Bank Mandiri terdekat, yaitu di jl boulevard Panakukkang Mas. Naik motor, soalnya mobilku dipakai :D<br />
Sekitar jam 9 kami tiba di bank Mandiri cabang Panakukkang itu. Baru masuk, duh antrian panjang. Tempatnya juga kurang luas untuk menampung para nasabah yang mengantri. Akhirnya kami memutuskan untuk pindah lokasi, yaitu ke bank Mandiri yang di jl. Pettarani, di deretan ruko-ruko dekat rumahnya <a href="http://eko.ikhyar.comt/">Eko</a>. Sampai di sana, antrian agak lega dan nyaman. Ya udah langsung ke bagian tulis menulis. Dan ikut mengantri.</p>
<p><img src="http://i-rara.com/wp-content/uploads/2010/01/IMG01069-20091214-0857-300x225.jpg" alt="" title="IMG01069-20091214-0857" width="300" height="225" align="right" />Setelah tiba pada giliran kami, mbak teller-nya sempat terkejut. Ya iya lah, secara ini koin semua :D wakakak.. Tetapi setelah itu giliran kami yang terkejut. Ternyata Bank Indonesia punya regulasi soal transfer duit dalam bentuk koin. Kami menjelaskan bahwa ini adalah koin untuk Prita. Salah satu dari manajer bank-nya keluar lalu menjelaskan bahwa mereka mengerti bahwa ini koin untuk Prita, makanya transfernya dalam bentuk koin. Tapi mereka punya regulasi tertentu untuk ini. Regulasi tersebut juga dilakukan untuk menghindari lamanya antrian karena teller-nya harus ngitung koinnya satu-satu. Aturannya adalah sbb:<br />
1. koin harus dipisahkan menurut berat dan jenisnya<br />
2. yang dipisahkan tadi dikumpulkan dalam 1 kantong plastik, isinya harus 250 keping.<br />
3. ketika disetor ke teller, pihak bank akan meminta nomer kontak pengirim untuk jaga-jaga kalau ada yang kurang atau lebih.<br />
Dan kami dipersilahkan untuk keluar dari antrian dan mengurus koin-koin tersebut sesuai dengan aturan di atas. Melirik jumlah koin yang sebanyak Rp 240.000,- itu, kami pesimis bisa mengumpulkan jenis dan harga koin yang sama di dalam 1 kantong plastik, sebanyak 250 keping.</p>
<p>Akhirnya kami duduk di salah satu kursi, dan mulai berpikir. Mau mengirim via pos (yang katanya ongkos pengirimannya gratis kalau untuk mengirim koin keadilan ini), tapi meragu. Secara ini di Makassar, dan setahu saya tanggal 14 Desember sudah ditutup. Kalau mau dikirim, paling 3-5 hari baru nyampe Jakarta. Pos Indonesia gitu loh. Mau di-kertas-kan sebenarnya lebih mudah. Kebetulan rekening AM di Bank Mandiri juga. Kalau mau gampang sih tinggal transfer aja via ATM. Tapi esensinya jadi kurang. Koin-nya itu yang membuat moment ini spesial :D</p>
<p>Saya memutuskan untuk menghubungi pihak <a href="http://koinkeadilan.com/">Koin Keadilan</a>. Sulit untuk mengontak via twitter @koinkeadilan atau gtalk, saya lalu mengontak mbak Febri, salah satu staf <a href="http://dagdigdug.com/">DagDigDug</a>. Ngontak mbak Febri soalnya saya taunya dia kerja di Langsat :D pernah ketemu sekali di tahun 2008 waktu ngambil suvenir DagDigDug untuk acara <a href="http://i-rara.com/tag/ulang-tahun/">Ultah</a> <a href="http://i-rara.com/tag/blogger-makassar/">Angingmammiri</a> yang ke-2. Saya juga ngontak <a href="http://enda.goblogmedia.com/">Enda</a> via BBM (<a href="http://i-rara.com/tag/blackberry/">Blackberry</a> Messenger).</p>
<p>Dari mbak Febri akhirnya saya tau no hp Ndaru, dan tau kalau saat itu ternyata Ndaru lagi diwawancara di TVOne, bersama dengan Enda. Weleh :D betapa saat yang sangat tidak tepat.<br />
Kurang lebih 30 menit kami menggelandang di Bank Mandiri sambil gendong kantongan isi koin ke mana-mana. Tangan mulai pegel. Setelah 30 menit tadi baru ada kejelasan apa yang harus dilakukan. Pokoknya saya harus tau dulu berapa kg berat kantongan ini, sambil menunggu instruksi selanjutnya.</p>
<p><img src="http://i-rara.com/wp-content/uploads/2010/01/IMG01071-20091214-0959-300x225.jpg" alt="" title="IMG01071-20091214-0959" width="300" height="225" align="left" />Walah. Mau nyari timbangan di mana. Saya dan Ntan saling memandang :D<br />
Kalau nyari timbangan di rumah, timbangan di rumah ga yakin bisa berfungsi, trus ntah mau dicari di mana juga. Berarti pake lama, sedangkan Ntan sudah harus masuk kantor secepat mungkin, soalnya udah jam 10 pagi.<br />
Saya kemudian punya ide, bagaimana kalau kita &#8220;numpang&#8221; timbang di TIKI saja. Soalnya jaraknya dekat. Dan kami pun melesat ke TIKI di Boulevard Panakukkang Mas.</p>
<p>Sampai di TIKI &#8211; Boulevard Panakukkang Mas, kami parkir lalu belagak seperti orang yang mau ngirim barang di TIKI. Masuk, bawa kantongan itu, trus langsung menuju ke timbangan sambil mengacuhkan orang-orang yang lagi antri di sana. Naikkan kantongan ke timbangan, <del datetime="2010-01-04T01:42:55+00:00">pura-pura</del> berdiskusi serius dengan Ntan tentang berat kantongan itu.<br />
<img src="http://i-rara.com/wp-content/uploads/2010/01/IMG01072-20091214-1003-300x225.jpg" alt="" title="IMG01072-20091214-1003" width="300" height="225" align="right" />Kemudian?<br />
Kemudian kami kabur dari TIKI dengan tampang tak bersalah. Menuju ke tempat parkir, dan pergi. Hahaha.. Betul-betul hanya numpang nimbang barang doang :D</p>
<p>Saya ngirim sms ke Ndaru, mengabarkan soal berat kantongan tadi. 2,8 kg. Sambil menunggu balasan dari Ndaru, saya dan Ntan lalu terdampar di salah satu warung nasi pecel di Panakukkang Mas. Melapar, belum makan pagi udah ke sana dan ke sini. :P</p>
<p>Setelah makan, ada email dari Ndaru yang mengabarkan bahwa <a href="http://koinkeadilan.com/2009/12/14/pengiriman-koin-dari-luar-jakarta-via-jne-gratis/"> koin bisa dikirim via JNE</a>. Pokoknya datang saja dan menunjukkan email yang di-fwd dari Ndaru ke pihak JNE setempat. Yak, petualangan di mulai lagi. Kantor JNE terdekat itu di jalan Veteran Selatan. Sedangkan kami beranjak dari Panakukkang Mas. Tidak jauh sebenarnya, tapi berkat jalan-jalan yang berlaku satu arah pada jam 06.00 &#8211; 18.00, kami harus berkelana dulu jauh-jauh untuk mencapai kantor JNE tersebut. Lumayan lah, pake macet, debu, panas, plus tangan pegal gendong kantong 2,8 ini ke mana-mana. Berat juga :P</p>
<p><a href="http://i-rara.com/wp-content/uploads/2010/01/IMG01074-20091214-1054.jpg"><img src="http://i-rara.com/wp-content/uploads/2010/01/IMG01074-20091214-1054-300x225.jpg" alt="" title="IMG01074-20091214-1054" width="150" align="left" /></a>Sampai di JNE, awalnya mbak2 yang menyambut kami mengerutkan keningnya. Dia bilang dia belum pernah dengar dari bosnya tentang hal ini. Saya bilang, mungkin karena belum disosialisasikan, hingga kurang juga orang yang tau tentang hal ini. Saya menunjukkan email yang di-fwd dari Ndaru, mbak2nya pun masuk ke dalam. Mau nanya dulu ke bos. Oke! Waktu menunjukkan pukul 11 siang.</p>
<p>10 menit kemudian, mbak2 tadi keluar. Sempat protes, &#8220;lho kok emailnya nggak sama isinya.&#8221; Saya bilang, &#8220;ya iya lah mbak, pengirimnya memang beda, tapi lihat nama yang di bawah ini, sama kan?&#8221; sambil menunjuk nama Mbak Sylvia, PR Manager, JNE. Mbak2 itu diam lalu kemudian melanjutkan prosedur pengiriman koin. </p>
<p><a href="http://i-rara.com/wp-content/uploads/2010/01/IMG01078-20091214-1115.jpg"><img src="http://i-rara.com/wp-content/uploads/2010/01/IMG01078-20091214-1115.jpg" alt="" title="IMG01078-20091214-1115" width="480" height="360" class="aligncenter size-full wp-image-714" /></a></p>
<p>Akhirnya pengiriman koin untuk Prita berhasil dilakukan. Kami pulang dengan berbekal tanda terima di atas. Ntan secepatnya ke kantor setelah mengantar saya pulang. Untung kantor Ntan ga jauh dari rumah saya, hehehe..</p>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://i-rara.com/2011/11/25/angingmammiri-the-5th-birthday/">Angingmammiri, the 5th Birthday!</a></li>
<li><a href="http://i-rara.com/2010/11/26/selamat-ultah-angingmammiri-yang-ke-4/">Selamat Ultah Angingmammiri yang ke-4!</a></li>
<li><a href="http://i-rara.com/2010/04/23/tugas-baru-beban-baru/">Tugas Baru, Beban Baru</a></li>
<li><a href="http://i-rara.com/2010/02/18/lunas/">Lunas!</a></li>
<li><a href="http://i-rara.com/2010/02/16/kisah-tentang-seorang-teman/">Kisah Tentang Seorang Teman</a></li>
</ul><br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://i-rara.com/2010/01/04/cerita-koin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

