Tag Archives: jakarta

Weekly Photo Challenge : My Neighborhood

It’s a phoneography challenge from The Daily Post!

Every week Daily Post giving us photo challenge that we can post any kind of photos or pictures depends on the theme of the week. Since this week, Daily Post start to give challenge on phoneography. Phoneography means took a photo with your phone ^_^

Here’s the challenge :

To kick this off, grab your phone and head out the door. That’s right — get on your feet and go outside to explore — and document — where you live. I want to see your neighborhood: The path you take for your daily morning run. Your local coffee shop or dive bar. The nearby alley of street and community art. A shot of the intersection that perfectly captures the bustle of your own corner of town.

So?

Welcome to my neighborhood. I didn’t live in a town that full of green green grass of home. I live in a very busy city : Jakarta – Indonesia.
I also didn’t live in a house that surrounded by green park. I live in a simple apartment in the middle of the busy city.

What I like is… the morning scene from my 10th level window. Captured last year.

Sunrise from my window room

Sunrise from my window room, taken with Samsung Galaxy Note N7000.

Not every morning I found this scene, since I am not a morning person :D

#JavaRoadtrip : Long Journey to the East

Postingan ini merupakan sambungan dari postingan sebelumnya : #JavaRoadtrip : 24 Jam Pertama.

19 Agustus 2012
Setelah bermalam di SPBU 34.452.19 Lohbener – Indramayu, pagi-pagi kami disuguhkan dengan dua pemandangan. Pemandangan yang pertama : indahnya sinar matahari pagi yang bersinar dari ufuk timur pulau Jawa. Pemandangan kedua : ternyata SPBU tersebut sudah kosong, banyak yang udah pergi dan meninggalkan sampah yang cukup banyak di sekitar mobil :( …dan harusnya bangun jam 5 subuh, yang ada malah ketiduran, dan kebangun jam 6 pagi >.<

Sampah yang berserakan :(

Continue reading

#JavaRoadtrip : 24 jam pertama

Jadi libur Lebaran kemarin, saya ngikut si dia ke kampung halamannya di Malang, Jawa Timur. Sejak jauh-jauh hari sudah merencanakan perjalanan ini, dari Jakarta ke Malang akan menggunakan si Rushty, yang artinya akan melakukan perjalanan darat dengan menggunakan mobil, serta nyetir sendiri.

Perjalanan darat Jakarta – Malang bukanlah hal pertama yang pernah kami lakukan. Tahun 2009 kemarin, adalah perjalanan pertama kami, di mana kedua orang yang berpergian ini dua-duanya pertama kali lintas Jawa dengan menggunakan mobil dan nyetir sendiri ^__^ modalnya hanya Google Map supaya gak nyasar hihi :D

Anyway, seperti yang sudah direncanakan, kami berangkat dari Jakarta pada hari Jumat tanggal 17 Agustus 2012, tepat pukul 23.00 berangkat dari area Jakarta Selatan, lalu menggeber tol JORR – Cikunir. Perjalanan sampai Cikunir baik-baik saja. Yang kami sempat khawatirkan adalah mampet di Gerbang Tol Cikarang Utama, yang memang sering menjadi biang kemacetan di dalam jalur tol Jakarta – Cikampek. Namun ketika melewati GT Cikarang Utama, aman..!! Maka dengan hati riang kami melanjutkan perjalanan, diiringi oleh berbagai macam musik yang udah dikemas dalam playlist khusus untuk perjalanan ini.

All the way to Cikampek

Namun keriangan ini tidak berlangsung lama. Memasuki km 67, alur traffic pun mulai padat merayap. Tercatat pada jam di mobil yaitu sekitar 23.30 malam. Dan ini berlangsung terus hingga 4 jam kemudian baru bisa lolos dari gerbang tol Cikampek. Saat masih macet-macetan menuju gerbang tol Cikampek, beberapa kali kami kaget, sebab mobil-mobil di belakang mobil kami kok mendadak hilang, atau malah sepi sama sekali. Belakangan baru tahu bahwa mobil-mobil tersebut dialihkan ke tol Cipularang karena kemacetan sudah sangat panjang. Dan ternyata arah Cikampek udah ditutup beberapa jam setelah kami melewati area tersebut. Yang mau ke arah Cikampek dll diarahkan melalui tol Sadang atau Purwakarta, dan itu merupakan masalah kemacetan lainnya lagi :D

Menjelang gerbang tol Cikampek

Continue reading

Jalan-jalan ke XL Xplor

Weekend yang lalu saya menyempatkan untuk berjalan-jalan ke Central Park. Ketika lagi exploring, ternyata di lantai LG ada XL XPLOR yang baru dibuka. Ya udah, saya mampir deh ke situ. Ternyata XL XPLOR ini adalah salah satu tempat dan sarana edukasi dari XL untuk para pelanggan, mengenai teknologi layanan data terbaru dalam bentuk showcase atau live yang terlengkap. Konon kabarnya, XL XPLOR ini merupakan pusat live experience pertama untuk teknologi komunikasi terbaru yang ada di Indonesia.

Ya udah, masuk deh lihat-lihat. Ih keren-keren. Di XL XPLOR ini kita tidak hanya melihat, namun juga dapat merasakan pengalaman menggunakan teknologi komunikasi dan informasi yang termutakhir. Baik itu untuk merasakan layanan data yang sudah ada, maupun bereksplorasi tentang teknologi aplikasi dan ponsel canggih yang akan datang dan belum beredar di pasaran.

Boleh nyobain macam-macam di XL Xplor ini

Continue reading

Make It Happen with Jessie J

Kalau diperhatikan, Indonesia akhir-akhir ini banyak kedatangan penyanyi-penyanyi internasional. Dari tahun kemarin (2011), hingga tahun ini makin banyak memenuhi jadwal konser di Indonesia. Tahun lalu saya sempat nonton The Cranberries di acara Java Rockingland. Awal tahun ini dibuka dengan konser Katy Perry, dan kemarin saya menyempatkan diri untuk nonton Roxette yang juga mampir ke Indonesia dalam rangka Roxette 2012 Live World Tour-nya. Deretan berikutnya yang akan menghiasi jadwal-jadwal konser di Indonesia, yaitu Charice, Dreamtheatre, Jessie J, Earth Wind and Fire, Anthrax, Secondhand Serenade, L’arc~en~ciel, New Kids on the Block and Backstreet Boys, hingga Lady Gaga.

The Cranberries

Salah satu yang cukup menarik perhatian adalah Jessie J. Mungkin belum banyak yang pernah mendengar nama Jessie J, tetapi bila diperhatikan, dua dari lagu-lagunya cukup sering diputar di radio akhir-akhir ini. Dua lagu tersebut adalah “Price Tag” yang dirilis pada awal tahun 2011 dan langsung memasuki 10 besar dalam chart musik di beberapa negara dan nomor 11 di US, dan “Domino” yang menjadi single kedua yang masuk ke dalam top 10 di US.

Tentang Jessie J
Jessie J sudah jelas dikenal dunia sebagai musisi internasional yang berkualitas dan digandrungi para pecinta musik pop. Namun, perjalanan karirnya sampai menjadi musisi ternama seperti sekarang bukanlah sesuatu yang gampang. Jessie J mulai merintis karirnya pada umur 17 tahun, pada awalnya ia dikontrak oleh suatu label, namun tidak lama kemudian label tersebut bangkrut sebelum materi musik Jessie J sempat dirilis. Dengan cobaan yang menantang itu, Jessie J tetap bersikeras untuk mencoba lagi dalam bermusik. Ia pun memulai kembali perjalanannya untuk make it happen dengan menulis lirik-lirik lagu untuk musisi internasional seperti Chris Brown dan Miley Cyrus, termasuk hit single Miley Cyrus “Party in the USA”.

Continue reading

Rencana Akhir Tahun

Pulang kampung ke Makassar tiap akhir tahun, menghabiskan waktu di sana minimal 1 minggu untuk merayakan Natal dan Tahun Baru, berkumpul bersama keluarga, kopdar ama teman-teman Angingmammiri, jalan-jalan ama keponakan-keponakan, hingga reuni ama teman-teman kuliah dulu. Dan tentunya, kudu wisata kuliner hahaha :P

Tapi akhir tahun ini sedikit berbeda. Berhubung tahun ini udah kebanyakan cuti karena jalan-jalan (hihihi), jadi saya merayu nyokap untuk datang ke Jakarta saja. Supaya saya masih bisa kerja sambil tetap merayakan Natal bareng nyokap. Dan gayung bersambut, nyokap pun menyetujui, dan rencananya minggu ini nyokap dan keponakanku yg centil, Eunice, akan datang ke Jakarta, dan akan menghabiskan waktu selama 3 minggu di sini. Horeee!!!!

Eunice lagi tertidur di mobil

Sekarang saya sedang menyusun rencana, kira-kira apa saja yang akan dilakukan selama mereka ada di Jakarta. Ngecek-ngecek promo yang ada, kali-kali aja banyak promo akhir tahun yang cocok. Ada teman yang menginfokan kalau Telkomsel sedang banyak-banyaknya program promo untuk akhir tahun ini. Ketika saya cek, wuih ternyata banyak! Wait.., cek poin dulu.. ketik POIN dan kirim sms ke 777. Hmm..

Continue reading

Konser Ulang Tahun Langit Musik

Konser Ulang Tahun Langit MusiK adalah sebuah perhelatan musik persembahan dari TELKOMSEL LANGIT MUSIK bersama para musisi INDONESIA yang tergabung didalamnya sebagai bentuk apresiasi kepada para penggemarnya karena telah membeli lagu original mereka secara legal melalui LANGIT MUSIK.

Konser ini dikemas secara eksklusif; terbatas hanya untuk orang-orang yang benar-benar mau mendukung Musik Indonesia secara legal melalui mekanisme pendaftaran yang dibuat sedemikan rupa untuk bisa mendapatkan undangan/INVITATION ke acara ini. Mungkin bisa dikatakan sebagai sebuah PRIVATE PARTY bagi para pendukung perkembangan musik INDONESIA. Dan di sini, para pemegang invitation akan disuguhi penampilan spesial dari para musisi pilihan dan juga suasana yang ekslusif mulai dari free 1st drink, tempat makan hingga life style.

Suasana pengunjung konser Langit Musik, 1 tahun yang lalu.

Namun yang membuat Konser Ulang Tahun Langit Musik ini menjadi berbeda adalah akan dimulainya sebuah gerakan baru untuk musik Indonesia bernama “My Expression of Music”. Sebuah gerakan yang mengajak semua pengunjung untuk menjadi “pembawa perubahan / agent of change”. Sebuah gerakan yang kemudian bisa menyebar ke semua penikmat dan pecinta musik untuk mengapresiasi karya musisi kesayangannya secara jujur demi kelangsungan musik Indonesia. Dan gerakan ini akan dimulai tepat pukul 22:00 melalui sesuatu bernama “Moment for My Music”. Sebuah moment yang benar-benar bergantung pada kemauan dari semua pengunjung untuk secara nyata mendukung musik Indonesia.

Pada akhirnya, LANGIT MUSIK melalui KONSER ULANG TAHUN ini ingin memberikan kebanggaan kepada semua orang karena telah mengekspresikan kecintaannya terhadap musik Indonesia jujur, salah satunya dengan mendukung pembelian lagu secara legal.

Tempat: Epicentrum Walk – Kawasan Rasuna Epicentrum, Kuningan
Tanggal: 19 Maret 2011
Pengisi Acara:
DJ Jaqueline | DJ Tiara Eve | Music For Sale | Self | Di-da | Andre Harihandoyo and Sonic People | TauruZ | TOR | The Milo | Drew | Ray d’Sky | Bottlesmoker | Last Child | Tika and Dissidents | The Banery | The Trees and The Wild | White Shoes and The Couples Company | Endah N Rhesa | Pure Saturday | RAN | Calvin Jeremy

Informasi cara mendapatkan ACCESS CARD:

http://www.facebook.com/note.php?note_id=137983526268369

Facebook: langitmusik616
Twitter: @langitmusik616
website: http://www.langitmusik.com

Dateng yukk!! Kayaknya keren :D

End of February

It is the end of February, and I didn’t write anything yet :D

Sebenarnya bulan ini merupakan bulan yang lumayan sibuk (baca: sok sibuk). Banyak kerjaan di tempat baru, banyak kopdar dan hal-hal yang tercerahkan pada 3/4 malam haha *summon peserta kopdar*. Anyway, I kinda enjoyed my February :P

Danbo
Di awal bulan ini saya kenalan dengan Danbo. This little guy is very cute, dan paling oke buat jadi objek foto :D
Danbo berasal dari kata “dan-board”, merupakan salah satu karakter komik di Yotsuba, kemudian menjadi icon Amazon jepang.

Danbo said, Don't be sad, Snoopy..

Danbo berbelanja di Floating Market :D

Pelabuhan Sunda Kelapa dan Ancol
Kemudian saya menyempatkan diri untuk berjalan-jalan ke Pelabuhan Sunda Kelapa. Saya bersama teman-teman pencinta foto-foto lainnya menyusuri Pelabuhan Sunda Kelapa ini. Pertama kali ke sini, ke pelabuhan yang terkenal sebagai pintu masuk perdagangan di Indonesia pada jaman Belanda dulu. Kesan saya, suasana di sini sangat persis dengan pelabuhan Paotere di Makassar.

Kami pun menyewa sebuah sampan yang dapat mengantarkan kami berkeliling di antara kapal-kapal yang sedang “parkir” di dermaga. Dengan Rp 30.000,-, cukuplah sekitar 30 menit menyusuri laut di sekitar Pelabuhan Sunda Kelapa, dengan sedikit deg-degan karena sampan kami berisi 8 orang :D Selain itu, pada takut kalau-kalau tercebur, yang mau diselamatkan, kamera atau diri sendiri? Hahaha :D

Memotret kapal-kapal yang sedang parkir.

Late afternoon at Sunda Kelapa Harbour

Karena mendung, gagal memotret sunset di Pelabuhan Sunda Kelapa. Akhirnya kami bergerak ke Ancol untuk memotret suasana menjelang malam di Ancol. Untungnya saya bawa tripod.

suasana di pantai ancol menjelang malam

salah satu perahu yang parkir di dermaga yang di Ancol

Kopdar
Bulan ini saya sangat sering bertemu dengan teman-teman dari Angingmammiri chapter Jakarta. Entah hanya membahas soal Nawala *lirik Piwing*, atau hanya sekedar menarik suara bersama-sama, atau menghabiskan malam bersama-sama dan pulang ke rumah setelah matahari bangun.

Yang pasti, ada suatu kebersamaan dan canda tawa di dalamnya, dan jujur.. hal-hal ini yang saya rindukan setelah saya setahun di Jakarta. Canda tawa yang didulang di kopdar-kopdar AM di Jakarta ini dapat menghibur di sela-sela kesibukan bekerja di ibukota. Hehehe.. Dan mengingatkanku kembali pada kegilaan-kegilaan ngurusin Angingmammiri di Makassar dulu. Uffftt,, miss you guys!! :(

Catatan untuk kopdar-kopdar yang sering terjadi akhir-akhir ini: “pencerahan dan kecerdasan sering muncul pada saat tiga perempat malam.” Hahahaha.. *lirik sana-sini*

Jadi, apa yang kamu lakukan di bulan Februari ini? Menyenangkan kah? Suram kah? :)

Sunset in Jakarta

Biasanya foto sunset itu dilengkapi dengan nuansa alam, misalnya pantai, rerumputan, alang-alang, dll dsb. Tetapi di kota Jakarta yang tanahnya hampir tidak terlihat lagi, sejauh mata memandang hanya gedung-gedung pencakar langit yang terlihat.

Di suatu sore yang melelahkan, setelah mengikuti sebuah kursus fotografi di salah satu gedung di Jakarta, tampak suasana sunset yang indah. Saya segera mengambil kamera jadul, si Nikon D40 saya, dan mengabadikan sunset dengan nuansa gedung-gedung tinggi ini.

Dan ini lah hasilnya:

sunset in jakarta

sunset in jakarta

sunset in jakarta

sunset in jakarta

sunset in jakarta

sunset in jakarta