Tag Archives: indonesia

Weekly Photo Challenge : My Neighborhood

It’s a phoneography challenge from The Daily Post!

Every week Daily Post giving us photo challenge that we can post any kind of photos or pictures depends on the theme of the week. Since this week, Daily Post start to give challenge on phoneography. Phoneography means took a photo with your phone ^_^

Here’s the challenge :

To kick this off, grab your phone and head out the door. That’s right — get on your feet and go outside to explore — and document — where you live. I want to see your neighborhood: The path you take for your daily morning run. Your local coffee shop or dive bar. The nearby alley of street and community art. A shot of the intersection that perfectly captures the bustle of your own corner of town.

So?

Welcome to my neighborhood. I didn’t live in a town that full of green green grass of home. I live in a very busy city : Jakarta – Indonesia.
I also didn’t live in a house that surrounded by green park. I live in a simple apartment in the middle of the busy city.

What I like is… the morning scene from my 10th level window. Captured last year.

Sunrise from my window room

Sunrise from my window room, taken with Samsung Galaxy Note N7000.

Not every morning I found this scene, since I am not a morning person :D

Jalan-jalan ke XL Xplor

Weekend yang lalu saya menyempatkan untuk berjalan-jalan ke Central Park. Ketika lagi exploring, ternyata di lantai LG ada XL XPLOR yang baru dibuka. Ya udah, saya mampir deh ke situ. Ternyata XL XPLOR ini adalah salah satu tempat dan sarana edukasi dari XL untuk para pelanggan, mengenai teknologi layanan data terbaru dalam bentuk showcase atau live yang terlengkap. Konon kabarnya, XL XPLOR ini merupakan pusat live experience pertama untuk teknologi komunikasi terbaru yang ada di Indonesia.

Ya udah, masuk deh lihat-lihat. Ih keren-keren. Di XL XPLOR ini kita tidak hanya melihat, namun juga dapat merasakan pengalaman menggunakan teknologi komunikasi dan informasi yang termutakhir. Baik itu untuk merasakan layanan data yang sudah ada, maupun bereksplorasi tentang teknologi aplikasi dan ponsel canggih yang akan datang dan belum beredar di pasaran.

Boleh nyobain macam-macam di XL Xplor ini

Continue reading

Make It Happen with Jessie J

Kalau diperhatikan, Indonesia akhir-akhir ini banyak kedatangan penyanyi-penyanyi internasional. Dari tahun kemarin (2011), hingga tahun ini makin banyak memenuhi jadwal konser di Indonesia. Tahun lalu saya sempat nonton The Cranberries di acara Java Rockingland. Awal tahun ini dibuka dengan konser Katy Perry, dan kemarin saya menyempatkan diri untuk nonton Roxette yang juga mampir ke Indonesia dalam rangka Roxette 2012 Live World Tour-nya. Deretan berikutnya yang akan menghiasi jadwal-jadwal konser di Indonesia, yaitu Charice, Dreamtheatre, Jessie J, Earth Wind and Fire, Anthrax, Secondhand Serenade, L’arc~en~ciel, New Kids on the Block and Backstreet Boys, hingga Lady Gaga.

The Cranberries

Salah satu yang cukup menarik perhatian adalah Jessie J. Mungkin belum banyak yang pernah mendengar nama Jessie J, tetapi bila diperhatikan, dua dari lagu-lagunya cukup sering diputar di radio akhir-akhir ini. Dua lagu tersebut adalah “Price Tag” yang dirilis pada awal tahun 2011 dan langsung memasuki 10 besar dalam chart musik di beberapa negara dan nomor 11 di US, dan “Domino” yang menjadi single kedua yang masuk ke dalam top 10 di US.

Tentang Jessie J
Jessie J sudah jelas dikenal dunia sebagai musisi internasional yang berkualitas dan digandrungi para pecinta musik pop. Namun, perjalanan karirnya sampai menjadi musisi ternama seperti sekarang bukanlah sesuatu yang gampang. Jessie J mulai merintis karirnya pada umur 17 tahun, pada awalnya ia dikontrak oleh suatu label, namun tidak lama kemudian label tersebut bangkrut sebelum materi musik Jessie J sempat dirilis. Dengan cobaan yang menantang itu, Jessie J tetap bersikeras untuk mencoba lagi dalam bermusik. Ia pun memulai kembali perjalanannya untuk make it happen dengan menulis lirik-lirik lagu untuk musisi internasional seperti Chris Brown dan Miley Cyrus, termasuk hit single Miley Cyrus “Party in the USA”.

Continue reading

#7HariAvatarBajuAdat

Judul di atas merupakan hashtag twitter #7HariAvatarBajuAdat yang mulai merambah di timeline twitter, setidaknya 2 hari terakhir ini (terhitung dari tanggal 25 Januari 2012).

Awalnya karena saya mengganti avatar di twitter yang udah jadul dengan foto yang menggunakan baju adat asal daerah saya, Makassar. Foto tersebut dipotret oleh Armin Hari pada saat lagi foto bareng dadakan bareng teman-teman Angingmammiri yang lain :)

Foto bareng teman-teman Angingmammiri. Photo by Armin Hari

Di facebook sih saya sudah menggunakannya sebagai cover photo :D Alasannya sederhana. Saya berasal dari Makassar – Sulawesi Selatan, dan saya ingin baju adat ini diketahui oleh khalayak banyak, bahwa baju ini merupakan baju daerah dari sekian banyak baju daerah di tanah air tercinta Indonesia ini :)

Nah berhubung Blogger Nusantara 2012 nanti diadakan di Makassar, sesuai dengan pengumuman resmi hari Senin tanggal 23 Januari 2012 di acara syukuran kantor ID Blog Network, saya kemudian mengganti avatar akun twitter saya dengan pose yang memakai baju bodo (baju adat asal Bugis-Makassar), demi mempromosikan dan memperkenalkan Makassar ke teman-teman lainnya :)

Tanggal 25 Januari yang lalu, saya di-mention oleh @SupirPete2, bahwa dia ngajak teman2 lainnya untuk ganti avatar memakai baju adat Sulawesi Selatan selama 1 minggu, seperti avatar saya. Saya lalu menyambut ajakan tersebut, dengan membuat ajakan ini menjadi global, agar teman-teman dari daerah lain dapat turut berpartisipasi.

Samber-samberan dengan @SupirPete2

Saya mengusulkan untuk menggunakan hashtag #7HariAvatarBajuAdat, dan disambut baik oleh @SupirPete2 :) dan di balik hashtag ini, keinginan saya adalah.. ingin memperkenalkan bermacam-macam baju adat di seluruh nusantara melalui avatar twitter.

Proses mulainya #7hariAvatarBajuAdat

Gerakan ini murni dari saya dan @SupirPete2 secara personal, tanpa ada pengaruh dari brand tertentu, gerakan tertentu, atau sebuah modus. Gerakan spontan malahan :D Tau-tau udah jalan aja :P

Mulai dari 7 hari tanpa mengganti avatar dan bagaimana supaya gerakan ini tetap berjalan terus sebuah tantangan tersendiri bagi saya dan @SupirPete2. :) 7 hari dihitung sejak tanggal 25 Januari 2012 kemarin :)

Dan bola salju pun bergulir :) dan jujur sesuatu yang saya tidak sangka, ternyata teman-teman di timeline saya satu-satu mulai menyambut gerakan ini, dan di hari pertama itu, ketika malam makin larut, makin kencang juga samber-samberan #7HariAvatarBajuAdat.

Saya yakin, sebagian besar dari kita semua, mungkin sudah lupa bagaimana baju adat dari suku yang berbeda di Indonesia ini. Yang teringat biasanya adalah blangkon atau kebaya. Itu saja. Mengapa demikian? Sebab baju adat adalah baju yang tidak dipakai sehari-hari. Biasanya hanya muncul pada saat parade 17 Agustusan, dan saat nikahan :D

Terbukti, banyak yang akhirnya mengais-ngais foto-foto lama demi ikutan #7HariAvatarBajuAdat :D ada yang memakai saat dirinya masih kanak-kanak, ada yang memakai avatar saat masih kurus *lirik2 orang ini*, bahkan ada yang pakai foto anaknya hahaha *woi curang hahaha*

Hasilnya.. sampai hari ini, saya dapat menikmati avatar-avatar yang bernuansakan nusantara. Kenapa saya bilang nuansa nusantara, sebab dari baju adat Aceh, Minang, Kalimantan, Jawa, Madura, Bali, Sulawesi, Maluku, Papua, bahkan NTT pun, bertebaran di timeline :) *peluk-peluk semuanyah*

Masih ada 4 hari lagi menuju akhir #7HariAvatarBajuAdat. Sudahkah Anda berpartisipasi? ^__^

Sunset in Jakarta

Biasanya foto sunset itu dilengkapi dengan nuansa alam, misalnya pantai, rerumputan, alang-alang, dll dsb. Tetapi di kota Jakarta yang tanahnya hampir tidak terlihat lagi, sejauh mata memandang hanya gedung-gedung pencakar langit yang terlihat.

Di suatu sore yang melelahkan, setelah mengikuti sebuah kursus fotografi di salah satu gedung di Jakarta, tampak suasana sunset yang indah. Saya segera mengambil kamera jadul, si Nikon D40 saya, dan mengabadikan sunset dengan nuansa gedung-gedung tinggi ini.

Dan ini lah hasilnya:

sunset in jakarta

sunset in jakarta

sunset in jakarta

sunset in jakarta

sunset in jakarta

sunset in jakarta

Batik Day

batikHari ini, tanggal 2 Oktober 2009, hampir seluruh rakyat Indonesia memakai batik! Yaaa, mungkin gak secara keseluruhan sampai di pelosok-pelosok, tapi paling nggak.. sejauh mata memandang, pakaian batik dengan berbagai macam model ada di mana-mana hehehe.. Menurut Wikpedia, UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) menunjuk batik Indonesia sebagai mahakarya warisan budaya (World Heritage) manusia, tepat pada hari ini.

Batik (atau kata Batik) berasal dari bahasa Jawa “amba” yang berarti menulis dan “nitik“. Kata batik sendiri meruju pada teknik pembuatan corak – menggunakan canting atau cap – dan pencelupan kain dengan menggunakan bahan perintang warna corak “malam” (wax) yang diaplikasikan di atas kain, sehingga menahan masuknya bahan pewarna. Dalam bahasa Inggris teknik ini dikenal dengan istilah wax-resist dyeing. Jadi kain batik adalah kain yang memiliki ragam hias atau corak yang dibuat dengan canting dan cap dengan menggunakan malam sebagai bahan perintang warna. Teknik ini hanya bisa diterapkan di atas bahan yang terbuat dari serat alami seperti katun, sutra, wol dan tidak bisa diterapkan di atas kain dengan serat buatan (polyester). Kain yang pembuatan corak dan pewarnaannya tidak menggunakan teknik ini dikenal dengan kain bercorak batik – biasanya dibuat dalam skala industri dengan teknik cetak (print) – bukan kain batik.

Ada dua jenis batik, berdasarkan dari cara pembuatannya:
* Batik tulis adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik menggunakan tangan. Pembuatan batik jenis ini memakan waktu kurang lebih 2-3 bulan.
* Batik cap adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik yang dibentuk dengan cap ( biasanya terbuat dari tembaga). Proses pembuatan batik jenis ini membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 hari.

Continue reading