Kalau dipikir-pikir, hidup di zaman kita ini sangat enak, ya? Apalagi bila kita kilas balik ke zaman dahulu kala; Belum ada sepeda, listrik, apalagi internet. Pergi ke luar kota harus berjalan kaki selama berhari-hari. Mau mengirim pesan, harus minta bantuan merpati pos. Mau mengumumkan sebuah berita penting ke seisi kampung, harus pakai kentongan.
Sejujurnya, kita harus berterima kasih kepada para inovator yang telah membantu membuat hidup kita jauh lebih baik. Terima kasih kepada Thomas Alva Edison yang telah menemukan lampu listrik. Terima kasih kepada Wright Bersaudara yang telah menemukan pesawat terbang. Terima kasih kepada para inovator lainnya yang jumlahnya terlalu banyak untuk disebut di sini.
Bukan hanya di luar negeri. Di Indonesia pun, kita bisa menyebut banyak nama yang telah sukses sebagai inovator. Ada nama Tirto Utomo, orang yang pertama kali memproduksi dan menjual air putih dalam kemasan. Ada nama Satya Witoelar, orang yang membangun layanan sosial media pertama di dunia yang berbasis lokasi. Dan masih banyak nama lainnya.
Satu pertanyaan yang perlu kita renungkan, “Bisakah saya menjadi seorang penemu juga?”
Possibly Related Posts:
- Katakan Cinta dengan Musik dan Bernyanyi
- #7HariAvatarBajuAdat
- Merry Christmas!
- Angingmammiri, the 5th Birthday!
- Birthday, Bellagio, and Mozilla WebFWD





Banner di sebelah adalah banner buatan 
Phewww… akhirnya posting lagi *lirik postingan sebelumnya yang bertanggalkan 2 Oktober 2009 yang tentang batik itu* :D
Nggak terasa ternyata postingku yang terakhir sebelum posting ini, adalah 3 bulan yang lalu!! Bulan Maret!! Boohooo… ternyata tanpa disadari saya sudah hiatus selama berapa bulan yah? Huhuhu.. ini semua karena saya terdampar di daerah terpencil untuk melaksanakan suatu tugas kenegaraan yang bernama PTT hahah..