Seri Kopdar (part 1)

Setelah nge-junk berseliweran di milis Kampung Gajah, akhirnya jadi juga kopdar sama mereka, tanggal 29 Maret kemaren. Di Plaza Semanggi, Lt. 3A, Food Court NON-SMOKING AREA *summon lupin* :D
Ajakan ini sudah dilemparkan beberapa hari sebelum gw berangkat ke Jakarta. Dan akhirnya ketika belum ada titik temu, gw limpahkan kepada teman-teman di milis untuk memutuskan. Sesuai dengan sms Markum, lokasi kopdar sudah dibicarakan di arisan tanggal 28 Maret kemaren, dan keputusannya yaitu di Plaza Semanggi *aaah PLANGI lagiiii??*


Daftar hadir:
1. Azil
2. Markum
3. Vinley
4. Rara dan partner
5. Suster & partner
6. Hendro
7. Lea
8. Loopin
9. Bunda Judith
10. Adhi

Ngobrol dengan pembicaraan segala macam. Sampai nggak sadar kalau kursi-kursi di sekeliling sudah pada dinaikkan ke meja dan para pelayannya sudah mulai ngepel ke sana ke mari :D

Berikut foto-foto:
Makananku yang lama banget datengnya. Pesan di Goiza, Combo super-something. Enak juga.
Makananku

Live Report dari Plangi dengan memanfaatkan wireless gratis-nya Plangi, pake laptopnya Azil. Dan ternyata ga guna banget dengan persoalan sbb: batere mo abis, ga ada bluetooth, ga ada infrared, ga ada card reader. Buang aja, zil! :D
live report

Beberapa buku yang kebetulan dibawa oleh para hadirin. Jadi bingung, ini milis kampung gajah atau milis buku sih? Hehehe. Dua di antaranya merupakan pesanan Fajri yang dititip lewat gw, kemudian lewat Azil. Bisa dibayangkan betapa ribetnya..
buku-buku

Para dharma wanita sebelum Bunda Judith dateng.
dharma wanita

Markum bagi-bagi kartu nama baru. Federal Marcos a.k.a Markum ini langsung ditodong minta tandatangan di atas kartu namanya. Kapok! :D
markum fans club
markum fans club

Ternyata ajang kopdar ini disusupi oleh distribusi beberapa CD yang “terlarang”. Adhi sang pengedar, dan Azil sebagai victim :D 68% yang diedarkan Adhi adalah hentai.
hentai??

Foto lengkap (minus Lupin yang udah pulang duluan). Perhatikan di sekitarnya, kursi-kursi udah pada dinaikkan semuah!
foto lengkap
foto lengkap

Seru!

11 thoughts on “Seri Kopdar (part 1)”

  1. Kenapa sih selalu ada gbr makanan setiap kopdar denganmu, Ra?!?!!
    btw, thanks bukunya ya……bermanfaat buangeeeettttttttt

    soalnya….
    soalnya….
    wah no comment deh
    *kabur*
    hihihi…

  2. jrit!

    kopdarnya coba pas aku di jakarta, biar seru

    lah!
    Lu bukannya ada di jakarta waktu itu??
    yeh.. soalnya gw di jkt-nya dari tgl 28 sih.. jadi apa daya dirimu ndak bisa bertemu dengan diriku :D

  3. waduh …
    pundak “clekat-clekit” ketusuk2 jenggotnya si markum waktu review poto

    -nuy-
    tukang poto dadakan

    aduh sayangku..
    makasih yah udah mo jadi tukang poto :D
    cup cup..
    eh hati2 ketusuk jenggotnya markum.. bisa-bisa…
    *ga berani membayangkan*

  4. kita gak ketemu ra, kenapa mesti jaga mulu? padahal ps tuh, ibarat jarak hanya tiga langkah dari kantor. mungkin lain waktu, atau kalau lagi nyasar ke makassar.

    hmmm lain kali mesti diusahain ketemu hahahaha…. ya udah c u next time lah :)

Leave a Reply