Jealousy

Campur aduk. Ga karuan.
Ya aku tau bukan karenamu.
Tapi tidak tahu kenapa.
Airmata mengalir.
Deras tidak mau berhenti.

Tolong..
Ku tidak bisa berhenti mencintaimu!
Ku tidak bisa kehilanganmu!
Dan ku tidak bisa mengatakannya dengan tegas.

I hate this funny feeling!
Is this called.. jealousy?

Ah!
Jealousy + PMS
A perfect match!
A perfect match to kill a girl in a sorrow.

8 Replies to “Jealousy”

  1. tos dulu!!huhuy..
    tapi efeknya PMS kali ini, makanku jadi menggila..
    sarapan 3 slice roti tambah cereal, dua jam kemudian coklat cadbury, dua jam kemudian nasi ketringan kantor, 2 menit kemudian nasi tutug oncom bawaan Miing Bagito yg lagi ultah, 5 jam kemudian martabak 3 potong, sejam kemudian nasi pleus pepes ayam..

    grok grok grok.. zzZZzz..

  2. Tolong..
    Ku tidak bisa berhenti mencintaimu!
    Ku tidak bisa kehilanganmu!
    Dan ku tidak bisa mengatakannya dengan tegas.

    edede..bahaya na, jadi kenapami?

  3. Hai,

    Baca dech sajak aku tentang “Cinta”, biar tahu makna
    mengapa “Cemburu” itu tidak perlu:

    CINTA

    Cinta,
    Selalu saja membuat kita bertanya,
    mengapa cinta?
    Mengapa cinta bisa membuat kita
    buta dan mabuk di dalamnya.

    lengkapnya… di:

    Salam Musim Bunga dari Holland.

    Maritha

Leave a Reply