Cinta?

Image hosting by Photobucket“I’m fall in love”.. Kira-kira apa yang akan kita bayangkan tentang seseroang yang ngucapin kalimat itu? Pasti orang tersebut sedang dalam keadaan yang ceria, di wajahnya ada sukacita, senyumnya mengambang ke mana-mana, dan bahkan dalam tidur pun, orang tersebut akan mimpi yang saaaangat indah.

Itulah cinta, yang memberikan sensasi kehidupan yang luar biasa bagi semua orang yang sedang merasakannya. Cinta menjadikan dunia ini penuh dengan bunga, keceriaan, dan dipenuhi dengan musik-musik yang indah. Seolah-olah dunia ini menjadi planet yang paling indah. Cinta mampu memotivasi jiwa, memompa semangat, menghancurkan ketidakberdayaan, dan cinta sanggup menyingkirkan kegelapan hati manusia.

Tapi hati-hati juga, cinta bisa bikin ga konsentrasi karena kebanyakan melamun. Dengan segala keindahan itu, sering kali kita tidak memperhatikan dimensi gelap dari conta. Bukankah sering kali cinta justru mengakibatkan kehancuran hati dan keputusasaan, dan sudah cukup banyak jiwa yang melayang juga karena cinta, bahkan sejarah mencatat, ada beberapa kerajaan dan negara yang hancur karena cinta.

Cinta merupakan salah satu kekuatan yang sangat dashyat di muka bumi ini. Hidup selalu dimulai dengan cinta, kita lahir karena cinta *hayo jangan ngeres! :p*, hidup di dalam cinta, dan akan sangat menggenaskan sekali kalau kita mengakhiri hidup tanpa cinta. Sepanjang hidup kita, cinta akan selalu menghiasi dan mengiringi. Bahkan kalau mau diperhatikan, hampir semua lagi yang ada selalu bertemakan cinta, dan film-film yang ada akan terasa hambar jikalau unsur cinta tidak ada di sana. Hayo ngaku siapa yang nggak suka film roman?? Film action sekalipun pasti ada unsur cinta.

Image hosting by Photobucket

Saya pikirpun tidak ada seorangpun di dunia ini yang akan sanggup mendefinisikan arti cinta. Memang sudah begitu banyak orang sepanjang sejarah ini, pujangga-pujangga besar, remaja-remaja yang sedang jatuh cinta, filsuf-filsuf besar, yang mencoba mendefinisikan cinta. Tapi saya yakin, masih begitu banyak definisi cinta yang tidak mungkin dituliskan dengan bahasa manusia. Begitu banyak rasa yang tidak mungkin digoreskan dengan kata-kata. Tidak akan ada seorang manusiapun yang sanggup mendefiniskan dengan sempurna arti kata cinta.

Pernak pernik warna merah menghiasi bulan Februari. Dari merah tua sampai merah muda. Pernah saya mendengar seroang anak kecil bertanya ke orang tuanya, “untuk apa orang membeli banyak coklat dan bunga mawar itu?” Trus dijawab, “Oh itu… mereka merayakan Valentine, di mana orang memberikan coklat dan bunga bawar untuk orang-orang yang dikasihinya. Gotcha! Seringkali hal ini membawa pemahaman keliru bahwa cinta itu sebatas coklat dan bunga mawar, bahwa cinta itu sebatas perayaan Valentine saja.

Di tengah valentine day yang sedang dirayakan begitu banyak orang, mungkin kita perlu mengalihkan pandangan sebentar kepada-Nya. Sebuah sosok yang patut dikagumi dan diikuti. Tidak ada bunga, tidak ada coklat, tidak ada lagu-lagu cinta yang mengalun romantis. Tetapi justru yang ada adalah pengkhianatan ciptaan-Nya, pukulan, makian, diludah, penghinaan, dirajam, sakit sekujur tubuh, cambukan, dan darah yang mengucur deras. Tetapi kasih-Nya tetap mengalir di antara kita.

Kasih Allah adalah suatu anugerah terindah dan terbaik apabila kita menerima dan merasakannya dengan setulus hati. Terlebih lagi bila melakukannya dalam hidup sehari-hari, bukan hanya pada hari yang dikenal dengan hari Kasih Sayang ini.

Cinta sejati itu pengorbanan dengan hati yang penuh penyerahan dan ucapan syukur.. apapun akibatnya. Hasil cinta sejati itu bukan dinilai dari dunia tetapi hasilnya dituai di akhirat nanti. Ditolak atau diterima, cinta sejati adalah untuk diberikan secara cuma-cuma berserta dengan ucapan syukur.

“…Thank you for loving me/For being my eyes/When I couldn’t see/For parting my lips/When I couldn’t breathe/Thank you for loving me/You pick me up when I fall down/You ring the bell before they count me out/If I was drowning you would part the sea/And risk your own life to rescue me..” (Bon Jovi, 2000)

Image hosting by PhotobucketKasihilah sesamamu seperti engkau mengasihi dirimu sendiri. Jangan hanya sehari, tetapi setiap saat, setiap waktu, setiap jam, setiap hari, selama hidupmu. Jangan sia-siakan hidupmu dengan hanya saling membenci, tetapi gunakan dengan saling menyayangi dan mengasihi sesama, siapapun mereka :)

Related posts :

24 Replies to “Cinta?”

  1. saya mau komen begini: kaukah itu Rara?
    :LOL:

    tulisannya kek bukan punya Rara hahahaha.
    anyway, sebenarnya saya lebih percaya kalau manusia itu lahir karena kangkung.

    ibu ngangkang, bapak melengkung #eh

  2. cinta sejati… hmmm…
    saya cuma percaya kalo cinta sejati itu hanya milik ibu pada anaknya.
    unconditional.

    kalo sama pasangan, aiihh… bisa hilang semudah menjetikkan jari.

  3. Senyum-senyum sendiri kerna cinta..apalagi pas liat hape..kentara banget orang dilanda asmara ini..wajahnya ceria sekali..biasa bertindak dilaur nalar seakan-akan mabuk cinta.. Setiap pergerakannya hanya si dia bermain dipikirannya.. Pengen tau dia di maana ,lagi ngapain, dan kapan yang ngedate lagi..

    Mabuk cinta = 0% Alkohol..

  4. Valentine di tahun 2006 dan beberapa tahun sebelumnya, Saya ingat pernah dikasi coklat dan bunga. Kalo Hari ini, ngemil coklat juga, tapi bukan karena dapat hadiah valentine. Itu kebetulan Ada temen yang baru pulang dari Singapura Dan bawa oleh-oleh coklat. Hihihi..

  5. Soal cinta mah nyerah deh, bisa sepanjang-panjangnya postingan bahas tema satu itu. Quote lagunya asik ra, bon jovi, gak terasa itu lagu sudah 19 tahun terputas-putar tersu di playlist :)

  6. Bumpa pernah merasakan cinta yang bikin hati deg-deg-an, atau muka jadi merah, atau melamun sendiri, atau apakah itu yang terjadi. Padahal bateku mo baca komik romantis dan dan nonton drakor romantis. Huhu…

  7. Aku pernah baca buku yang kalimatnya seperti ini kira-kita, ‘Tuhan tdk akan menerima amal kebaikan manusia, sebelum manusia itu mencintai sesamanya’, jleb banget yah, bahkan Tuhan menharuskan kita mencintai sesama dulu

  8. Yap. Saya pikir juga begitu kak, klu bicara tentang cinta, tudak ada seorang pun yang bisa mendefinisikan secara tepat btw setuju banget dengan kalimat ini;

    Hasil cinta sejati itu bukan dinilai dari dunia tetapi hasilnya dituai di akhirat nanti?

  9. Saya bukan tipe orang yang merayakan Valentine. Buat saya valentine itu sekadar akal-akalannya penjual cokelat, bunga, dan hadiah-hadiah lainnya saja, hahaha.

  10. Cinta sejati. Saya yakini cinta sejati itu hanya milik-Nya. Cinta-Nya kepada makhluk ciptaan-Nya. Cinta manusia? Hmmm… bisa memudar seiring waktu, meskipun dalam beberapa kasus ada yang bertahan. Pesimis ku di, hahaha… Selamat hari kasih sayang kak. Mari menebar kasih.

  11. Cinta, topik sepanjang masa yang tidak pernah mati untuk dibahas. Makin dibahas makin asik hahahaha bahkan jadi sesi curhat semalaman pun tidak akan bikin bosan Dan ngantuk

Leave a Reply