Two Canoes in Andaman Sea

A glimpse of my #PhuketTrip on last March. Amazing beaches, relaxing atmospheres, great foods!
Ah, by the way, I use only one of the android smartphones to took this photo. And I amazed with the result, as u can see here. Hehehe :)

Possibly Related Posts:


#MozCamp Asia 2011 dan Kuala Lumpur – Day 3

Postingan ini adalah lanjutan dari sini dan sini.

Hari kedua dimulai dengan sesi bersama di Junior Ballroom – Intercontinental Hotel – Kuala Lumpur, mendengarkan Jay Sullivan dan Dan Mills tentang State of the Product. Jay Sullivan bercerita bahwa yang dicari oleh para user adalah choice to use and choose. Sedangkan para developer adalah freedom to build, and to hack. Dan Mills menjelaskan tentang: 1) Firefox has to rock, 2) Be mobile!, dan 3) Enable the user-centered web.

Dan Mills. Photo by Rara

Setelah itu, saya segera ke ruang Orchird & Dahlia untuk mengikuti sesi PR / Communications Training for Mozilla Communication Reps oleh Shannon Prior dari Skills & Community. Sesi ini adalah pengenalan Mozilla PR dan program Mozilla Communication Reps. Lalu diskusi-diskusi tentang bagaimana bekerja dengan efektif dan menyampaikan pesan-pesan tentang misi Mozilla ke seluruh dunia.

Shannon Prior. Photo by Rara.

Continue reading

Possibly Related Posts:


#MozCamp Asia 2011 dan Kuala Lumpur – Day 2

Postingan ini adalah lanjutan dari sini.

Acara MozCamp Asia 2011 dibuka dengan berkumpul bersama di Ballroom, dibuka oleh Gen Kanai, lalu dilanjutkan dengan Opening Speech oleh Chairperson Mozilla Foundation, Mitchell Baker.

Gen Kanai welcomes Mozillians at MozCamp Asia 2011. Photo by Rara.

Opening speech dari Mitchell Baker sangat menyemangati para mozillians yang hadir. Mitchell berbagi tentang:
- apa itu mozilla, dan tujuan utama dari mozilla.
- sedikit sejarah tentang yang telah dilakukan oleh mozilla selama ini untuk mencapai tujuan utama tersebut
- apa saja yang telah dikerjakan
- apa yang akan harus kita lakukan bersama-sama untuk memenuhi tujuan utama.
Ingin tahu lebih banyak, bisa intip postingan Mitchell Baker di: Mozilla in the New Era: Long-ish Video Description From MozCamp Asia

Mitchell Baker, Chairperson of Mozilla Foundation. Photo by Rara.

Continue reading

Possibly Related Posts:


#MozCamp2011 Asia dan Kuala Lumpur – Day 1

Bulan November kemarin saya sempat menyambangi Kuala Lumpur – Malaysia, demi mengikuti acara akbar Mozilla Camp Asia 2011. Mozilla Camp Asia 2011 ini adalah acara invitation-only bagi para kontributor aktif Mozilla di Asia. Dan ini adalah Mozilla Camp yang pertama kali diselenggarakan di Asia, dengan tema “Many Voices One Mozilla”.

Many Voices One Mozilla

Acara Mozilla Camp Asia tersebut diselenggarakan dari tanggal 19 – 20 November 2011, di Hotel Intercontinental, Kuala Lumpur – Malaysia. Diikuti oleh kurang lebih 150 peserta dari berbagai negara, khususnya negara-negara di Asia. Para paid staff dari Mozilla Foundation HQ (headquarter) juga pada berdatangan. Termasuk Chairperson Mozilla Foundation, Mitchell Baker! Yay! Dan ya, tentunya Gen Kanai juga ada!

Mozilla Indonesia di Mozilla Asia Camp 2011. Photo by Viking Karwur.

Continue reading

Possibly Related Posts:


Travelling to Bangkok (3)

Disclaimer: postingan ini sudah basbang, kejadiannya bulan Juli 2010, tapi lanjutannya ga jadi-jadi karena ga sempat melulu >.<

Postingan ini merupakan sambungan dari postingan sebelumnya:
- Travelling to Bangkok (1)
- Travelling to Bangkok (2)

Bangun telat, jam 6.45. Padahal penjemputan untuk ke Damnoen Saduak Floating Market jam 7 pagi. Langsung deh, mandi kilat, ga sarapan, ngabur ke lobby. Hehehehe.

Me and Golda on the way to Damnoen Saduak Floating Market

Damnoen Saduak Floating Market terletak 110 km dari kota Bangkok. Perjalanannya sendiri kurang lebih 1 jam, sampai di tempat semacam dermaga khusus untuk kapal-kapal yang ke floating market tersebut. Melalui kanal-kanal sungai dengan pemandangan rumah-rumah penduduk, kira-kira 1/2 jam kemudian sampailah kita di Damnoen Saduak Floating Market.

Continue reading

Possibly Related Posts:


Travelling to Bangkok (2)

Postingan ini merupakan sambungan dari postingan sebelumnya: Travelling to Bangkok (1).

Perjalanan dari Suvarnabhumi International Airport menuju Khaosan Road memakan waktu kurang lebih 45 menit. Sesaat setelah naik, supir taksi bertanya apakah mau pakai argo atau tidak mau pake argo. Kalau pakai argo mungkin bisa nawar. Tapi berhubung kami berdua tidak tahu menahu soal jarak dan harga yang pas untuk ke Khaosan Road, maka kami minta pak supir untuk menyalakan argonya saja. Dengan catatan harga di argo di luar biaya tol.

Gerbang tol pertama 25 Baht, dan gerbang tol kedua 45 Baht. Karcis tolnya cukup unik. Kalau di Indonesia karcis tol-nya serba ngirit dan komputerisasi, di Bangkok karcis tol-nya lebih besar dan manual. Bukan manual tulis tangan, tapi manual dilubangi pada gerbang tol yang dilewati. Total ongkos taksi yang harus dibayar adalah 470 Baht, tidak termasuk tarif tol tadi.

Tiba di Khaosan Road, taksi ternyata tidak bisa masuk karena pada malam hari jadi car free night :D untungnya Rikka Inn ini terletak di ujung Khaosan Road yang dekat Burger King. Jadi dari ujung jalan pun tidak terlalu jauh.

Continue reading

Possibly Related Posts:


Travelling to Bangkok (1)

Akhirnya, setelah di-pending 3 kali karena 3 bulan terakhir ini Bangkok sempat rusuh, saya berangkat juga ke Bangkok. Saya berangkat bareng Golda. Karena tiket yang saya pakai adalah tiket voucher gratisan, maka pengurusannya pun tidak melalui website Air Asia seperti biasa, tetapi melalui staf Air Asia Office Management. Namanya mbak Kristina.

Hingga hari Senin kemarin, saya sama sekali belum pegang tiket. Hanya tau kalau saya akan berangkat ke Bangkok hari itu juga, karena sudah dijadwalkan setelah penundaan terakhir. Jadi hari Senin kemarin, jam 11.00 saya sudah tiba di kantor Air Asia Office Management, Bandara Soekarno Hatta terminal 1A, lantai 2, untuk mengambil tiket dari mbak Kristina. Kemudian ke terminal 3 untuk bayar pajak tiketnya (harga tiket sih Rp 0.- hehehe), kemudian kembali ke terminal 2D untuk cek in dan siap berangkat pukul 16.20 dengan menggunakan QZ 7716.

Lembaran konfirmasi dari mbak Kristina untuk bayar pajak dan cek in

Masuk ke terminal 2D Bandara Soekarno – Hatta, ternyata Air Asia punya sistem antrian yang baru, demi mencegah lamanya antrian. Terakhir naik Airasia ke Kuala Lumpur, bulan Oktober yang lalu, sistem check-in masih manual dan pakai ngantri2 :P

Continue reading

Possibly Related Posts:


SOLO: Sharing Online Lan Offline (Day 1)

SOLO, Sharing Online Lan OfflineWeekend kemarin saya menyempatkan diri ke Solo. Kalau di TripIt, Solo dinamakan sebagai Surakarta. Ya, kota yang dikenal luas dengan nama Solo ini, sebenarnya nama aslinya adalah kota Surakarta. Di Indonesia, Surakarta merupakan kota peringkat kesepuluh terbesar (setelah Yogyakarta). Sisi timur kota ini dilewati sungai yang terabadikan dalam salah satu lagu keroncong, Bengawan Solo.

Lalu ngapain saya ke Solo? Jadi begini, tanggal 5-6 Juni 2010 kemarin, komunitas blogger Bengawan Solo mengadakan acara yang bertajuk SOLO: Sharing Online Lan Offline. Acara ini merupakan ajang pertemuan blogger dan pengguna aktif teknologi informatika dengan masyarakat luas yang membutuhkan teknologi serupa untuk meningkatkan kualitas hidup bersama. Banyak kelompok perajin dan masyarakat yang sejatinya bisa lebih cepat mengembangkan diri, usaha dan komunitasnya dengan menggunakan internet, namun masih terkendala banyak sebab. Melalui diskusi-diskusi di forum Sharing Online Lan Offline inilah, banyak pihak diharapkan bisa saling menginspirasi.

Saya tiba di Solo jam 3 subuh, hari Sabtu, tanggal 5 Juni 2010. Di subuh itu, kota Solo masih sepi. Kendaraan yang saya tumpangi membelah jalan Slamet Riyadi, mencari Graha Solo Raya yang akan menjadi tempat dilaksanakannya acara SOLO: Sharing Online Lan Offline ini. Setelah menandai letak Graha Solo Raya, saya dan rombongan pun mencari tempat untuk sekedar meletakkan kepala dan tubuh yang telah duduk di atas kendaraan selama 12 jam lamanya ini.

Continue reading

Possibly Related Posts:


The Horizon

The Horizon

Camera: Fujifilm FinePix V10
Exposure: 0.005 sec (1/220)
Aperture: f/7.4
Focal Length: 6.3 mm
ISO Speed: 64
Tanggal: 11 Maret 2009
Lokasi: Selat Karimata, Indonesia.

Possibly Related Posts: