Pengen ikut #365shots, ga tau apa yang mau ditampilkan untuk posting pertama.
Ini lah 365shots pertama saya :P
Possibly Related Posts:
Pengen ikut #365shots, ga tau apa yang mau ditampilkan untuk posting pertama.
Ini lah 365shots pertama saya :P
Possibly Related Posts:

Camera: Fujifilm FinePix V10
Exposure: 0.005 sec (1/220)
Aperture: f/7.4
Focal Length: 6.3 mm
ISO Speed: 64
Tanggal: 11 Maret 2009
Lokasi: Selat Karimata, Indonesia.
Possibly Related Posts:
Lokasi: pulau Tambelan, Kepulauan Riau.
Tanggal: 27 Februari 2009
Dengan menggunakan Digital Camera Fuji FinePix V10.
Possibly Related Posts:

Lokasi: perairan Tambelan, Kepulauan Riau.
Tanggal: 30 Januari 2009
Dengan menggunakan Digital Camera Fuji FinePix V10
Possibly Related Posts:

Lokasi: Uluwatu, Bali
Camera: Fujifilm FinePix V10
Exposure: 0.003 sec (1/300)
Aperture: f/3
Focal Length: 7.1 mm
ISO Speed: 100
Exposure Bias: 0/100 EV
Flash: Flash did not fire
Possibly Related Posts:
![Bali 012008 010 [640x480].jpg](http://www.i-rara.com/wp-content/uploads/2008/01/Bali%20012008%20010%20%5B640x480%5D.jpg)
Lokasi:
Swimming Pool Area @Hotel Aneka Kuta, Kuta – Bali, Indonesia.
Keterangan foto:
Camera: Fujifilm FinePix V10
Exposure: 0.003 sec (1/340)
Aperture: f/2.8
Focal Length: 6.3 mm
ISO Speed: 200
Exposure Bias: 0/100 EV
Flash: Flash did not fire
Possibly Related Posts:
![Ingat Makassar 114 [640x480].jpg](http://www.i-rara.com/wp-content/uploads/2007/06/Ingat%20Makassar%20114%20%5B640x480%5D.jpg)
Sepeda adalah alat transportasi yang sederhana, tanpa mesin sehingga di Indonesia dikenal sebagai kereta angin. Dari bangun sepeda inilah yang akhirnya dibuat sepeda motor.
Sepeda dikatakan memutus kejayaan kereta kuda dan hewan-hewan sejenisnya. Hebatnya, meski usianya yang sudah tua, konsep melaju yang menggunakan kayuhan kaki ternyata tetap disuka kalangan tua dan muda.
Kini, sepeda punya beragam nama dan model. Ada sepeda roda tiga buat balita, sepeda mini, “sepeda kumbang“, hingga sepeda tandem buat dikendarai bersama. Bahkan olahraga balap sepeda mengenal sedikitnya tiga macam perangkat lomba. Yakni “sepeda jalan raya” untuk jalanan mulus yang memiliki sampai 16 kombinasi gir yang berbeda, “sepeda track” dengan hanya 1 gigi serta “sepeda gunung” yang memiliki 24 gigi. (Id-Wikipedia: Sepeda)
![Ingat Makassar 113 [640x480].jpg](http://www.i-rara.com/wp-content/uploads/2007/06/Ingat%20Makassar%20113%20%5B640x480%5D.jpg)
Nah ternyata di Makassar, kata sepeda ini menjadi istilah tersendiri. Kerap digunakan dengan kalimat “oee sappeda!“. Dan yang menarik perhatian, istilah ini tidak diucapkan oleh kaum perempuan, tetapi mayoritas kaum lelaki. Terutama para tukang becak :D
Saya mengenal istilah ini sewaktu saya masih di bangku SMU dulu. Seringkali saya mendengar para tukang becak meneriaki kalimat ini apabila ada cewek yang lewat di depannya. Entah siapa yang mulai, paling mungkin berasal dari obrolan tukang becak yang memang banyak melahirkan istilah2 lucu di Makassar.
Ada juga yang bilang istilah ini adalah sindiran bagi orang miskin yang gak punya apa2 dan merupakan pasangan dari istilah, “oe.. pajero!!“. Entah benar atau tidak. Teman saya Mus, malah mengatakan bahwa istilah ini juga populer di kota Balikpapan, tempat dia berasal. Dan fungsinya sama, untuk mengganggu cewek yang lewat.
Varian makna dari istilah ini adalah.. “saya pegang dadamu“. Maaf jadi agak jorok :P Dan ketika saya bertanya tentang kebenaran dari varian makna tadi, hampir semua mengatakan “mungkin begitu artinya, sebab reaksi cewek yang diteriaki dengan istilah tersebut akan mengeluarkan reaksi yang negatif :D
Kenapa bikin teringat sama Makassar? Ya, ketika saya melihat sepeda yang berjejer untuk dijual ini, saya kontan teringat dengan seruan unik ini :) dan cuma di Makassar dapatnya hehehe.. *walau tadi Mus bilang ada tonji di Balikpapan*.
Keterangan foto:
Lokasi: Jl. Cenderawasih, depan Stadion Mattoangin, Makassar.
Tanggal pemotretan: 19 Juni 2007
Camera: Nikon D40
Exposure: 0.005 sec (1/200)
Aperture: f/8
Focal Length: 55 mm
Exposure Bias: 0/6 EV
Possibly Related Posts:
Ini foto diambil waktu saya jalan-jalan ke Malino beberapa waktu yang lalu. Di malam hari saat ngunjungin beberapa tempat saya iseng motret anggrek nganggur dengan memakai kamera kakak saya. Hasilnya? Memuaskan untuk saya.. Tapi nggak tau untuk para fotografer profesional, pasti masih banyak yang harus dikoreksi :)
Oh iya, dengan iseng pula saya submit ini ke fotografer.net. Lumayan, buat minta koreksi biar bisa lebih baik lagi hehehe..
Btw keterangan foto:
Camera: Nikon D40
Exposure: 0.008 sec (1/125)
Aperture: f/5.6
Focal Length: 55 mm
ISO Speed: 200
Exposure Bias: 0/6 EV
Ini bukan posting untuk lomba itu lho.. Belum :D
Possibly Related Posts: