Thoughts, Dreams, and Emotions…

Sebuah Percakapan Tentang Sikap dan Hati

Kemarin dulu.
Kata temanku, “Sudahlah, jangan ke sana lagi. Bikin sakit hatimu saja.”
Kataku, “Tapi aku hanya ingin melihat lagi, kalau-kalau…”
Kata temanku lagi, “Seribu kali pun kamu ke sana dan melihatnya, seribu kali pun akan terasa tumpahan cuka di atas luka-lukamu.”
Kataku lagi, “Aku hanya…”
Kata temanku lagi, “Jangan bermain dengan hatimu yang sedang galau.”
Kataku, “Akan kucoba.”

Hari ini.
Kata temanku lagi, “Nah kan, kamu ke sana lagi…”
Kataku sambil terisak, “Aku tidak bisa, aku tidak tahan.. Maafkan aku.”
Temanku hanya bisa menghela napas, kemudian berkata, “Jangan minta maaf padaku, tapi minta maaflah pada hatimu.”
Kataku, “Aku perlu melakukan sesuatu.”
Kata temanku, “Lakukanlah yang perlu. Jaga sikap dan yang terpenting, jaga hatimu. Hatimu terlalu terkoyak. Sedikit lagi musnah.”

Dan aku pun makin larut dalam raksa yang menyengat.
Membakar dan mengulitiku.

11 Comments so far

  1. Somba Mual February 8th, 2008 1:02 am

    ah, bolehkah kita kelak saling bercakap?

  2. Ira February 8th, 2008 6:55 am

    Jangan menyiksa dirimu sedemikian rupa. Kalo perlu, triaklah sekeras kerasnya. Dakyu siap membantu kalo kalo ada yg perlu di injek².

  3. putry February 8th, 2008 9:05 am

    ku katakan…
    lakukan yang terbaik menurutmu…
    yang terpenting, tambal hatimu yang terkoyak
    kuingatkan…
    tak ada yang sia-sia, semua pasti ada hikma

  4. Abied February 8th, 2008 9:25 am

    Kok semua tentang cinta ya?
    Menjelang valentine kali!
    Kalau sakit hati kan bisa diobati ma bu dokter. Ya to?
    Eh, bu! Punggung bagian kiri saya selalu ngilu, apa kena rheumatik gara-gara terlalu banyak duduk di depan monitor komputer ya?
    Hihih …

  5. Rafi February 8th, 2008 9:57 am

    Dia bilangji temanta jangan pergi, tapi pergiki juga.
    terkoyakmi hatita

  6. Ina February 8th, 2008 6:54 pm

    Semangat…!!!!!

  7. mamie February 8th, 2008 7:03 pm

    Tidak semua yang manis itu membahagiakan, dan tidak semua yang pahit itu menyakitkan, bersabarlah dan berserah kepada rencanaNya, karena Dialah yang Maha Tahu dan Maha Mengasihi. Ganbatte!!!

  8. aan February 8th, 2008 10:10 pm

    meminjam kalimat susanna tamaro; orang yang meninggalkan masa remajanya tanpa terluka, tak akan jadi dewasa yang sempurna.

  9. rara February 9th, 2008 1:02 am

    Somba Mual: tentu

    Ira: tenang, rha… sebelum kamu injek2 saya mau gantung dulu

    putry: ya semua datang pasti ada maksudnya..

    abied: halah.. bukan dalam rangka valentine yg jelas sakit hati tentu bisa diobati dokter, dokter penyakit dalam tapinya hahahaha

    rafi: mo mi diapa kodong..

    ina: makasih!!

    mamie: thanks *peluk2

    aan: maka saya akan menjadi dewasa sempurna ya? huehehehe *lariiii

  10. Nhie February 9th, 2008 9:36 am

    wetz…

    rara satu ji yg mau saya bilang ama kamu….

    Semangaaaat….jangan sedih terus…semua ada hikmahnya

    senyum dulu eh

  11. rusle February 10th, 2008 1:00 am

    apapun itu, semoga semuanya membaik…
    amin

    ..hati adalah milik kita semata…
    setiap inspirasi yang diolah oleh hati, tentu kemudian dimatangkan di dalamnya, sampai muncul sebuah sikap..

    apapun pilihan sikapnya, tidak pernah ada kata salah..
    pilihan pastilah selalu benar…
    yang ada hanya konsekuensi dari pilihan itu

Leave a reply

badak

boinkme