
Possibly Related Posts:
- Social Media Day
- SOLO: Sharing Online Lan Offline (Day 1)
- Tugas Baru, Beban Baru
- Lunas!
- Kisah Tentang Seorang Teman

Possibly Related Posts:
Ingat ga posting blog saya lebih dari 10 hari yang lalu? Kan tanggal 5 kemaren itu diadakan coblos-coblosan untuk memilih orang nomer satu di Sulawesi Selatan. Dan sepertinya kumis itu lagi ngetrend tahun ini kalau PILKADA. Yup, siapa lagi kalau bukan pasangan pak Kumis dan si Kacamata, yaitu Syahrul Yasin Limpo – Agus Nu’mang. Kalau menurut saya, pasangan ini memang yang paling mewakili Sulawesi Selatan, sebab keduanya merupakan gabungan dari suku Makassar dan suku Bugis (Syahrul dari Kabupaten Gowa dan Agus dari Kabupaten Sidrap). Sedangkan 2 pasangan lainnya itu merupakan gabungan dari suku Bugis dan Luwu. Ini saya tulis berdasarkan berita yang saya baca di koran SINDO beberapa waktu yang lalu.
Kemarin saya iseng-iseng search fotonya pasangan kandidat yang baru menang ini, lumayan surprise kita menemukan pasangan ini punya blog hahaha.. Blognya di http://blog.syahrulyasinlimpo.info/ yang isinya merupakan kumpulan berita dari berbagai media tentang pasangan ini. Dan situs utamanya terletak di alamat http://syahrulyasinlimpo.info/. Unik juga, mereka berusaha menarik perhatian para penghuni dunia maya untuk melek politik hehehe..
Nah kan sudah punya blog, alangkah serunya itu kalau mereka ternyata mau bergabung dengan Komunitas Blogger Makassar Angingmammiri.org di’? Weks, saya ndak bisa membayangkan kalau hal tersebut bisa terjadi hahahaha… *ketawa shinchan mode on*
So, akhir kata, buat Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang telah terpilih, mohon janji-janjinya direalisasikan yah. Dan tolong.. tetap buat kota Makassar dan propinsi Sulawesi Selatan tetap AMAN.
Possibly Related Posts:

Thanks buat daeng Leo “metalgrin” :)
Possibly Related Posts:
Sebenarnya saya berulangtahun dalam situasi yang serba dilema. Di sisi lain saya lagi turut berbelasungkawa atas meninggalnya ayah dari teman akrab saya, Bati. Kemarin langsung dibawa ke Sidrap. Jadi pergantian hari dari tanggal 14 November ke tanggal 15 November itu tidak mendebarkan seperti tahun-tahun yang lalu. Sedih.., soalnya kalau Bati nanti mengingat ulang tahun saya, dia akan mengingat sehari sebelumnya adalah tanggal pergi Ayahnya yang tercinta :(
Anyway, tadi pagi saya sudah dibangunkan oleh celotehan-celotehan anak-anak kecil di rumah saya. Siapa lagi kalau bukan keponakan-keponakanku yang bawel-bawel itu. Mereka ribut membangunkan saya, supaya saya segera bangun untuk buka kado yang mereka sudah siapkan untuk saya hehe..

Kado dari para kurcaci

Kue ultah

iPod nano 3rd gen from atashi no koibito.. thank you yah :) *hugz*
Dan buat teman-teman yang sudah kirim email, sms, comment di friendster, isi guestbook di multiply, maupun yang mengucapkan secara langsung, terima kasih yah.. Terima kasih banyak atas doa-doanya yang baik semua itu, termasuk doa minta traktiran hahaha..
Tidak terasa umurku sudah 28 tahun, waktu yang berjalan sangat cepat, rasanya seperti baru kemarin saya ikut UMPTN untuk masuk UNHAS, rame-rame pendaftaran ulang, rame-rame pergi Penataran P4. Apa yang sudah saya buat? Yah itu harus menjadi kontemplasi buat diri saya sendiri. Apa yang sudah saya capai? Apa yang sudah saya lakukan selama ini? Bergunakah hal-hal yang telah saya lakukan selama ini? Sudah saatnya untuk merencanakan hal-hal yang akan dilakukan, dan harus dilakukan.
Menjadi dewasa adalah impian setiap anak kecil. Tapi percaya atau tidak, kembali menjadi anak-anak adalah impian sebagian orang dewasa. Kembali ke masa-masa di mana kita tidak perduli dengan persoalan hidup, yang penting bisa enjoy. Kepolosan anak kecil membuat mereka bisa berteman dan bermain dengan siapa saja, walaupun teman mainnya mungkin saja baru kenalan 10 menit yang lalu. Umur membuat dan terkadang “memaksa” kita untuk menjadi dewasa, dan harus berani melihat persoalan hidup di sekeliling kita.
Jadi iseng pengen pamer urutan foto hehehe..
Silakan menikmati :P
:D
Possibly Related Posts:
Kemarin, tanggal 5 Nopember 2007, adalah hari libur se-Sulawesi Selatan hehe. Kenapa? Karena ada pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan untuk periode 2008 – 2013. Proses kampanye sebelumnya penuh dengan peperangan slogan dan janji-jani semata. Kemarin adalah harinya di mana rakyat Sulawesi Selatan berpesta demokrasi harus menentukan siapa pemimpin Sulawesi Selatan untuk 5 tahun mendatang.
Pada surat keterangan yang menyertai kartu pemilih, di situ ditulis bahwa waktu memilih adalah jam 07.00 – 13.00. Saya terjaga dari tidur sekitar jam 9 atau 10 (sudah lupa hehe), lalu segera siap-siap karena ternyata kakak saya sudah siap mau ke TPS.
Saya empat chatting sama tetanggaku, Ary, tanya2 apa dia sudah ke TPS dan bagaimana suasananya. Ternyata Ary sudah ke TPS dari jam 8 pagi tadi dan suasananya masih sepi. Mungkin karena masih pagi, belum pada bangun.

Tepat jam 11 saya ke TPS 15 di jalan Pelita Raya Tengah dengan kakak saya, ternyata masih sepi. Saya cukup heran karena ini sudah jam 11 yang notabene juga tinggal 2 jam lagi habis mi waktu memilih.

Pas daftar sempat tanya-tanya sama petugasnya (duh tp lupa tanya namanya), “Pak, banyak mi orang yg datang tadi?”. Trus dijawab sama petugasnya, “Belum. Ka dari tadi sepi-sepi begini ji.” Lalu saya tanya berapa orang yang terdaftar di TPS, dia bilang sekitar 300 orang yang terdaftar di situ, tapi yang datang hingga jam 11 tadi itu baru 78 orang.

Entah ada apa ya?
Apa karena kartu pemilih yang tidak terbagi secara rata? Saya sudah dapat kartu pemilih ini dari minggu lalu. Tapi ada beberapa teman saya tidak menerima kartu pemilihnya hingga hari pemilihan ini. Tetapi yang aneh juga, ada beberapa teman saya justru punya dua kartu pemilih. Disebut-sebut di koran bahwa warga yang sudah meninggal masih dikirimkan kartu pemilih. Nah kalau begini, siapa gerangan yang patut disalahkan?
Sungguh aneh, oleh karena tidak meratanya pembagian kartu pemilih untuk PILKADA Sulsel ini, seakan-akan sebagian warga tidak diberi hak untuk turut memilih kandidat kesayangannya dan dipaksa untuk Golput :(
Yah kembali ke cerita PILKADA, akhirnya saya melanjutkan ke dalam, ambil kertas suara, pergi ke tempat yang disediakan, coblos nomer yang diinginkan, lalu masukkan kertas suara ke dalam kotak suara.
Dan terakhir, coblos kelingking ke tinta yang menurut saya agak catchy :p ijo metalik! Hehehe..


Kartu / surat suara yang siap dicoblos.. :D

Jariku ijo metalik!! Huhuy! Tanda pelaksanaan kewajiban sebagai warga Sulawesi Selatan yang baik hehehe
Demikian cerita saya tentang PILKADA kemarin, saya bersyukur menggunakan hak suara saya untuk turut berpesta demokrasi dan menjadi warga Sulawesi Selatan yang baik hehehe..
Satu hal lagi, hingga akhir hari kemarin, hasil QUICK COUNT yang beredar berbeda-beda. Entah yang mana harus dipercaya..
Lembaga Survei Indonesia :
Amin/Mansyur : 1.201.518 (45,51%)
Azis/Mubyl : 602.858. (22.83%)
Syahrul/Agus : 835.848 (31,66%)
Lingkaran Survei Indonesia :
Amin/Mansyur : (37,16%)
Azis/Mubyl : (22.14%)
Syahrul/Agus : (49,70%)
Jadi, yang mana sebenarnya yang dapat dipercaya? Sebab media Tribun Timur yang dijadikan patokan untuk berita tentang PILKADA ini pun benar-benar kontradiktif! Berita sebelumnya menjagokan salah satu pasangan, lalu berita setelahnya menjagokan pasangan calon gubernur lainnya.
Yah, kita tunggu 10 hari lagi, katanya 10 hari lagi akan ada hasil resmi dari KPU.
Valid? Hanya Tuhan yang tahu..
Possibly Related Posts: