RSS
 

Archive for May, 2006

Promosi.. Hehe :”>

31 May

*ehem*
Memperkenalkan…. (sound: drumroll)

“Buku ini bisa jadi panduan agar orangtua dapat menghindari terjadinya bongkahan keras di hati remaja. Sehingga iklim psikologis rumah jadi lebih nyaman, serta mengetatkan jalinan kasih antara remaja dan orangtuanya.”
- Elly Risman S.Psi – Psikolog anak dan remaja. Direktur yayasan kita dan buah hati

“Manis, menyentuh, dan inspiratif … untuk semakin mengerti bahwa dari sesuatu yang berbeda bisa saling melengkapi dengan indahnya. Seindah cinta orangtua dengan anak-anak mereka yang (konon) tanpa syarat.”
- Icha Rahmanti – penulis Cintapuccino dan Beauty Case

“Menyentuh hati … Sungguh, membaca buku ini membuat saya lebih menghargai apa yang saya miliki!”
- Primadonna Angela – Penulis Jangan Berkedip!

“Buku ini memberi banyak contoh bagaimana konflik remaja dan orangtua bisa terjadi. perbedaan bisa menimbulkan riak-riak pertengkaran remaja dan orangtuanya.”
- K. Atmojo – Editor dan publisher Majalah Cerita Kita

“Wajib dibaca para remaja untuk menghadapi keinginan orang tua yang kadang-kadang nggak sesuai dengan hati nurani kita. Apalagi ini berdasarkan kisah nyata.”
- Luna TR. – Penulis trlogy Sweet Angel

“Banyak cara jadi remaja yang lebih oke. Salah satunya lewat buku yang ringan namun sarat makna ini”
- Indra Bruggman – Bintang Sinetron

Blogfam, Penerbit Cinta dan ke-12 penulis Blogfam, mempersembahkan, sebuah buku hasil karya kerjasama online.

Bukuku!!!
(klik di sini untuk melihat versi besarnya)

Kumpulan kisah nyata (baik kisah si penulis maupun kerabat penulis) yang dikemas dalam buku berukuran 13.5 x 19.5 cm dan sebanyak 156 halaman ini berkisah tentang hubungan antara orangtua dan anak di waktu masa remaja.

Penerbit: Cinta
Kata pengantar oleh Labibah Zain a.k.a Maknyak
Penyusun: Benny Rhamdany dan Elsa W

Dapatkan di toko-toko buku terdekat, mulai 24 Juni 2006!

Aduh gw betul-betul seakan ga percaya dan ga nyangka bahwa gw punya sesuatu yang diterbitkan! Dan yang paling norak, namaku ada di buku itu, di mana akan dipajang di toko-toko buku!! Waa hehehe..

Untuk kang Benny dan mbak Sa, terima kasih yah atas segala usaha dan semangatnya untuk menerbitkan buku ini…

Untuk Blogfam.. mwah mwah untuk kesempatan ini!!!

Wow.. still can’t believe, it’s my first published one!!!

Possibly Related Posts:


 

TEMBAKAU: Berbahaya dalam Bentuk Apapun!!

31 May

Bahaya Tembakau!

Sehubungan dengan peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2006 yang jatuh pada tanggal 31 Mei 2006, maka kami, penulis blog yang peduli dengan masalah ini, bermaksud untuk memperingatkan kita semua akan bahaya merokok:

1. Memperingatkan kita semua bahwa tembakau BERBAHAYA DALAM BENTUK APAPUN. Rokok, rokok pipa, bidi, kretek, rokok beraroma cengkeh, snus, snuff, rokok tanpa asap, cerutu… semuanya berbahaya.

2. Memperingatkan kita semua bahwa tembakau dalam jenis, nama dan rasa apapun sama bahayanya. Tembakau BERBAHAYA DALAM SAMARAN APAPUN. Mild, light, low tar, full flavor, fruit flavored, chocolate flavored, natural, additive-free, organic cigarette, PREPS (Potentially Reduced-Exposure Products), harm-reduced… semuanya berbahaya. Label-label tersebut TIDAK menunjukkan bahwa produk-produk yang dimaksud lebih aman dibandingkan produk lain tanpa label-label tersebut.

3. Menuntut Pemerintah Republik Indonesia untuk sesegera mungkin meratifikasi WHO Framework Convention on Tobacco Control (WHO FCTC) demi kesehatan penerus bangsa. Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia yang belum menandatangani perjanjian Internasional ini.

Internet, 31 Mei 2006

Tertanda,

Irayani Queencyputri a.k.a RaRa

Possibly Related Posts:


 

Nasib..

28 May

Pagi hari..
“Hey, bangun.. bangun. Dengarin tuh alarm di ponselmu sudah bunyi. Berat nih, semalaman kamu di atasku.. Wah jangan ngorok lagi dong, ayo bangun! Duh, sebentar bajuku mesti diganti, ilermu ke mana-mana nih!”

Siang hari..
“Wah sepi juga ya, jadi kangen harum rambutnya sih. Dia pake shampoo apa ya? Tapi kalau ingat sama ilernya… Wah iya.. Ya ampun… IIIHH.. DIA LUPA GANTI BAJUKU!!!”

Sore hari..
“Wah temanmu datang lagi ya, Ra! Rame ya mereka, menggosip terus. Tapi satu hal nih.. Aduh, Ra. Kasih tau sama temanmu dong, buat kepala jangan buat yang di bawah dong. Nggak enak nih suasananya. Bisa-bisa kan..”

Malam hari…
“Hey, kita ketemu lagi! Tapi.. YA AMPUN BAJUKU BELUM DIGANTI!! Masih ada bau ilermu kemarin malam nih.. Hhh nasib nasib jadi bantal kepala…”

—–
Pernah diposting di milis Writerstavern

Possibly Related Posts:


 
11 Comments

Posted in Writing

 

Paratyphoid Fever

22 May

terkaparTanggal 16 Mei 2006 malam yang lalu gw masuk rumah sakit. Tepatnya di RS Grestelina. Diagnosa demam paratifus ama suspect APP alias radang usus buntu. Pasti kalian pada mikir, lah.. bukan maag toh. Iya, ternyata bukan. Tapi memang gw juga mempunyai riwayat maag yang sangat kronis.

Nah kronologis penyakit gw tuh gini..
Hari Senin (15/05) sekitar jam 2 pagi gw merasa kembung, mual-mual, kemudian muntah-muntah. Perut gw bagian ulu hati sakit banget. Muntah ga karuan. Gw langsung curiga bahwa gastritis gw kambuh. Soalnya gw udah beberapa kali seperti ini dan berakhir dengan vonis yang sama tiap kali ke dokter. Tapi yang beda, perut gw sakit melilit banget. Pokoknya ga tahan, beda ama biasannya. Udah minum promag, mylanta, terakhir farmakrol pun ga mempan. Tetep muntah dan sakit yang membuat gw mengkerut di tempat tidur sambil mengerang.

Jam 6 pagi nyokap bangun n kaget liat gw dah lemes sambil ngeluh kalau gw kesakitan. Gw langsung dilarikan ke UGD Rumah Sakit Stella Maris. Di sana gw langsung diberikan obat anti muntah dan obat maag secara intravena (langsung dimasukkan ke dalam darah). Trus karena gw masih lemes dan masih juga muntah akhirnya gw diinfus. Dua kantong infus. Setelah itu boleh pulang dan dibekali obat maag dan anti-spasme (karena perut gw masih sakit). Masih lemas, gw “dipaksa” menghabiskan bubur ayam di jln sulawesi (yang sebenarnya enak sekali). Tapi ga ada nafsu makan, jadi gw bener2 hanya makan beberapa sendok saja.

Sampai di rumah, walau perut masih sakit gw mencoba untuk tidur, soalnya semalaman sebelumnya belum tidur dengan baik akibat muntah-muntah itu.

Beberapa jam kemudian gw bangun dengan keadaan demam dan menggigil. Sakit perut tadi juga makin hebat rasanya. Dan berangsur-angsur berpindah tempat ke bagian kiri bawah. Gw pikirnya mungkin karena AC kamar. Setelah gw matiin AC, kok ga berhenti2 menggigilnya. Akhirnya gw kasih tau keponakan gw yang kebetulan ada dalam kamar untuk manggil nyokap gw yang lagi di luar kamar.

Nyokap masuk, langsung bawa gw ke dr. Hans Wewengkang, spesialis penyakit dalam yang cukup terkenal di kota ini. Di sana gw diperiksa, diinstruksikan untuk periksa darah dan urine, serta di-USG. Kemudian dikasih obat (antibiotik dan analgesik) dan disuruh balik lagi besoknya skalian ngambil pemeriksaan darah. Diagnosa dokter sementara, diduga ada radang usus buntu. Dan gw tau, kalau gini berarti o-p-e-r-a-s-i. Huaaaaa…

Hari Selasa (16/05), perut gw masih agak sakit tapi sudah mendingan daripada kemarinnya. Gw masih sempatkan ke kampus untuk mengurus beberapa hal yang tertunda akibat minggu lalu yang penuh dengan isu kerusuhan SARA.

Sepulang dari kampus, gw merasa agak demam. Gw pun mengkonsumsi Paracetamol 500mg dengan harapan demam gw bisa agak turun. Kemudian gw menyelesaikan beberapa hal lagi di komputer sambil sempat chatting (plus konsultasi) sama k Rahmat, si calon dokter yang terdampar di Belanda sana.

Kembali ke dokter malamnya, demam gw masih ada. Padahal udah minum another Paracetamol. Ketika ketemu dengan dokter, beliau melihat bahwa hasil pemeriksaan darah gw memberikan hasil yang kurang baik. Widal meningkat, fungsi hati meningkat, leukosit meningkat. Kemudian dokter memeriksa gw kembali, dan agak kaget dengan suhu demam gw yang menurutnya sangat tinggi. Gw langsung diinstruksikan untuk segera diopname. Hikss.. Diagnosa dokter: kena demam paratifoid dan radang usus buntu. Dan gw pun dikonsul ke dokter bedah juga, yaitu dr. Murni.

Hampir tengah malam gw masuk ke rumah sakit untuk diopname. Dan begitulah.. infus, serta bedrest sampai beberapa hari. Sempat di-USG lagi karena dokter bedahnya kurang jelas melihat hasil USG sebelumnya. Hasilnya? Normal. Bingung ya? :D

dijenguk!Hari ketiga gw diopname, teman2 blogger makassar pada ngunjungin. Ada Tee-za, Nani, Ndy, Intan, dan Mus. Terima kasih yah! Kedatangan kalian turut membantu penyembuhan diriku.

Ada Tee-za dengan hebohnya bercerita-cerita kembali soal gimana dia beradaptasi dengan lingkungan Makassar waktu dia baru pindah tahun lalu ke sini. Trus ditambah ama nyokap gw yang jadi bernostalgia waktu beliau dan bokap gw hijrah dari Jakarta ke sini, di mana nyokap yang bukan orang Makassar jadi bengong waktu ke pasar :D

Trus ada Ndy yang baru pertama kali kopdar dengan para blogger makassar. Jadi kopdar di rumah sakit itu sekalian welcoming Ndy juga hehe.

Rame deh pokoknya. Ketawa-ketiwi padahal udah hampir jam 9 malam. Gw sampai sempat beberapa kali mengingatkan supaya ga terlalu ribut. Takut diusir :D

Hari Sabtu (20/05) kemarin, bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional, gw kembali ke rumah. Sudah bisa pulang oleh dokter karena gw sudah tidak ada keluhan sakit perut lagi. Infus dicabut (euh sakit loh diinfus!!), trus dibekali obat dan surat sakit. Ternyata setelah pulang pun gw ga boleh macam-macam. Kudu istirahat di rumah selama 7 hari. Masa pemulihan.

Trus usus buntunya? Untunglah gw masuk rumah sakit pada saat keadaan tubuh belum parah banget jadi segitu dihujani dengan antibiotik via infus langsung menyerah bakteri tipesnya :D vonis operasi usus buntunya juga pun jadi batal.

Begini.. kan tipes itu menyerang seluruh organ pencernaan. Nah otomatis lambung gw yang memang sudah punya riwayat penyakit itu langsung sensitif. Juga si usus buntu yang ternyata ikutan meradang akibat tipes ini.

Huaaaa…
Dan gw harus makan bubur lunak selama 2 mingguan ini, kemudian meningkat ke bubur biasa. Pokoknya bubur terus deh! Jadi eneg deh lihat bubur. Gw suka banget bubur ayam, tapi kayaknya setelah sakit ini ga akan sesuka itu lagi.
Ga boleh makan lainnya, untuk lauknya ya boleh ikan, karena ikan mudah dicerna oleh lambung. Tapi binatang-binatang lainnya jelas ga boleh.

Hiks..

Possibly Related Posts:


 
 

Gastritis

16 May

Dicopy dari sini, gastritis is a medical term for inflammation of the lining of the stomach. It means that white blood cells move into the wall of the stomach as a response to some type of injury. Gastritis does not mean that there is an peptic ulcer or cancer. It is simply inflammation — either acute or chronic. Gastritis has many underlying causes, from infection with the bacterium H. pylori, bile reflux, or excessive consumption of alcohol or certain foods or drugs like aspirin.
Gastritis can be healed by using medicines that reduce stomach acid, avoiding some foods, alcohol and medicine.

Intinya? Maag.
Pernah dengar penyakit maag?
Maag atau radang lambung adalah gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit. Penyebabnya bisa karena penderita makannya tidak teratur atau sebab lain.

Nah trus kenapa gw tulis2 ini?
Soalnya kemarin itu gw mengalami serangan maag yang hebat. Sampai muntah2 dan akhirnya dibawa ke rumah sakit lalu gw diinfus dua botol dan diberikan obat secara intravena.
Ugh!

Segini aja dulu deh ntar kalau ada kesempatan gw tulis lagi lebih banyak :P

Possibly Related Posts:


 
 

Mission Impossible III

14 May

Photobucket - Video and Image HostingBukan filmnya yang mau gw cerita. Cuman mau pamer kalau blogger Makassar ngadain kopdar lagi. Di Panakukkang 21, nonton Mission Impossible III. Yang dateng ada gw, Adhi, Profmustamar dan Angelnani. Leo dan Uwie ga ikutan karena ternyata dia udah nonton duluan :D

Event Organizer: profmustamar

Kopdar diakhiri dengan makan di KFC.. ditraktir ama adhi yang baru pindah alamat blog dari http://nyanyian-perjalanan.blogspot.com/ ke http://heningkata.com/. Syukuran pindah rumah nih ceritanya :D

Cerita lengkap?
Ada di sini!!

Coming soon:
Karaoke @Happy Puppy part II
Selasa, 17 Mei 2006 Jam 19.00
Event Organizer: Profmustamar dan Angelnani

Possibly Related Posts:


 
9 Comments

Posted in Gathering

 

Makassar Lagi..

12 May

Dari kemarin mau posting tapi moodnya hilang mulu.

Kemarin gw memberanikan diri untuk ke kampus. Soalnya kalau ke kampus gw ini harus melewati sejumlah universitas yang mahasiswanya Rabu kemarin turun konvoi dan melakukan aksi sweeping. Setelah melewati dua titik yang biasanya ‘panas” sebelum kampus gw, syukurnya aman-aman saja. Jadi gw tenang-tenang di kampus sambil mengurus apapun yang bisa diurus. Mulai dari ngurusin poster yang mau dipresentasikan di salah satu acara ilmiah kedokteran gigi di Bali tanggal 19-21 nanti, sampai diskusi tentang tiket pesawat yang mau dipakai ke Bali nanti.

Sekitar jam 1 siang gitu gw disms oleh Helvine, dia ngasih tau kalau ada rombongan massa yang baru saja lewat depan rumahnya. Gw langsung menanyakan ke k Ricky (kakak ipar gw yang punya banyak channel untuk mengorek informasi :D), ternyata ada sejumlah mahasiswa dari salah satu universitas yang tidak terkenal yang konvoi setelah membacakan pernyataan sikap ke kantor polisi di jalan Ahmad Yani.

Begitu pulang gw langsung buka basbang.net detik.com, trus ada serangkaian berita tentang Makassar (diurut mulai dari berita paling awal sampai paling akhir kemarin:
- Kota Makassar Kembali Normal
- Pembunuhan PRT, Mahasiswa Makassar Bakar Ban & Salat Gaib
- Mahasiswa Makassar Konvoi Lagi, Jarah Toko Minuman

Aduh betul-betul deh. Mereka sudah tidak lagi bisa dikatakan mahasiswa. Bikin malu saja, mereka sudah tidak pantas turut mengibarkan bendera merah putih, kalau teman sebangsa dan setanah air mau dibakar, jarah dan ganyang?? What the ***k?!

Kasihan para aktivis pemuda-pemudi bangsa tahun 1928, capek-capek mereka merancang Sumpah Pemuda, namun akhirnya yang terjadi adalah kemerosotan moral bangsa. Ini yang benar-benar moral yang harus diperbaiki. Jangan asal ributin pornografi lah, Playboy lah, dengan alasan bahwa pornografi merupakan sumber dari kemerosotan moral bangsa, padahal yang masalah seperti ini tidak pernah ada habis-habisnya.

Berikut isi Sumpah Pemuda:

* PERTAMA. Kami Putera dan Puteri Indonesia, Mengaku Bertumpah Darah yang Satu, Tanah Indonesia.
* KEDUA. Kami Putera dan Puteri Indonesia, Mengaku Berbangsa yang Satu, Bangsa Indonesia.
* KETIGA. Kami Putera dan Puteri Indonesia, Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia.

Trus kan ada juga Janji Mahasiswa (atau Sumpah Mahasiswa?) dengan bunyi dan isi yang sama. Cmiiw.
Coba itu.. Apa tidak ingat mereka sama sumpah itu? Hiks.. :(

Hari ini (jumat 12/05) Makassar kembali dilanda kecemasan akibat beredarnya isu sejak kemarin bahwa usai sholat jumat mau rusuh lagi, dengan ucapan “yang hari rabu belum sempat melampiaskan kemarahan, jumat ini gilirannya”.
Trus ada update info bahwa rusuhnya mau dimulai dari pagi sebelum sholat jumat.
Lalu ada pula yang nyebar selebaran yang provokasi banget isinya.. “ayo ikutan pesta bakar jarah ganyang di hari jumat dan minggu” uh-uh..

Seperti biasa, isu-isu kayak ini memberi kesan bahwa bagi umat Muslim, tindakan “perang” pada hari Jumat itu justru berpahala lebih besar.. atau semacam itu. Dan memang kalau ada masalah SARA kayak gini, hari Jumat memang jadi hari yang menakutkan, mengingat dulu pembakaran gereja di Kare-Tamalanrea, depan kampus Unhas, dan sejumlah aksi sweeping untuk etnis dan agama tertentu saat pasca kerusuhan Ambon, lebih meningkat di hari Jumat. Semacam puncaknya gitu.

Semoga tidak ada yang tersinggung, gw hanya menjabarkan yang gw dengar ditambah dengan beberapa fakta yang gw alami. Sebelumnya saya minta maaf kalau tersinggung.

Info terakhir, bahwa rusuh itu tidak bakalan ada, tetapi harus diwaspadai sebab mahasiswa punya dalih untuk demo dan mengumpulkan massa hari ini. Katanya mau memperingati tragedi Trisakti 12 Mei 1998. Nah yang ditakutkan di sini adalah bisa jadi banyak pihak yang berkepentingan lain “menumpang” di sini kemudian bikin rusuh.

Terus terang saya agak pesimis dengan niat para mahasiswa (mending kalau mahasiswa) yang (katanya) mau berdemo untuk peringatan tragedi Trisakti 12 Mei 1998. Padahal di Makassar ini, event ini tidak pernah diperingati sama sekali sejak tanggal 12 mei 1999, di mana saat itu baru satu tahun peringatannya. Tahun lalu saja tidak.

Oke, di sini bukan mau menakut2i.
Gw cuma minta doa dari teman2 supaya all the best happen and the worst thing gone..

Heran.. Provokator kok dipelihara.

Jadi ingat kembali satu kalimat menarik di akhir film GiE. Impian seorang Soe Hok Gie.
“Bahwa sampai hari ini, setelah 32 tahun, kehidupan demokrasi yang bebas dari kepentingan ras, agama, dan partai, belum tercapai”
Pernah gw bahas juga di sini.

Possibly Related Posts:


 

Makassarku.. Please Dong!

10 May

From: helvine hp < +62815252xxxx> 09-May-06 15:08
Ra ada isu pembantu dibunuh sama org chinese di pelita marga mas (latimojong) trus katanya g latimojong sdh ditutup. Byk toko yg tutup takut kerusuhan lagi. Kalo ndak ada yg penting jgnko dulu keluar.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


 

Sudah Saatnya

02 May

Dia tahu!
Kenapa? Entah.
Mungkin sudah sampai waktunya.
Memang sudah saatnya.
Cepat atau lambat..
Hari ini akan tiba juga.

Tapi aku masih belum mempunyai keberanian
Untuk menghadapi gelombang besar
Yang pasti akan menghadang.
Ini hal besar.

Tolong..!!

Possibly Related Posts:


 
12 Comments

Posted in Emotions

 
  • Recent Comments

  • Categories

  • Tags

  • Archives

  • Events







    angingmammiri blogfest WordCampID – January 30, 2010
  • Campaign Banner

    Solidaritas Kebersamaan
    Against Stigmatization to HIV Infected People
    Bebas Rokok, Bisa!
    JANGAN ASAL COPY PASTE..
    Golongan Darah dot net
  • Counter

  •