Review 2 Buku

Gw pengen nge-review 2 buku terakhir yang gw baca. Masih termasuk buku baru tuh :)

Quarter Life Fear by Primadonna Angela
Image hosted by Photobucket.comNovel yang lumayan bagus. Berkisah tentang seorang gadis berusia 25 tahun yang belum punuya jodoh, karir yang kurang memuaskan, dan selalu khawatir tentang berat badannya. Belinda hanya mempunyai satu cinta yang ga pernah terlupakan, mempunyai seorang sahabat yang hampir sempurna, dan mempunyai seorang mama yang sangat “gaul” dan doyan makan hehehe. Ide ceritanya menarik. Cuma gw agak kecewa dengan cetakan huruf yang besar-besar seakan-akan ingin memperbanyak halaman walau isinya sedikit. Trus kayaknya endingnya agak-agak dipaksakan gitu. Alur cerita terlalu cepat. Kurang menggigit :p~ Dan kayaknya mamanya itu terlalu ekstrim, mama yang jarang ditemukan di realitas. But anyway, mbak Donna, you’ve done a great job! Keep on writing!!

Indiana Chronicles: Bridesmaid by Clara Ng
Image hosted by Photobucket.comNovel ini melengkapi trilogi Indiana Chronicles. Bercerita tentang love and life seorang wanita karir berusia mendekati 30 tahun yang bernama Indiana Lesmana. Sebelumnya telah terbit Indiana Chronicles: Blues, Indiana Chronicles: Lipstick. Semuanya keren banget! Semuanya bagus. Membaca novel ini bikin gw ga mau lepas dari buku ini sampai buku ini gw selesai baca. Penasaran banget untuk membuka halaman demi halaman karena ingin tahu apa lanjutannya. Sampai-sampai gw kadang-kadang suka gregetan sendiri hampir buka halaman terakhirnya hehehe. Yang terakhir ini benar-benar seru. Sebab Indiana harus menjadi pengiring pengantin di tiga pernikahan. Satu pernikahan lesbian di Canada (di mana dia harus naik pesawat sementara dia mengalami fobia naik pesawat gara-gara kecelakaan yang pernah dialaminya), dan dua pernikahan di hari yang sama (pernikahan sahabatnya dan pernikahan sepupunya). Jadilah dia pontang-panting ke sana ke mari. Belum lagi ada dorongan keinginan dilamar oleh Francis (pacarnya) gara-gara gemas melihat teman-teman kantornya yang sepertinya lagi bikin permainan siapa-paling-cepat-menikah, masalah dengan pertemuan-pertemuan keluarga khususnya dalam hal merawat Uma-nya (baca: Oma-nya) yang agak-agak funky (doyan minum Coca Cola bo!). Totally complicated! Sampai-sampai temannya mengatakan bahwa Indiana adalah seseorang yang mempunyai masalah dan menyedot semua masalah lain di sekitarnya masuk ke dalam dirinya. Mbak Clara Ng benar-benar tahu bagaimana mengemas intrik dan masalah dalam novel yang merupakan akhir dari ketiga trilogi Indiana Chronicles.
Highly recommended! :p~

Possibly Related Posts:


Ujian di Bagian Bedah Mulut

Image hosted by Photobucket.comThank God!! Ujian gw finally over hari Sabtu yang lalu!! Jadi gw sama sekali udah selesai melewati bagian Bedah Mulut. Senangnya ada bagian yang udah berhasil dilewati lagi setelah bagian Pedodonsia hehehe.
Senangnya tuh ujianku ini nggak banyak masalah. Walau ngga tau hasilnya bakal A atau B cuma untungnya nggak menemui penghalang. Kenapa? Soalnya pas dapat penguji yang baik, yang nggak suka ngulur-ngulur waktu, dan yang selalui straight to the point in questions.
Gw pengen nge-review perjalanan gw di bagian Bedah Mulut.

Desember 2003 – Maret 2004
Tampang culun baru masuk bagian Bedah Mulut…
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Sok serius banget seh (kiri). Menyelesaikan kasus salah satunya yaitu odontectomy a.k.a operasi mengeluarkan gigi geraham bungsu yang paling belakang itu, yang sering jadi masalah hehehe.. (kanan)
Kasus gw selesaikan dengan baik, baca referat pun sukses dengan judul “Bedah Mulut pada Pasien Usia Lanjut”. Tapi apa mau dikata, karena minggunya udah ga cukup, jadi gw dengan sukses keluar bagian tanpa ujian dulu.
Akhirnya gw keliling-keliling dulu ke bagian lainnya dan setelah satu setengah tahun gw kembali ke bagian Bedah Mulut.

30 Agustus – 10 September 2005
Image hosted by Photobucket.comGw ujian! Gw ujian! Gile ujian aja segitu senengnya :p~
Penguji gw:
drg. Fonny Dahong (Ketua Penguji)
drg. Hasmawaty H., M.Kes (Anggota Penguji)
Selama ujian itu gw harus bener-bener konsentrasi *makanya blog ini sempat terlantarkan setelah gw balik dari Aceh n Kaltim* untuk menghafal segala macam teknik-teknik dan prosedur operasi, etc etc. Trus penguji-penguji gw itu (terutama yang pertama) adalah seorang dokter senior yang sangat mendalami banget textbook terkenal untuk bidang ilmu bedah mulut yang berjudul “Oral and Maxillofacial Surgery” karangan Archer. Image hosted by Photobucket.comBuku dengan 2 volume dengan ketebalan yang ga kira-kira nyaingin pump shoes-nya Emmy yang tinggi itu, bener-bener adalah buku yang penuh dengan ilmu. Sayang buku ini udah lama banget edisinya dan gw pun nggak yakin kalau buku ini masih ada di pasaran :( Gw nyari-nyari dan keliling-keliling di perpustakaan Faculty of Dentistry National University of Singapore-pun kagak ada. Yang ada teman gw si Rachel yang terbingung-bingung itu buku macam apa hehehe. Jadi kalau ada yang kebetulan lihat buku kek gini di tukang loak, hubungi gw ya.. mauuu banget!!
Foto teksbook yang warna merah itu adalah bukunya tapi fotokopian. Iya, saking langkanya tuh buku yang ada di perpustakaan Bedah Mulut-pun hanya fotokopiannya. Tapi sumpah berguna banget!!
Oh iya.., selama ujian, yang anak-anak ujian itu ditempatkan di ruangan yang berbeda dengan anak-anak lainnya. Di dalam ruang perpustakaan bagian Bedah Mulut yang terkoneksi langsung dengan ruang dosen Bedah Mulut. Jadi kalau dokter pengujinya datang tinggal dipanggil aja. Kita namai ruangan itu sebagai “ruang penantian ujian” heuhehehe…
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Kiri: Berbagai buku-buku Bedah Mulut yang berantakan di meja ruang penantian ujian. Kanan: Daripada stres baca buku udah kebanyakan (duile!) mending ber-narsis-ria hehehe.. Minjem hapenya Ika Adriana a.k.a Echi 00 untuk foto-foto dan bluetooth ke hape gw :D~

Possibly Related Posts:


Trip to Aceh -part 2-

Image hosted by Photobucket.comSambungan posting kemarin. Masih tentang perjalanan gw ke Aceh. Masih pameran foto-foto aja. Sebelah ini gw berfoto depan masjid Baitulrahman yang terkenal itu. Ga pa pa kab gw foto depan masjid itu walau bukan muslim? Hehehe.. Soalnya keknya masjid ini jadi simbol Aceh gitu loh, jadi yaa.. why not? :D
Jangan heran kalau banyak foto-foto makanannya. Soalnya gw suka banget foto makanan yang unik yang gw coba heuheuhe.. *kesannya gw makan terus di sana.. padahal..* :D eh tapi terus terang deh, berat badan gw jadi naek 3 kilo di sana! Mengerikan!! Pulangnya langsung gw berantas dengan berenang 7 lap, hihihi…

Berikut foto-foto…
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Tempat pengungsian yang disediakan oleh pemerintah. Namanya barak.

Image hosted by Photobucket.comBapak ini adalah salah satu korban tsunami yang selamat. Dia lagi cerita tentang pengalamannya. Tangannya putus karena kena atap seng rumah orang yang terseret arus laut. Semua keluarganya entah ke mana dan dia melihat dengan mata kepala sendiri anaknya lepas dari pelukannya dan terseret arus laut dan mati karena lehernya teriris atap seng rumah.

Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Ikutan sebagai sukarelawan puskesmas keliling memberi pengobatan gratis di pelosok-pelosok dan di tempat-tempat pengungsian. This is the main job here! ;)

Berkunjung ke sekolah-sekolah dan melakukan penyuluhan dan pemeriksaan gigi gratis:
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Murid-muridnya lagi belajar baris-berbaris. Terlihat di belakang bangunan sekolah lagi merenovasi gedungnya yang rusak.
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
This girl is so cute, nurut banget pas diperiksa giginya (kiri), penyuluhan kesehatan gigi (kanan).

Pojok makanan lagi:
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Soto Aceh di pagi hari (kiri), mie Aceh plus kepiting (kanan). Kepitingnya bukannya dikasih dagingnya doang, tapi utuh gitu!! Bujubune deh sumpah waktu makannya puyeng gitu n jorok-jorokan. Hehehe.. Tapi enak juga :) Harus maem di Mie Goreng Desember (rekomendasi dari dokter adhi).
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Kwee Tiauw ala Aceh (kiri). Sambal Aceh (kanan) hanya bawang merah utuh gitu tambah cabe hijau. Itu aja. Hehehe.
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Martabak Aceh (kiri atas), ca’ne (kanan atas), tempat jualannya (kiri n kanan bawah). Wuenak tenan!!! I’m kind of addicted of these two things!! Setiap malam di sana sebelum balik ke tempat tinggal pasti nyari beginian!! :D
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Kepiting saus aceh (kiri atas) *kalo ke tempat ini HARUS dicoba*, ikan goreng *lupa nama ikannya :P~* (kanan atas), tom yam soup *sama sekali bukan makanan aceh hehehe*(kiri bawah), tempat makannya, Restoran Banda *highly recommended place!!*
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Mie kocok (kiri). Tempat makannya (kanan). Gw ga tau ini makanan asli Aceh apa nggak, tapi yang jelas enak banget hehehe.

Yah gitu deh..
Kesimpulan:
- According to ppl, Banda Aceh udah 80% pulih.
- Di pelosok masih butuh banyak bantuan terutama bantuan medis.
- Masih banyak penduduk yang tinggal di tenda-tenda yang belum sempat diungsikan ke barak-barak pengungsian. *sekian banyak bantuan, ke mana aja ya menghilangnya??*
- Tumbuh-tumbuhan di Aceh tumbuh subur sekali *you-know-why* hehehe ga penting banget :D

Possibly Related Posts:


Trip to Aceh -part 1-

Awal bulan lalu, gw sempat ke propinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Dalam rangka tugas kemanusiaan hehehe.
Berikut ceritanya tapi lewat foto aja ya soalnya mo cerita opake kata-kata juga ga greget banget :D

Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Arrived at Sultan Iskandar Muda Airport.

Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Di depan kuburan massal korban tsunami. Sekarang banyak bunga yang tumbuh subur. Dan semua tahu lah apa penyebabnya..

Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Sebelah kanan itu ayam sampah (makanan favoritnya adhi dan sebelah kiri itu daging rusa. Mmm yummy!!

Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Salut! Container bisa jadi stasiun radio :P

Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Beberapa alat transportasi laut yang nyasar ke darat. Salah satunya kapal PLN yang segede bagong itu!!!

Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Pantainya emang keren banget!!!

Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Jalan raya pindah ke pantai (kanan), rumah pindah ke jalan (kiri).

to be continue

Possibly Related Posts:


Pesawat Jatuh (Lagi)

Image hosted by Photobucket.comAda pesawat jatuh lagi. Tadi pagi setelah gw ujian Bedah Mulut, gw nangkring di bagian Ortodonsia. Lagi asyik cerita-cerita dengan Emmy, tiba-tiba ada sms masuk.

From: bati hp <+62812415xxxx> 05/09/2005 12.45
Ra, ada pesawat mandala jatuh di medan, yg tewas sdh lebih 100 org tmsk gub sumut & warga selain penumpang karna jatuhx di daerah perumahan, ada jg mantan gub

Reply: Hah kapan kejadiannya??!!

From: bati hp <+62812415xxxx> 05/09/2005 12.53
Barusan, sek 10.05 wib. ada jg mantan gub sumut, raja inal siregar, prnah dngr kan namax? sa lgsg smsko soalx sapa tau ada ko kenal di sana.

Langsung hal ini gw kabari ke teman-teman di sekeliling. Turut berdukacita atas tragedi tersebut.
Tragedi ini mengingatkan gw bahwa gw nggak ngontrol hidup gw sendiri.
Hidup ini singkat dan fragile. Hidup adalah suatu anugerah. Dan hidup harus dimaksumalkan dan digunakan sebaik-baiknya. Diingatkan bahwa kita semua pada akhirnya akan meninggal dan diperingatkan tentang bagaimana cara kita hidup, sering menjadi topik yang sangat tidak diterima. Tapi hal ini penting dan terkadang kita harus menyadarinya.
Banyak tragedi yang telah terjadi, semua orang punya cerita, punya keluarga yang ditinggalkan, punya memori yang tidak bisa diulang kembali.
Let’s not forget. Let’s not rush past. Let’s show a little respect.

Possibly Related Posts:


Civitas Akademika-ku

Tahun ajaran baru, mahasiswa baru, kampus penuh dengan orientasi dan sosialisasi di seluruh penjuru fakultas.
Belum juga 2 pekan mahasiswa baru menikmati siraman pendidikan di kampus, black september kembali diletuskan oleh pihak fakultas teknik dan fakultas sosial dan politik :(
Duh, belum juga berakhir pergolakan negara, mengapa harus dikeruhkan lagi dengan perkelahian antar mahasiswa yang seharusnya membela rakyat???

Possibly Related Posts: